RSS

Arsip Kategori: sinopsis

sinopsis 49 days episode 3


Sinopsis 49 Days Episode 3

Diawali dengan ringkasan ep 1-2, sampai JH-Kyung memergoki Min Ho dan In Jung bertemu bersama yang membuatnya syok.

Dalam kamar hotel, Min Ho berlutut di depan In Jung dan usul untuk makan dulu. In Jung tidak mau karena masih syok dengan kejadian yang menimpa Ji Hyun, ini seharusnya tidak terjadi.

Min Ho tetap memesan makanan dan duduk di samping In Jung. In Jung bingung, apa yang kita lakukan?

Di luar, JH-Kyung masih syok dan baru menyadari kalau itulah yang membuatnya kecelakaan.

Staf room service datang membawa makanan dan ia mengira JH-Kyung sakit. Staf hotel tanya apa ini kamar JH-Kyung, bukan, kata JH-Kyung.
Staf itu heran, kalau begitu apa yang ia lakukan di depan kamar orang lain?

Suara mereka didengar Min Ho dan In Jung. Min Ho tanya apa In Jung bertemu dengan orang yang ia kenal? Tidak, kata In Jung.

Min Ho keluar, tapi JH-Kyung sudah pergi. Staf hotel berkata kalau seorang wanita aneh duduk di depan kamar mereka, dan menunjukkan arah pergi JH-Kyung.

Min Ho mengejarnya, tapi JH-Kyung sudah masuk ke lift. JH-Kyung melihat Min Ho mendekat dan panik.

ia membalikkan punggungnya. Untung pintu lift cepat tertutup.

Jadi, ketika Min Ho sampai di depan lift, pintu sudah tertutup dan lift sudah mulai turun.

Min Ho kembali dan membayar makanan serta tips. Lalu ia menemukan ornamen kecil dari sepatu JH-Kyung.

In Jung tidak mengerti, bagaimana Min Ho bisa mencari stempel milik Ji Hyun di saat seperti ini.

Min Ho berkata kalau ayah Ji Hyun tidak bisa fokus pada tanah milik Ji Hyun, sehingga ia harus cepat2 mengklaim tanah itu sebelum ayah Ji Hyun menyadari apa yang terjadi.

In Jung tidak bisa melakukannya. Min Ho mendesaknya, kau harus melakukannya. In Jung berkata sepertinya hatinya akan hancur, Min Ho dengan dingin berkata, hatimu tidak akan terbelah.

In Jung menangis dan mulai berpikir kalau Ji Hyun koma karena mereka. Flashback..

Saat Min Ho dan Ayah Ji Hyun pergi dan pamit pada In Jung, Min Ho memberikan pandangan berarti saat akan menutup pintu..

Lalu In Jung turun dari taksi dan masuk ke mobil Min Ho.
Min Ho tanya apa In Jung merasa susah, dan In Jung minta Min Ho berhenti, karena ia tidak bermaksud untuk bertindak sejauh ini, ia mengajak Min Ho lari saja.

Min Ho tidak mau, ini bukan sesuatu untuk disesali.

Tiba-tiba ponsel In Jung bunyi, ternyata Ji Hyun. Mobil mereka berhenti di lampu merah.

Kebetulan mobil Ji Hyun juga di lampu merah seberang jalan. Saat itulah Ji Hyun melihat keduanya.
Min Ho mencium tangan In Jung lalu merangkulnya, dan minta In Jung bersabar untuk beberapa hari.

Kembali ke masa kini,
In Jung curiga Ji Hyun melihat mereka, karena lokasi kecelakaan Ji Hyun dekat dengan lokasi mereka bertemu.

Min Ho tetap tidak mau berhenti, meskipun Min Ho tahu ini berat bagi In Jung. Tapi jika kita berhenti disini, akan jadi seperti apa kita. Aku bukan tipe orang yang akan berhenti seperti itu, kau mau melanjutkan-nya atau tidak, aku tetap harus melakukannya.

In Jung menangis, ia tidak bisa melakukannya. Min Ho membujuk-nya, pikirkan mengapa kita memulai ini, mengapa kita berakhir seperti ini, jika kita lari sekarang, apa kita bisa bahagia? Apa itu akan membawa Ji Hyun kembali?

JH-Kyung meninggalkan hotel dan lari terus. Sampai di taman, ia menekan tombol darurat, tidak hanya sekali. Tapi buerkali-kali 🙂

Scheduler muncul, sepatu merahnya dulu yang kelihatan dan berkata kalau JH-Kyung sudah menyiksa tombol darurat itu.

JH-Kyung murka, kau tahu..kenapa aku bisa kecelakaan, kau tahu!!

JH-Kyung marah, kenapa kau tidak mengatakan padaku kalau aku kecelakaan karena kak Min Ho dan In Jung!

Scheduler jadi kelabakan hahaha..tapi kemudian ia berkata kalau tidak dapat mengatakan-nya karena itu “Rahasia Surga”.

JH-Kyung : Rahasia Surga?

Scheduler merasa tidak mungkin JH-Kyung tidak tahu arti kata2 itu, ia bahkan menggoreskan kanjinya di tangannya, tapi JH-Kyung melihat ke arah Scheuler dan menangis.

Scheduler sepertinya pusing, kenapa para gadis suka menangis. JH-Kyung : Jadi kau tahu, tapi tidak mengatakannya padaku.

Scheduler punya alasan dan aturan yang harus ia patuhi. JH-Kyung menangis dan teriak, aku melihat keduanya di hotel.
Scheduler : Cukup, aku tidak peduli kondisinya. Ia tidak tertarik untuk tahu semua urusan mereka.

Scheduler jalan pergi dan JH-Kyung mengejar, lalu menahan lengannya. JH-Kyung ingin tahu kapan mereka mulai bertemu, bagaimana ia bisa sama sekali tidak tahu, bagaimana mereka bisa ada affair dan kenapa ia ingin menikah denganku jika Kak Min Ho bersama In Jung?

Scheduler tidak mengerti kenapa JH-kyung tanya hal itu padanya. Kenapa tidak mengetuk pintu dan tanya pada mereka saat mereka di dalam?

JH-Kyung meledek Scheduler, kau bilang aku tidak boleh mengatakan kalau aku adalah Ji Hyun. Kena lo!

Scheduler gelagapan, ah..itu benar. Ya kau sudah melakukan yang benar 🙂 Jadi selesaikan masalahmu sendiri. Ia jalan pergi dan wow..wajah Scheduler kelihatan bersimpati pada Ji Hyun? surprise…
JH-Kyung masih meratapi nasibnya dan tiba2 Scheduler sudah di belakangnya lagi, lihat sini!

JH-Kyung kaget dan menoleh, yang kau cemaskan sekarang adalah bagaimana kau akan bertahan dalam 46 hari ini. Dan ia menghilang lagi.
JH-Kyung menunduk melihat surat keterangan kerja dari Hotel Seoul.

Di Cafe Heaven, Han Kang memandangi peta dimana proyek Min Ho akan dilaksanakan. (itu yang dimaksud dengan tanah Ji Hyun sepertinya)
Para staf bertaruh, kalau Yi Kyung tidak akan kembali, lalu Han Kang berdiri dan memukul mereka.

Istri Chef datang membawa makanan dan Chef menyambutnya dengan penuh cinta, membuat Han Kang dan dua staf lain geli.
Wanita itu berkata, ia tidak enak hati, karena ada gadis aneh diluar.

Han Kang ingin tahu dan jalan keluar. Ternyata itu JH-Kyung yang duduk berlutut di depan cafe, wajahnya blank.

Para staf mengintip dari pintu.

Han kang tanya apa yang dilakukan Yi Kyung disini, ia memanggil orang dan minta agar tas Yi Kyung dibawa keluar. Han kang ingin memecat Yi Kyung.

Tapi Yi Kyung mengulurkan surat keterangan itu. Tangannya gemetaran. Han kang melihatnya.
Han Kang berkata Yi Kyung terlambat, jadi ambil tasmu dan pergi.

JH-Kyung memberikan alasan kalau ia ketemu teman di hotel itu…dan tunanganku. Itulah mengapa..karena mereka bersama..Lalu suaranya gemetar karena menahan tangis.

Han Kang mengerti, ia hanya menghela nafas dan minta Yi Kyung pulang saja. Kembali kerja lagi besok.

Han Kang mengambil amplop dari tangan JH-Kyung, tapi tiba-tiba JH-Kyung jatuh pingsan. Semua staf langsung lari keluar.

Chef sudah berlutut dan siap menggendong JH-Kyung ke dalam, tapi istrinya tidak mengijinkannya 🙂 kau tidak seharusnya menggendongnya, tapi pria muda yang harus melakukannya.

Istri Chef memandang Han Kang penuh arti. Han Kang bengong dan menunjuk wajahnya sendiri, Aku?!

Yah..akhirnya memang Han Kang yang menggendong JH-Kyung ke bawah, lalu dibaringkan di sofanya ^_^ (fans Jo Hyun Jae teriak hahaha)

Han Kang bicara sendiri, kau punya tunangan? Kau punya tunangan tapi masih ingin mendekati Min Ho? kau punya tunangan tapi dia membiarkanmu jalan seperti ini.

Lalu Han Kang membungkuk dengan tangan terlipat, mengamati wajah Yi Kyung. JH-Kyung menangis dalam tidurnya.
JH-Kyung bergerak dan Han Kang langsung menjauh, apa dia benar2 melihat tunangan dan teman-nya?

Staf cafe yang pria senang karena Yi Kyung benar2 punya bukti kerja di Hotel Seoul. Tapi staf wanita mencibir, ia tidak percaya. Chef tanya, kenapa tidak percaya.

Han Kang jalan ke arah mereka dan menanyakan sup. Istri Chef heran, Han Kang tidak suka sup. Suaminya berkata kalau ini pasti untuk Yi Kyung. Han Kang meminta istri Chef membuatkan sup untuk Yi Kyung, oya..nasinya yang banyak. Lalu jalan pergi.

JH-Kyung sadar dan kaget, ia melihat selimut ungu, apa Han Kang yang menyelimutinya? Lalu ia ingat saat Min Ho dan In Jung di hotel dan menangis. Aku di RS dan mereka ketemu di hotel. Selama ini aku tidak mengetahuinya…lalu JH-Kyung pergi.

Istri Chef baru saja akan memberikan sup dan nasi untuk Yi Kyung, tapi JH-Kyung sudah jalan keluar, tanpa mempedulikannya.

Han kang masuk ke ruangan bawah dan heran, kemana Yi Kyung. Chef masuk sambil membawa tasnya, dia bahkan meninggalkan tasnya. Pelayan wanita langsung mengambil tas JH-Kyung dan menumpahkannya.
Staf : Coba lihat apa isinya. Lalu dia menunjukkan kalau dompet JH-Kyung kosong melompong.
Han Kang melarangnya, tapi justru ia kaget.

Diantara barang-barang JH-Kyung, ia kenal satu benda. Peluit pink itu, yang dulu dipakai Ji Hyun untuk mengusir berandal.

JH-Kyung pulang lebih awal dan ia membiarkan pintu apartemen Yi Kyung terbuka sedikit, lalu berbaring.

Ji Hyun keluar dari badan Yi Kyung dan bergegas pergi. Tujuannya adalah ke kantor, menunggu In Jung pulang.

In Jung menunggu sampai kantor sepi dan ia ingat dengan kata2 Min Ho. Lalu In Jung mulai memeriksa laci Presdir/Ayah Ji Hyun dan sepertinya mencari stempel nama Ji Hyun.
In Jung keluar, dan Ji Hyun mengikutinya dengan pandangan marah.

Ji Hyun ikut naik bis, dan duduk di depan In Jung, ia teriak, Ya! bagaimana kau bisa selingkuh dengan kak Min Ho, apa kau yang pertama menyukainya? Ini konyol, lalu apa kak Min Ho mencoba merayumu duluan? Itu juga tidak masuk akal.

Bagaimana kalian bisa seperti ini? Mereka sampai ke rumah Ji Hyun.

Ji Hyun heran, kenapa In Jung ke rumahnya. Ji Hyun terus saja tanya, ini tidak benar kan, In Jung? Ini pasti karena ada yang harus kau dan kak Min Ho bicarakan, iya kan?

Ji Hyun masih terus tidak percaya, lalu ia ingat saat Min Ho mencium tangan In Jung, Ji Hyun jadi marah, Ya! dasar kau gadis brengsek, apa yang kau lakukan! In Jung seperti mendengar Ji Hyun sehingga mengagetkan Ji Hyun.

Pintu gerbang terbuka dan In Jung masuk. Tapi Ji Hyun tidak bisa ikut masuk karena In Jung menutupnya kembali.

Ji Hyun menekan tombol darurat, berkali-kali! Scheduler sebenarnya muncul di atap, bajunya merah lagi, tapi Ji Hyun tidak melihatnya dan terus saja menekan tombolnya.
Scheduler ngomel, aku tahu ia pasti akan melakukan ini. (Satu roh yang memusingkan …)

In Jung menanyakan kondisi ibu Ji Hyun dan ternyata masih dalam kondisi lemah. In Jung minta pelayan meneruskan kerjanya dan ia bisa sendiri.
In Jung masuk ke kamar Ji Hyun dan membuka lacinya.

Ibu Ji Hyun masuk dan tanya apa yang dilakukan In Jung di kamar Ji Hyun. In Jung berkata ia memikirkan Ji Hyun dan datang kesini.

Ibu Ji Hyun : Kau seharusnya pergi ke RS mengunjunginya. Dia ada di RS.
In Jung : Karena kondisi Ji Hyun itulah…

Ibu Ji Hyun : Apa putriku meninggal? Kenapa kau ke kamarnya tanpa seijin-nya? Keluar dari sini, aku tidak suka kau memperlakukan putriku seolah-olah dia sudah mati.

Ayah Ji Hyun menemui dokter, yang juga adalah temannya. Ia ingin tahu, sampai kapan Ji Hyun seperti ini, kapan Ji Hyun akan sadar. Sebulan? setahun? 10 tahun? katakan padaku. Apa seorang dokter tidak bisa melakukan itu?

Dokter minta maaf. Ayah Ji Hyun menghela nafas, jadi kami hanya bisa menunggu?

Ayah Ji Hyun kembali ke kamar dan Min Ho sudah di situ. Min Ho berkata seharusnya Presiden mengatakan kalau akan keluar dan meninggalkan Ji Hyun sendiri seperti ini (huek!)

Ayah Ji Hyun berkata kalau ia baru saja menemui dokter dan ia tanya bagaimana dengan kontrak yang berhubungan dengan tanah Ji Hyun itu. Min Ho berkata ia sudah mengurusnya. Tapi masih ada sesuatu yang harus diselesaikan Presiden, kondisi Ji Hyun membuat Presiden belum dapat mengurusnya.

Min Ho menerima telp dari In Jung. Ternyata In Jung tidak dapat menemukan stempel dan ibu Ji Hyun tidak mengijinkannya masuk ke kamar Ji Hyun. In Jung pergi dengan taksi dan Ji Hyun terlambat lagi mengikutinya. Ji Hyun heran, apa In Jung bicara dengan kakaknya di desa?

Min Ho minta Ayah Ji Hyun pulang dan menjaga Ibu. Min Ho berkata akan menjaga Ji Hyun. Ayah Ji Hyun setuju, mungkin memang Ji Hyun ingin bersama Min Ho.

Lalu Min Ho mengantar ayah sampai pergi. Ia membungkuk dengan hormat. Begitu mobil Presdir berlalu, Min Ho langsung menyalakan remote mobilnya!

Ji Hyun menunggu Min Ho di parkiran apartemen. Lalu mengikuti Min Ho sampai ke dalam.

Ji Hyun terus saja bicara, aku tidak mengerti, kau kirim sms lebih dari 10 kali sehari, kau memberikan semua e-mailmu, ym, password dan juga yang rahasia, kau melakukannya. Aku tidak mengerti.
Ji Hyun melihat Min Ho memasukkan password untuk membuka pintu, dan Ji Hyun berkata dengan keras, itu tanggal ulang tahunku! Ji Hyun masuk lebih dulu kali ini dan jalan mundur sambil terus tanya pada Min Ho.

Ji Hyun berkata kalau Min Ho minta agar dirinya datang kapan saja dan mengatakan kodenya. Apa In Jung menyukaimu? Apa karena itu maka kau menyukainya?

Min Ho tiba-tiba bicara, ada apa? katakan detilnya. Ji Hyun kaget,

..awalnya ia pikir Min Ho bicara padanya tapi Min Ho melihat menembusnya, jadi Ji Hyun ikut menoleh dan tarra…

Shin In Jung berbaring di sofa di belakang Ji Hyun. Ji Hyun terbelalak melihatnya.

In Jung duduk dan berkata ia sudah mengatakan semuanya. Ji Hyun tidak percaya melihat kedekatan keduanya.

In Jung berkata kalau Ibu Ji Hyun tidak curiga dan Min Ho berkata kalau seharusnya In Jung bisa berbohong lebih baik lagi, misalnya, kau meninggalkan sesuatu di kamar Ji Hyun atau apa.

In Jung beralasan kalau ia tidak bisa berpikir saat Ibu Ji Hyun berkata seperti itu.
Ji Hyun bingung, apa yang kalian bicarakan?

Min Ho tanya apa In Jung yakin stempel itu ada di laci Ji Hyun? In Jung yakin, karena Ji Hyun menyimpan semua yang ada hubungan dengan uang, rekening, cek, bank dan stempel di laci itu.

Ji Hyun semakin tidak mengerti, stempelku? Ji Hyun ingat, ia sudah memberikannya pada Min Ho waktu itu (setelah ketemu Han Kang di toko roti, ia pergi ke kantor ketemu Min Ho, lalu Min Ho pergi dengan ayah Ji Hyun, setelah itu ketemu dengan In Jung.), kenapa ia mencarinya lagi?

Min Ho berkata seharusnya ia mengeceknya waktu itu.

Flashback, Min Ho ketemu dengan dua orang pria dan memberikan amplop coklat yang berisi sertifikat tanah Ji Hyun. Dari Ji Hyun ke Min Ho, dalam amplop seharusnya juga ada stempel Ji Hyun.

Tapi saat itu, Ji Hyun sedang berbunga-bunga karena akan menikah dan banyak urusan lainnya, sehingga tidak konsentrasi dan justru memasukkan lipstik ke dalam amplop.

Min Ho sedikit malu dan menelepon Ji Hyun, tapi yang terdengar justru suara pria, ternyata saat itu Ji Hyun kecelakaan.

Kembali ke masa kini, Min Ho berkata ia tidak mengerti, tidak peduli betapa sibuk atau berbunga2-nya seseorang, ia tidak pernah membayangkan Ji Hyun akan memberikan stempelnya tanpa berpikir. (Karena stempel di Korea seperti tanda tangan kalau di Ind)

Ji Hyun syok, jadi itu sebabnya Min Ho segera ke UGD? siapa tahu menemukan stempelnya?

In Jung sudah tidak bisa ke rumah Ji Hyun lagi kalau ibunya ada di sana. Min Ho sudah berkata pada ayah Ji Hyun kalau kontraknya sudah beres. Sekarang mereka bingung.

Min Ho : Sebelum dia (Ayah Ji Hyun) tahu, kita harus menemukan stempel itu, jika ia tahu kalau tanah Ji Hyun tertinggal, maka rencana kita akan gagal, semua hal yang sudah kulalui demi mendapatkan tanah itu jadi sia-sia.

Min Ho minta In Jung pulang saja dan pastikan jangan sampai terlihat orang. Ia yang akan memikirkan caranya.

Ji Hyun syok, apa yang akan kalian lakukan pada ayahku? Kayanya sih ayah Ji Hyun cuma percaya Min Ho untuk mendirikan resort, tapi Min Ho ingin ganti nama dan menjualnya diam-diam, lalu kabur dengan uangnya. Ini mungkin bisa membuat ayah Ji Hyun rugi besar.

Ayah Ji Hyun sampai rumah dan melihat istrinya mengemasi baju. Ibu Ji Hyun ingin tinggal di RS. Tapi suaminya melarang karena dia bahkan tidak bisa tidur meskipun minum obat tidur.

Ibu Ji Hyun berkeras, dan bahkan menyuruh pembantunya menyiapkan handuk, pasta gigi, sampo dll. Ayah Ji Hyun menghentikan istrinya.

Ibu Ji Hyun menangis dan berkata ia ingin mati saja sebelum Ji Hyun mati, suaminya menghela nafas dan sedih sekali, lalu bagaimana dengan aku.

Ji Hyun mengikuti In Jung keluar, lalu pergi. Ji Hyun ingat perintah Scheduler dan ia memegang kalungnya, sekarang..apa yang harus kulakukan? Lalu menangis.

Ji Hyun masuk ke tubuh Yi Kyung lagi dan bangun untuk mengunci pintu. Tapi ia keluar lagi karena sudah malam hari.

Yi Kyung bangun dan pergi ke dapur, ia membuka sebuah tong dan mengambil uang dari situ. Astaga..tong itu penuh dengan amplop isi uang, apa selama ini Yi Kyung tidak menggunakan uang gajinya? (la wong cuma makan mie instant tiap hari, tidak pernah beli kosmetik dll ) wow..dia sebenarnya banyak uang. Menyedihkan memang, orang yang sudah kehilangan semangat hidup.

Yi Kyung bertemu pria yang menyelamatkannya lagi dan ia tanya, berapa hutangnya?

Pria itu mencoba mengajak bicara, kalau ia tidak dapat diskon, karena Yi Kyung tidak punya asuransi, lalu ketika Yi Kyung tanya berapa tarif taksi, pria itu berkata kalau tarifnya juga mahal.
Pria itu tanya apa Yi Kyung tidak ingin tahu siapa dia. Yi Kyung berkata tidak.

Pria : Apa kau tidak ingin tahu kenapa aku ada di lokasi kecelakaan?
Yi Kyung berkata itu sama sekali tidak masalah.
Pria : Bagaimana jika aku bilang kalau aku tahu mengapa kau pergi kesana.

Yi Kyung baru memandangnya. Pria itu ingin Yi Kyung tanya padanya, tapi dasar Yi Kyung, ia justru berkata selamat tinggal. Pria itu berkata ia akan ke sini lagi besok. (Jangan2 dia kakak atau saudara atau teman pacarnya Yi Kyung..?)

Setelah pria itu pergi, Yi Kyung merasa terganggu dengan poninya yang jatuh terus, dia heran dan memegang rambutnya, rambutku..kok bersih ya? (dalam hati kayanya..)

Yi Kyung pulang, tapi Ji Hyun tidak langsung masuk ke tubuh Yi Kyung. Sekarang Ji Hyun yang kehilangan semangat.
Waktu : Tinggal 45 hari, 3 Jam, dan 29 menit.
Ji Hyun duduk, Yi Kyung juga, keduanya berhadapan, tidak bergerak.

Lalu malamnya, Yi Kyung ganti baju dan pergi kerja. Ji Hyun mengamatinya, apa kau seperti ini juga…inilah mengapa kau hidup seperti ini? Yi Kyung pergi.
Yi Kyung pulang. Ji Hyun tetap saja disitu. Yi Kyung langsung tidur kelelahan.

Waktu : Tinggal 44 hari, 3 jam, 29 menit (wow..Yi Kyung ini kaya robot, bisa-bisanya ia pulang ke rumah di waktu yang sama, kalo kita pulang kerja biasanya mampir dulu..eh ada yang lucu, makan di sana, disini..ya ngga, hehe..)

Ponsel dari Scheduler bergerak ke arah Ji Hyun. Ji Hyun menendangnya. Ponsel itu kembali, Ji hyun mendorongnya lagi.
Ponsel itu keras kepala sekali dan kembali ke Ji Hyun lagi. Kali ini Ji Hyun mengambil dan melemparnya.

Scheduler muncul tepat waktu untuk menyelamatkan ponselnya. Apa kau percaya bisa menggantinya? Kalau rusak, mau cari dimana ponsel kaya gitu, ya kan?

Ji Hyun murung dan menjawab, aku tidak memanggilmu, kau menggangguku, pergi saja.

Ji Hyun sedih, sepertinya ia tidak akan kembali hidup lagi.

Scheduler berkata kalau Ji Hyun seperti ini, ia akan memanggil lift.
Ji Hyun sedikit kaget, lift? Scheduler melihat jamnya, maunya kapan? Apa jam 11 pagi? Paling tidak kau harus menyelesaikan beberapa hal di lingkunganmu.

Ji Hyun panik sekarang, kau ingin memanggil lift itu? Scheduler berkata karena sudah 2 hari Ji Hyun tidak menggunakan tubuh Yi Kyung. Apa kau ingin pergi?

Ji Hyun : Kata siapa? bagaimana kau bisa melakukan ini, masih 45 hari lagi.

Scheduler meralat, 44 hari. Lalu ia jalan sambil merangkul bahu Ji Hyun, ayo..Aku akan memanggil lift jam 11.

Ji Hyun melepaskan diri dan lari, aku tidak mau. Lalu mengangkat tangannya, seperti anak SMU Korea yang sedang dihukum, aku tidak akan melakukannya lagi.
Scheduler memberi peringatan dengan raut mukanya 🙂

JH-Kyung kembali ke cafe Heaven dan minta maaf pada Han Kang.

Han Kang berkata bukankah kau keluar hari itu? JH-Kyung menggoyangkan tangannya, tidak..tidak sama sekali tidak, aku punya masalah pribadi yang tidak bisa kukatakan, masalah yang sangat sulit.

Han Kang tanya apa JH-Kyung sudah makan. JH-Kyung menjawab dengan perlahan, belum..sudah dua hari dia belum makan nasi sedikitpun.

Lalu apa ini? tanya pelayan wanita yang memang selalu sirik aja bawaan-nya pada Yi Kyung. Ia mengambil mie instant dari sweater JH-Kyung 🙂
JH-Kyung berkata bukan dia yang makan..itu mie.

Han Kang memanggil Chef untuk menyiapkan makanan. Lalu pergi. JH-Kyung berkata dengan pelan, Han Kang, terima kasih, benar2 terima kasih banyak.

JH-Kyung mulai kerja dan ia lumayan bagus, karena sudah belajar saat di hotel. Han Kang dan Chef memandangnya dengan heran, dua hari lalu ia sama sekali tidak pengalaman, sekarang ia jadi profesional.
Malamnya, JH-Kyung duduk dan mengamati pasangan yang makan di dekatnya, Han Kang juga mengamati JH-Kyung.

Han Kang mengamati dengan penuh rasa ingin tahu, JH-Kyung menoleh dan Han Kang langsung buang muka.

JH-Kyung melihat Seo Woo masuk dan ia senyum. Tapi Seo Woo tidak mengenalnya dan cuek. Senyum JH-Kyung lenyap ketika melihat In Jung.
Jh-Kyung mengambil sampah dan jalan keluar.

JH-Kyung ketemu Min Ho di luar. Min Ho ramah padanya dan mengucapkan terima kasih, kau staf baru kan? Song Yi Kyung?
JH-Kyung kesal dan jalan pergi. Min Ho heran, kau tidak ingat aku?

JH-Kyung berbalik, apa aku harus ingat? Lalu pergi sambil menangis. Min Ho bingung.

Min Ho dll duduk bersama sambil membicarakan Ji Hyun. JH-Kyung mendengarnya. Seo Woo menceritakan kondisi ayah Ji Hyun.
Min Ho berkata kalau Presiden seharusnya mengurus perusahaan, tapi justru berkeras menjaga Ji Hyun. Han Kang lebih cemas kalau ayah Ji Hyun akan pingsan dan sakit, ia sama sekali tidak merasa perusahaan itu penting.

JH-Kyung mengambil alih tempat air dari pelayan pria dan mendekati meja mereka untuk menuang air. Saat JH-Kyung balik, ia dengar kalau Seo Woo berkata kondisi ibu Ji Hyun lebih parah.

Seo Woo : Dia tidak bisa keluar rumah. Bahkan tidak bisa makan dan tidur.

JH-Kyung kaget dan menjatuhkan tempat airnya sehingga pecah berantakan.

Semua kaget, tapi JH-Kyung seperti blank. Han Kang segera membantunya, kau seharusnya hati2. Jh-Kyung minta maaf dan mengambil pecahan kaca dengan tangannya begitu saja.

Han Kang menarik tangan JH-Kyung dan minta pelayan membereskan pecahan kaca, lalu minta Chef membawa Yi Kyung keluar.

In Jung tidak ingat (karena saat itu, In Jung banyak pikiran, sehingga tidak ingat pernah ketemu JH-Kyung), lalu tanya siapa dia.
Han Kang berkata hanya pegawai paruh waktu.

Min Ho mengajak Han Kang untuk bicara di kantor dan pamit pada kedua teman wanita mereka.

JH-Kyung ternyata menangis di luar, ibu…
Suara Scheduler terdengar di telp untuk mengingatkan waktu.

JH-Kyung masuk lagi dan pelayan wanita itu kesal, selama ini Yi Kyung tidak pernah kerja satu shift penuh. JH-Kyung mengeluh dan jalan menemui Han Kang.

Han Kang sedang bicara dengan Min Ho. Han Kang heran, apa Min Ho bisa kerja sendiri padahal Min Ho belum punya pengalaman.
Min Ho berkata, kalau Ayah Ji Hyun yang memintanya melakukan pekerjaan ini. Han Kang tampak heran.

Lalu JH-Kyung mengetuk pintu dan masuk dan sempat mendelik ke Min Ho. JH-Kyung ingin mengatakan sesuatu pada Han Kang dan minta Han Kang keluar sebentar.
Min Ho berkata ia akan keluar, tapi Han kang minta Yi Kyung mengatakan-nya langsung.

JH-Kyung ingin perubahan jam kerja, dari jam 12 malam ke jam 11 malam. Karena waktu itu, dia sangat kelaparan jadi tidak dengar jelas.
Han Kang : Karena kau tidak jelas mendengarnya, maka kau akan kerja hanya sampai jam 11 malam?

JH-Kyung berkata kalau ia harus kembali ke rumah tepat jam 12 malam, ada yang menunggunya. Ia harus pulang tepat waktu, agar orang itu bisa pergi.
Han Kang setuju, ya sudah pergi sana.

JH-Kyung menegaskan, apa maksudnya pergi? Pergi ya pergi atau pergi…keluar kerja?
Han Kang menjelaskan, kerja dari jam 11 pagi sampai jam 11 malam, jelas?

JH-kyung mengucapkan terima kasih dan masih sempat mendelik ke arah Min Ho dulu sebelum pergi. Ia tidak langsung pergi, tapi menguping pembicaraan keduanya.

Min Ho heran, Han Kang sangat longgar pada gadis itu. Han Kang tidak mengerti (atau tidak sadar?)

Min Ho berkata kalau Han Kang sangat tegas dengan urusan kerja dan tidak tahan kalau ada yang tidak kerja dengan benar, bukankah sekarang Han Kang sangat murah hati pada gadis itu?

Han Kang beralasan ia yang menggaji gadis itu jadi tidak masalah jika ia toleran padanya.
Min ho : Kau tidak pernah serius tertarik dengan seorang gadis. Aku ingin tahu, apa dia tipe wanita yang kau sukai?

Lalu Min Ho berkata kalau ia juga bertahan dengan tragedi ini, karena itu yang diinginkan Ji Hyun (pura-pura). Han Kang membenarkan. Tapi JH-Kyung tidak, ia berkata dalam hati, tidak, tidak pernah. Bukan itu yang kuinginkan. Oppa..apa kau adalah orang seperti ini?

Saat diluar, wajah Scheduler muncul di ponsel, dan bernyanyi. JH-Kyung buru2 pulang.

Yi Kyung makan mie instant dan dua tukang ribut itu ada di kanan kirinya (aku ingin tahu, LYW ketawa ngga ya dengan scene ini, takut kesedak mie hahaha..)

Ji Hyun minta diijinkan bisa menyentuh benda-benda. Agar ia bisa menyelinap ke kamarnya untuk mengambil stempelnya sebelum digunakan untuk hal yang tidak2.

Scheduler bertopang dagu, kau mengatakan hal yang gila. Ji Hyun mohon, sehari saja, tidak sejam saja. Aku tidak bisa ke rumah dengan tubuh Yi Kyung.

Scheduler pura2 menekan sesuatu, yang kau butuhkan adalah perekam, bip..Scheduler tidak ikut campur masalah manusia, lalu mendelik ke arah Ji Hyun.

Scheduler berdiri, Ji Hyun mengikutinya, mereka ingin melakukan sesuatu dengan tanahku. Ji Hyun tidak tahu persis mereka mau apa, tapi ia tidak ingin terjadi sesuatu dengan perusahaan ayahnya.

Bukan urusanku, kata Scheduler. Ji Hyun memintanya masuk ke kamarnya dan mengambil stempel. Scheduler mengulang, ia tidak mau ikut campur.

Scheduler berdiri di dapur Yi Kyung dan melihat sana-sini, ia minta jangan memanggilnya ke ruangan ini, kapanpun ia disini, ia merasa tidak enak.
Ji Hyun memelas, apa kau tidak punya belas kasihan? Tidak punya, kata Scheduler, aku pergi.

Scheduler berbalik dan seperti ragu sebentar, lalu berkata sesuatu yang kau tahu, ketoklah dan pintu akan terbuka (ngutip ayat dia, atau maksud Scheduler, mungkin sebenarnya JH bisa gampang keluar masuk, tinggal mengutip ayat itu sebagai passwordnya?)

Lalu Scheduler memberi kode seperti menekan tombol2, sekarang, semua pintu pakai kode rahasia. Lalu ia menghilang.

Ji Hyun masih saja ngomel, kenapa dia tidak membantu sama sekali, lalu ia heran apa maksudnya tadi.

JH-Kyung menemui Han Kang lagi dan berusaha membujuk bosnya itu untuk memberikan waktu bebas padanya. Kalau sekitar jam 3 sampai 5 sore kan tidak banyak pekerjaan…

Han Kang : Jadi?
JH-Kyung : Karena kau tidak akan bisa memecatku, karena…ia mengeluarkan uang dari kantongnya, hanya ini uang milikku, tinggal 36 ribu Won. Jika kau memecatku maka, sampai aku menemukan pekerjaan baru, aku akan kelaparan.

JH-Kyung berkata ia sungguh harus pergi ke satu tempat hari ini.

Han Kang tidak mengerti, sekarang kau mengancamku? hahaha…kasihan banget bos satu ini.
JH-Kyung memohon, ia hanya pergi untuk 3 jam saja dan tidak perlu dibayar untuk 3 jam itu. Han Kang berkata, ia belum memberikan ijinnya.

JH-Kyung sudah yakin kalau Han Kang pasti mengijinkan, ia berkata kalau Han Kang akan beruntung dan lari. Han Kang bicara sendiri, larimu kencang seperti orang yang kukenal.

JH-Kyung pergi ke rumahnya, menunggu pembantu mereka pergi, dan melompati pagar dengan bantuan kotak. JH-Kyung memasukkan kode pintu dan masuk.
Ia membuka sepatu dan menyimpan di kantungnya, lalu jalan berjingkat ke kamarnya.

JH-Kyung melihat foto Min Ho dan menelungkupkannya, lalu sempat berbaring di ranjangnya.

JH-Kyung melihat gaun pengantinnya dan dengan kesal menjatuhkan ke lantai, tapi segera mengembalikan agar tidak ketahuan 🙂

JH-Kyung membuka lacinya dan menemukan banyak cek, awalnya ia senang dan ingin mengambilnya, tapi terbayang wajah Scheduler yang memerintahkan untuk cari uangnya sendiri, maka dengan kesal, JH-Kyung mengembalikan uang itu ke laci.
Ia mencari stempel, tapi belum juga menemukan-nya.

Min Ho datang sambil membawa bingkisan buah. JH-Kyung melihat dari jendela dan panik, lalu segera jongkok bersembunyi.

Ibu Ji Hyun membuka pintu dan Min Ho heran, kemana pelayan. Ibu Ji Hyun menjelaskan kalau pelayan keluar untuk belanja.

Min Ho mengantar Ibu Ji hyun kembali ke kamarnya dan ia minta ijin untuk mengambil beberapa barang milik Ji hyun, siapa tahu kalau ada barang2nya, Ji Hyun akan lebih cepat sadar.
Ibu Ji Hyun berkata Min Ho lebih tahu apa yang paling disukai Ji hyun, jadi Ny. Shin memberikan ijin, whoa..memang lihai ckckck..(But I can’t hate BSB hehe…)

Sementara itu, JH-Kyung berlomba dengan waktu dan membuka laci-lacinya untuk mencari stempelnya yang entah ada dimana. Ia terlihat panik.

Min Ho jalan ke arah tangga dan mulai naik. JH-Kyung membuka kotak demi kotak di lacinya, ia mendengar langkah Min Ho.

Min Ho semakin mendekat…JH-Kyung menoleh, ia terperanjat.

Min Ho sudah di depan pintu dan membuka handelnya, ia masuk ke dalam, dan melihat tajam ke satu arah…

JH-Kyung membeku…

 

Tag:

sinopsis 49 days episode 2


 Sinopsis 49 Days Episode 2

Episode 2, schadulernya,gak…gak…gak kuat!!!!
keren abiesss euy!

JH-Kyung melihat tubuh barunya dan ia menangis. (Terharu bisa hidup lagi 😉 )

Tiba-tiba JH-Kyung menyadari betapa compang campingnya baju Yi Kyung, rambutnya kotor, kapan dia terakhir mencuci rambutnya? Lalu JH-Kyung sadar kalau wajah Yi Kyung memar2.

JH-Kyung masuk ke kamar mandi, sadar tidak ada sampo, jadi ia cuma cuci muka. JH-Kyung mencari pelembab dll, setelah itu membuka lemari baju Yi Kyung dan mengernyit, bajunya itu…membuat Ji Hyun putus asa.

JH-Kyung membuka laci dan tidak percaya dengan baju dalam yang dimiliki Yi Kyung.

JH-Kyung jalan keluar dan mempelajari lingkungannya, ia ngomel sendiri. Wanita seperti apa yang sama sekali tidak memperhatikan penampilannya, bahkan lipstik-pun tidak punya.

JH-Kyung menoleh ke kaca toko dan terkejut melihat penampilan Yi Kyung haha..lalu ia berkata dengan keras, Kakak usia 28 th ini jauh lebih tinggi dariku, ia melihat jari2 Yi Kyung, dan jarinya juga lebih panjang, tubuhnya ramping dan cantik.

JH-Kyung menunduk melihat sepatu keds yang kotor, aku akan gila, aku benar2 seperti pengemis, bagaimana aku bisa jalan dengan penampilan seperti ini.

JH-Kyung melihat ke kaca toko lagi dan kaget setengah ketakutan ketika melihat bayangan Scheduler itu.
Tapi tidak lama, JH-Kyung langsung gembira : Scheduler, kapan kau datang?

Scheduler : kenapa kau seperti ini?

JH-Kyung : Lihat, ini aku Shin Ji Hyun.
Scheduler : Apa katamu? Shin Ji Hyun?

JH-Kyung senang sekali, benar, aku Shin Ji Hyun..lalu ia membungkam mulutnya sendiri.

Scheduler mendekatkan wajahnya, kemarin..aku dengan jelas memberikan 3 aturan yang harus kau ikuti selama 49 hari.

Flashback, malam sebelumnya.

Scheduler memberikan 3 syarat pada Ji Hyun.
1. Kau tidak bisa mengatakan pada siapapun kalau kau adalah Shin Ji Hyun.
Meskipun kau Shin Ji Hyun, kau tidak bisa mengungkapkan kalau kau adalah Shin ji Hyun.

Ji Hyun protes, kalau ia tidak boleh berkata kalau ia adalah Shin Ji Hyun, bagaimana bisa menemukan 3 orang yang akan menangis untukku?

Scheduler berkata, jika segampang itu buat apa pinjam tubuh orang lain segala? Jika kau muncul di depan orang yang kau cintai dan tanya, apa mereka tidak akan berkata kalau mereka tidak mencintaimu?

Konsekuensi jika melanggar : Langsung masuk lift alam baka.

2. Kau hanya bisa menggunakan tubuh Song Yi Kyung saat ia tidur, jadi waktumu jam 10 pagi sampai tengah malam. Apapun yang terjadi kau harus kembali ke rumah Yi Kyung sebelum tengah malam.

Konsekuensi jika melanggar : Satu menit terlambat berarti satu hari akan hilang dari jatah 49 hari.

3. Kau harus mencari uang untuk kebutuhanmu sendiri. Selama kau menggunakan tubuh Yi Kyung, kau tidak boleh melakukan hal yan
g buruk atau tidak adil. Dan apapun yang kau lakukan kau tidak bisa melakukan apapun untuk mempermudah hidup Yi Kyung.

Ji Hyun berkata ia sudah mengerti, ia tidak percaya ada pria yang cerewet minta ampun lebih daripada ibunya.

Scheduler berkata di lingkungannya tidak ada hal-hal seperti pria atau wanita.

Ji Hyun berkata ia tidak tertarik dengan lingkungan Scheduler. Dan berkata bagaimana jika ia bisa mendapatkan lebih dari 3 tetes air mata?

Ji Hyun yakin, diluar ayah dan ibunya, ada paling sedikit 3 orang yang benar2 mencintainya jadi kira-kira akan ada 5 atau 6 orang yang benar2 mencintainya, jika aku bisa dapat lebih dari 3 orang, apa aku akan dapat bonus?

Scheduler tidak percaya, bonus?

Ji Hyun berkata, misalnya mengijinkannya hidup 2 atau 3 tahun lebih lama untuk setiap tambahan orang.

Scheduler speechless hahaha..lalu berkata betapa “beruntungnya” ia berurusan dengan orang seperti Ji Hyun.

Ji Hyun bahkan menepuk bahu Scheduler : Jika kau tidak benar2 tahu (aturannya), coba telepon, dan Ji Hyun menunjuk langit. Maksudnya coba telp ke Tuhan. hahaha (aku tahu no telp-Nya, Yer 33:3 hahaha)

Scheduler teriak : YA!

Kembali ke masa kini. JH-Kyung terlihat bersalah, karena kau bukan ibu atau ayahku atau pacarku…
Scheduler : Jadi..
JH-Kyung : Kalau aku berkata aku adalah Shin Ji Hyun, apa kau akan menghitungnya sebagai kesalahan?

Scheduler membenarkan, sekarang apa kau akan bertingkah kalau kau bukan Shin Ji Hyun ? Giliran JH-Kyung yang teriak.

Scheduler memberikan ponsel pada JH-Kyung. Dengan ornamen tengkorak warna merah, terdengar suara : Tinggal 48 hari 3 jam dan 25 menit.
JH-Kyung heran, apa ini? Scheduler menjelaskan, ini sisa waktu untuk Shin Ji Hyun.

Scheduler menunjukkan tombol darurat atau istilahnya panic button, langsung ke dia. Scheduler memberi peringatan, digunakan hanya untuk situasi darurat.
JH-Kyung suka sekali, ini seperti ponsel.

Lalu Scheduler memberikan uang, JH-Kyung menghitungnya, 49 ribu Won. Ini untuk digunakan sampai JH-Kyung dapat pekerjaan, aku meminjamkannya padamu, sebelum 49 hari selesai, kau harus membayarnya kembali padaku.

JH-Kyung tidak percaya, cuma 49 ribu Won?
Scheduler balik badan dan jalan ke motornya, semoga sukses.

JH-Kyung mengikutinya, kenapa kau naik motor bukankah seperti sebelumnya, tidakkah kau bisa muncul begitu saja dimanapun yang kau inginkan, Scheduler seperti apa yang hidup seperti manusia?

Scheduler naik ke motornya, ini caraku melakukannya, menambah kenikmatan sebagai scheduler ratusan kali lipat.
Scheduler berkata urusi saja urusanmu sendiri dan mau pergi. JH-kyung masih mengejar, bagaimana ia bisa tahu kalau sudah dapat 3 tetes air mata?

Scheduler berkata, ada di kalungmu. JH-Kyung menarik kalung berbentuk air mata, masukkan ke situ kalau ada yang menangis dengan tulus untuk dirimu.

Scheduler mulai menjalankan motor, tapi JH-Kyung mencoba naik ke boncengan-nya, kita pergi bersama! tapi Scheduler langsung tancap gas dan JH-Kyung jatuh.

Scheduler menoleh : Sudah kebiasaan Scheduler untuk tidak ikut campur urusan manusia.

JH-Kyung jatuh di jalan dan cemberut.

JH-Kyung langsung memanggil taksi dan pergi ke RS, ongkos taksi 9500 Won (Kalau caranya gini, uangnya bisa cepat habis..)

JH-Kyung pergi ke kamar Ji Hyun dan mengintip ke dalam, ia melihat Ayahnya marah ke Kak Min Ho-nya. Berapa lama lagi kau akan seperti itu? Pulang dan tidurlah.

Min Ho berkata ia baik-baik saja. Ayah kau seharusnya paling tidak ganti baju. Aku akan disini disamping Ji Hyun.
Ayah Ji Hyun marah, kau pikir dia bermimpi?

Min Ho berkata, ia harap Ji Hyun hanya sedang bermimpin, dia akan kembali..dia akan kembali.
Ayah Ji Hyun berkata kalau Ji Hyun akan kembali. Aku kasihan padamu.

JH-Kyung berbisik, ayah..oppa..

Ia ingat, saat ia sakit setelah kedinginan di gunung. Ibunya berkata apa yang akan terjdi jika Ji Hyun tidak ketemu pria itu di gunung.

Ayahnya berkata kalau Ji Hyun seharusnya tanya namanya. Ji hyun berkata, ia benar2 kedinginan dan tidak dalam kondisi untuk bertanya.
Ayah Ji Hyun bertekad akan pasang iklan, ia harus membayar budi baik pria itu.

Lalu JH-Kyung ingat lagi..
Saat itu Ji Hyun di bioskop menunggu In Jung. Tapi disaat terakhir, In Jung membatalkannya, ia lupa harus pergi kencan buta.

Ji Hyun : Kau yang menawarkan untuk membalas kejadian di gunung, kau akan mengajakku nonton film.
In Jung berkata ia akan membatalkan kencan-nya. Tapi Ji Hyun berkata kalau kencan itu lebih penting dari film.

Ji Hyun berdiri dan masih bicara, disaat bersamaan, ada seorang pria yang juga berdiri dan berbicara di ponselnya.

Ji Hyun tertegun, ia ingat suara pria itu. Ji Hyun mendekat dan melihat ada goresan di tangan pria itu, sama bentuknya dengan goresan di tangan pria yang menyelamatkannya. Pria itu terluka karena menyelamatkannya.

Ji Hyun mengikuti dan menarik lengan pria itu, apa kau ingat aku? kau sudah menyelamatkan aku.

Pria itu menoleh, yah dia Kang Min Ho, awalnya heran, tapi kemudian ingat dan tersenyum lebar.

JH-Kyung hanya menghela nafas, maafkan aku Kak Min Ho, maaf karena memberimu luka seperti ini setelah kau menyelamatkan dan mencintaiku seperti itu.

Kalung ini pasti segera diproduksi massal…
JH-Kyung menarik kalungnya dan melihat ke dalam lagi, kenapa dia (Min Ho ) tidak menangis? mungkin dia sudah menangis banyak kemarin, jadi tidak ada sisanya lagi.

Seorang perawat menegur JH-Kyung, lalu menyadari memar di wajah JH-Kyung dan minta JH-Kyung ke lantai pertama untuk diobati.

JH-Kyung ke apotik di lantai dasar dan mengobati memar di wajah Yi Kyung. JH-Kyung juga beli kosmetik dan sampo, total 29 ribu Won.

JH-Kyung pergi ke Paris Baguette dan menanyakan manager. Tapi pelayan toko berkata kalau manager belum datang. Manager ini kemungkinan besar Park Seo Woo.

Sementara itu, Seo Woo sedang berusaha menghibur In Jung yang menangis di tempat tidurnya. Ia berusaha mengajak In Jung turun dari bed-nya.
Seo Woo sudah membuat bubur untuk In Jung, karena ayah Ji hyun seperti itu, paling tidak kau harus masuk kerja.

In Jung masih menangis dan dia duduk : Ya.

Tapi In Jung terus saja menangis sampai Seo Woo membentaknya, apa Ji hyun mati?
In Jung : Aku bahkan tidak membayangkan kalau Ji Hyun akan seperti ini.

Seo Woo minta In Jung tetap membantu orang tua Ji Hyun dan merawat mereka, juga tetap di samping Ji Hyun.

JH-Kyung ada di luar pintu apartemen temannya, apa mereka di rumah, ah mungkin mereka di tempat Han Kang. Lalu JH-Kyung pergi.

Han Kang tidur di sofa, dia mimpi buruk. Tangannya menggenggam rantai.
Han Kang mimpi..

Flashback

Han Kang masih SMU (tapi mukanya ketuaan untuk anak sma yang ga lulus 10 tahun skalipun! ahahaha) dan ia sedang berkelahi dengan beberapa orang.

Ji Hyun tiba-tiba datang dengan membunyikan peluit, pink lagi warnanya. Ji Hyun membuat bubar para siswa SMU itu, aku akan menangkap kalian, jika kalian tertangkap, kalian akan dapat masalah dengan ayah kalian.

Han Kang : Kau siapa?
Tapi Ji Hyun terus saja ngoceh, aku sudah bilang agar mereka tidak mengganggu anak yang lebih lemah.

Han Kang kesal dengan predikat lemah.
Ji Hyun : Karena kau dari Seoul, kau tidak tahu. Tapi kau tidak akan menang melawan anak2 desa seperti mereka. Jadi kau harus hati-hati.

Han Kang marah karena Ji Hyun ikut campur, tapi Ji Hyun berkata kalau ia mencontoh ayahnya dan berpihak pada yang lemah, dan Ji Hyun menyombongkan diri kalau ia bisa bela diri.

Han Kang jalan pergi dan minta lain kali Ji hyun jangan ikut campur. Atau kau akan mati.
Ji hyun minta Han Kang membantunya mengambilkan sepedanya.

Lalu Han Kang terbangun. Ia kaget kenapa mimpi seperti itu, dan Han Kang membenturkan kepalanya ke meja. (Sekitar Han Kang ini menarik, namanya Han Kang, berarti Sungai Han, lalu cafenya Heaven, bisa artinya surga atau langit.)

Han Kang turun ke cafenya. Seorang pelayan memanggilnya Presiden dan Han Kang marah, berapa kali aku bilang jangan panggil dia Presiden. Karena tidak enak hati, maka Han Kang melampiaskan kemarahannya pada stafnya yang hanya diam.

Han Kang keluar lalu bertemu dengan JH-Kyung yang barusan masuk. Keduanya bertatapan, tapi JH-Kyung pura2 tidak kenal Han Kang karena sudah janji pada Scheduler.

Awalnya JH-Kyung hanya ingin ketemu dengan beberapa orang temannya, tapi karena mereka tidak ke cafe Han Kang, maka ia akan pergi. Hidungnya mencium aroma masakan dan perutnya main orkestra.

Akhirnya JH-Kyung makan pastanya, lahap sekali. Yang ia sisakan hanya daun basil, karena Ji Hyun tidak suka basil. Tiga pelayan menatapnya dengan heran, dia makan banyak sekali.

JH-Kyung selesai makan dan ia merasa lelah dan ngantuk. JH-Kyung baru sadar kalau uangnya tinggal 4000 Won.

Pelayan berkata kalau makan tanpa uang berarti dia melakukan kejahatan, dan mau memanggil polisi.

JH-Kyung melarangnya, jangan lakukan itu dan ia janji akan mengganti uang makanan-nya dengan kerja di situ. Pelayan tidak mau menanggapi. Siapa yang bilang?
JH-Kyun : Pemiliknya, mungkin?

Han Kang sebenarnya mendengarkan di sudut.
JH-Kyung mengaku dia kelaparan dan tidak tahan, makanya ia tidak berpikir tentang uang dan makan begitu saja. Ini sama sekali tidak ia sengaja.
Chef masuk dan berkata kalau pemilik minta JH-Kyung pergi saja.

JH-Kyung jalan pergi dan berkata sendiri, kalau ternyata Han Kang punya sisi yang baik juga, ia janji tidak akan melupakan kebaikan Han Kang kalau ia kembali nanti.

JH-Kyung sadar kalau ia tidak punya uang, dan ingat Scheduler berkata : Kau harus mendapatkan uangmu sendiri. Ia mengeluh dan mencari iklan lowongan kerja.

JH-Kyung kembali ke cafe dan menemui Han Kang. Ia ingin melamar kerja paruh waktu disitu. Agar ia bisa membayar makanan yang ia makan.
Han Kang berkata ia tidak butuh pelayan tambahan dan JH-Kyung tidak perlu membayar makanan.

JH-Kyung lalu mulai berkata kalau ia pengalaman kerja di hotel Seoul selama 2 tahun dan lulusan Hotel manajemen dll. Han Kang terus saja berkata ia tidak butuh pelayan.

JH-Kyung berkeras, ia harus kerja disini, ia terdesak. Han Kang juga berkeras, kalau ia tidak perlu staf lagi.

JH-Kyung mengejar Han Kang dan berkata, paling tidak ijinkan dia kerja selama 48 hari, tidak seminggu saja. apa aku bisa kerja satu minggu saja?

Han Kang heran, lalu menyadari kalau JH-Kyung menggerakkan jarinya persis seperti Ji Hyun. Tiba-tiba Han Kang mengeluarkan uang 200 ribu Won dalam bentuk cek dan memberikan ke JH-Kyung.

JH-Kyung tersinggung dan berteriak kalau ayahnya berkata jangan pernah menerima uang dengan gratis.

Lalu jalan pergi sambil ngomel. Han kang sampai bengong.

Han Kang menyuruh pelayan mengejar JH-Kyung.
JH-Kyung masuk dan mendelik ke arah Han Kang, apa?

Han Kang tanya siapa namamu?
JH-Kyung memberikan nama Yi Kyung. Song Yi Kyung.
Han Kang : Kau kerja jam 11 pagi sampai tengah malam, upah 4000 Won perjam. Kalau kau datang besok, bawa CV-mu.

JH-Kyung senang sekali dan berterima kasih. Tapi ia kembali dan pinjam 2000 Won untuk biaya bis. Han Kang bengong.

JH-Kyung pulang dan tertidur di bis, ia ngantuk sekali. Jalan menuruni tangga dengan tersaruk-saruk. Lalu masuk ke apartemen Yi Kyung.

JH-Kyung bingung kemana ia akan menyembunyikan sampo dll ini. lalu ia membuka kotak di dekatnya, ia bersorak, isinya adalah baju2 yang bagus, sepatu, dll.

Sepertinya saat Yi Kyung masih “normal”. Lalu JH-Kyung memasukkan sampo dll ke dalam kardus.

Ia membuka jaket dan ganti dengan baju yang tadi dipakai Yi Kyung.

Begitu JH-Kyung berbaring, roh Ji Hyun langsung terlempar keluar dari tubuh Yi Kyung.

JH-Kyung duduk bersandar di sudut dan siap tidur. Tapi tidak lama, ia membuka matanya lagi, Ji Hyun sama sekali tidak lelah, wow..roh dan daging memang beda honey.

Baru jam 20:25 dan Ji Hyun ingin tahu, apa yang harus ia lakukan, Ji Hyun mencoba menembus pintu, tapi tidak bisa. Ji Hyun bosan dan ingin keluar.

Ada pertunjukan musik rock RollingHall 🙂 dan semua sedang asyik menari.

Scheduler ada disitu, menari dengan hot-nya diantara para gadis dan mengangkat tangannya..

Ji Hyun menekan tombol emergency-nya dan Scheduler langsung seperti kena setrum.

Scheduler tiba-tiba muncul. Ji Hyun masih kaget juga. Ada apa? Scheduler langsung melihat sekeliling. Kenapa kau memanggilku?
Ji Hyun : Tolong bukakan pintu.

Scheduler tidak percaya, kau ingin aku membuka pintu?

Tidak mungkin kau mengganggu waktu pribadiku yang berharga hanya untuk pintu itu, aku ingin percaya kalau kau tidak melakukan itu.

Ji Hyun : Bagiku, itu darurat. Aku harus pergi tapi aku tidak bisa membuka pintu.

Scheduler benar2 darah tinggi, kau tidak tahu kalau kau tidak bisa membuka pintu? kau tidak tahu kalau kau tidak bisa menyentuh!

Ji Hyun tidak mengerti, bukankah ia roh, seharusnya ia bisa jalan menembus pintu dan tembok. Kenapa dia seperti itu.
Scheduler menjelaskan, Ji Hyun belum benar2 mati jadi dia bukan roh sempurna.
Ji Hyun : Tapi kak Min Ho jalan menembusku.

Scheduler : Manusia di duniamu berpikir kalau kau sudah mati, itulah mengapa. Kau tidak bisa mengerti itu? Apa itu terlalu sulit?

Ji Hyun meraih lengan Scheduler dan mengajaknya keluar. Tapi Scheduler menolak dan menarik lengannya, Scheduler tidak ikut campur dengan urusan manusia.

Scheduler juga minta Ji Hyun yang meminjam tubuh Yi Kyung harus menyesuaikan diri dengan Yi Kyung.
Scheduler menghilang.
Ji Hyun teriak, Ya!
Scheduler muncul lagi, aku tidak akan membantumu jadi jangan mencariku atau meneleponku juga jangan mengirim pesan padaku (pager) Ia menghilang.

Ji Hyun kesal. Lalu Yi Kyung bangun. Ji Hyun mengamati Yi Kyung.
Ji Hyun melihat Yi Kyung membuat mie, ganti baju dan keluar.

Ji Hyun mengikuti Yi Kyung. Ji Hyun mengamati Yi Kyung dari seberang jalan. Yi Kyung naik bis

dan Ji Hyun juga, ia bisa naik bis gratis, dan ini membuat Ji Hyun senang.

Ji Hyun ke RS. Min Ho masih berdiri dekat jendela melihat keluar.
Ji Hyun mendekat : Oppa, apa ini benar aku? aku takut melihat diriku sendiri seperti ini.

Min Ho berbalik dan kembali di samping Ji Hyun. Ji Hyun berusaha menutup mata Min Ho, jangan melihatku, apapun perasaanmu padaku akan lenyap.

Min Ho tiba2 bicara : Ji Hyun..apa yang harus kulakukan?
Ji Hyun : Menangislah untukku. Ini hanya sehari tapi terasa terlalu lama, berikan dulu satu tetes air matamu dan kemudian katakan pada In Jung dan Seo Woo untuk cepat memikirkanku dan menangis.

Pria yang menyelamatkan Yi Kyung datang lagi dan membeli rokok. Ia langsung membayar tanpa harus menunggu Yi Kyung mengatakan harganya.

Pria itu tanya apa Yi Kyung baik-baik saja, apa dia merasa pusing atau tidak enak badan, jika kepalanya luka, Yi Kyung harus ke RS.
Yi Kyung ingat, dia pria yang menyelamatkannya.

Yi Kyung tanya, kau siapa?

Pria itu : Kau tidak mengenalku? selama 6 minggu, waktu yang sama, setiap hari, aku datang beli rokok.

Yi Kyung tanya berapa biaya RS dan memberikan 20 ribu Won, sisanya akan ia bayar besok.

Pria itu berkata ia juga bayar taksi. Yi Kyung berkata akan membayarnya besok. Dan lain kali, jangan ikut campur. Pria itu berkata akan kembali besok pagi dengan nota RS.

Ji Hyun duduk berlutut di depan rumah Yi Kyung.
Terdengar suara (ini kaya suara Tuan Park di SG haha), tinggal 47 hari 3 Jam dan 29 menit.
Yi Kyung datang dan masuk ke dalam, lalu tidur.

Ji Hyun segera masuk ke badan Yi Kyung. JH-Kyung langsung mandi dan senang sekali ketika menemukan hair dryer, ia mengenakan baju Yi Kyung yang bagus dan pergi.

JH-Kyung ke cafe Heaven lagi dan sekarang para staf bengong, mereka mengira Song Yi Kyung punya adik perempuan, karena terlihat lebih muda dari kemarin.

JH-Kyung : Tidak, aku tidak punya adik perempuan.

Han Kang minta CV Yi Kyung dan JH-Kyung memberikannya, lalu ia mulai kerja.

Dan JH-Kyung adalah pelayan terburuk yang pernah ada.
Menjatuhkan barang-barang, dan terus berkata, maafkan saya.

Lalu yang paling membuat Han Kang dan yang lain ngeri, JH-Kyung menjatuhkan pisau, ia tidak menukar pisau itu, tapi mengelapnya di celemek lalu dikembalikan ke pelanggan ..mantap jo 🙂

Ibu Ji Hyun marah2, ia stress dan menangis, melampiaskan kesedihan dan depresi pada suaminya.

Apa yang dilakukan putriku, kenapa ini terjadi, dosa apa yang dibuat anakku, dll Ayah Ji Hyun mencoba untuk menenangkan istrinya.
Ibu Ji Hyun marah-marah ke suaminya, apa yang kau lakukan sementara Ji Hyun seperti itu, kau ini ayahnya, apa yang kau lakukan?

Ayah Ji Hyun minta maaf. Istrinya masih marah, mengapa Ji Hyun harus mendapat kecelakaan disana, seharusnya Ji Hyun pergi pijat di lain tempat, kenapa ia pergi ke jalan besar dan mendapat kecelakaan.

Min Ho terkejut mendengar kata2 Ibu Ji Hyun. Ibu Ji Hyun masih menangis dan berkata bagaimana putrinya bisa seperti ini.

In Jung dan Seo Woo menenangkan Ny. Shin.

In Jung masuk ke kamar Ji Hyun dan memandangi oto dirinya dan Ji Hyun.
In Jung berbalik dan melihat gaun pengantin temannya itu, ia memegangnya dan menangis.

Ayah Ji Hyun teriak dan minta Min Ho pergi, karena sekarang Min Ho sudah tidak mandi, tidak ganti baju, dan menyedihkan.
Min Ho berkata ia akan pergi untuk mandi dan kembali lagi.

Ayah Ji Hyun minta Min Ho istirahat, ganti baju, makan dan kerja karena dia yang akan tinggal disini mulai sekarang. What a great daddy…

JH-Kyung tertidur di meja sambil mengelap meja.
Chef tanya ke Han Kang, apa sebaiknya menyuruh Yi Kyung ijin kerja saja.

Tapi Min Ho jalan masuk dan JH-Kyung langsung bangun dan memberi salam.
Jh-Kyung tanya apa Min ho mau makan, karena dia seperti orang yang tidak makan.

Han Kang duduk di samping Min Ho dan Min Ho minta minuman keras. Han kang tidak mengijinkan karena Min Ho belum makan. Min Ho tetap minta anggur.
Han Kang berdiri dan akan pergi mengambil minuman keras.

JH-Kyung muncul di dekat Min Ho dan tanya apa dia bisa mengambilkan potato salad atau sesuatu yang disukai Min Ho.
Min Ho kaget dan mengangkat wajahnya.
JH-Kyung berkata ia baru kerja kemarin dan memperkenalkan diri.

Min Ho berterima kasih karena Yi Kyung baik padanya, tapi ia hanya ingin sendirian.

JH-Kyung terlihat perhatian sekali pada Min Ho. Apalagi saat Min Ho minum banyak, JH-Kyung minta Min Ho tidak perlu minum seperti itu.

Han Kang mengamati JH-Kyung dan Min Ho, ia seperti tidak suka. Karena Han Kang selalu kalah ya (terutama dalam urusan cewek? haha)

Telp Min Ho berdering, sepertinya dari In Jung, tapi Min Ho tidak mengangkatnya.
JH-Kyung membawakan susu untuk Min Ho dan berkata : Minumlah dan semuanya akan baik-baik saja.

Han Kang tidak tahan lagi, ia memanggil asistennya/chef dan berkata untuk membebas tugaskan Yi Kyung malam ini. Hahaha..

Min Ho mengeluh, Ji Hyun tidak bisa berakhir seperti ini, ini tidak bisa terjadi.
Han Kang menepuk bahu Min Ho dan menghiburnya, semuanya akan baik-baik saja.

Min Ho masih berkata ini tidak bisa terjadi.

Ternyata JH-Kyung menunggu di luar. Han Kang dan sopir membantu Min Ho yang terlalu mabuk untuk masuk ke mobil.

Saat Han Kang mau memasukkan Min Ho ke mobil, Min Ho hampir jatuh, jadi JH-Kyung langsung lari dan menahan tubuh Min Ho.
Han Kang mendorong JH-Kyung ke samping wa…keduanya bertatapan dengan tajam.

Belum cukup, Han Kang akan pesan pada sopir, tapi JH-Kyung mendahuluinya. Ia memasukkan kepala ke dalam mobil dan berkata agar sopir menjaga Min Ho baik-baik.

Han Kang kaget, apa yang kau lakukan? Dia itu tunangan temanku, apa kau tertarik padanya?

JH-Kyung berkata kalau ia hanya mencoba ramah pada pelanggan.
Han Kang : Jadi kau menunggu diluar selama sejam?

Ini menyadarkan JH-Kyung dan ia melihat jam, astaga, ia cuma punya waktu sekitar 40 menit untuk sampai rumah.
Han Kang baru akan bicara, besok pagi…
Tapi JH-Kyung sudah kabur dan teriak kalau ia terlambat!!

JH-Kyung bergegas masuk ke apartemen Yi Kyung. Tinggal 5 menit sebelum tengah malam, ia segera menyimpan semua bawaan-nya dan mengenakan baju yang dikenakan Yi Kyung sebelumnya
Tinggal 1 menit…
JH-Kyung sudah ganti baju dan segera berbaring dan teng! jam 12 malam. Fiuh..

Min Ho sampai rumah, ia memandangi foto Ji Hyun, lalu menjatuhkannya. Kacanya pecah dan Min Ho menangis di sofa.

Han Kang pergi ke RS dan memandangi Ji Hyun, lalu berkata dengan sarkastik, bagus sekali penampilanmu sekarang, kau biasanya sibuk menyombongkan diri, sekarang lihat, kau tertahan dengan tabung oksigen dan lainnya.

Han Kang mengeluarkan vas, mengisinya dengan air dan mawar pink. Lalu ia keluar dan Ji Hyun bergegas masuk. Ia tidak melihat Han Kang pergi karena terlalu gembira melihat pintu terbuka sehingga ia bisa masuk.

Ji Hyun melihat ayahnya tertidur di dekat bed-nya. Ji Hyun ngomel, ayahnya kuno karena berkeras tetap menjaga di sisinya.

Kepala Ayah Ji Hyun terayun saat tidur, Ji hyun berusaha menahan kepala ayahnya, tapi ia tidak bisa menyentuh-nya.
Ji Hyun mencoba memegang tangan ayahnya, tapi tidak bisa. Ji Hyun hanya meletakkan tangannya di atas tangan ayahnya dan minta agar ayahnya menunggu untuk beberapa minggu.

Ji hyun : Kak Min Ho, In Jung dan Seo Woo tidak mungkin mereka tidak akan menangis. Tapi orang tidak banyak menangis, kukira. Aku pikir orang akan menangis sepanjang hari memikirkanku.

Ji hyun memegang kalungnya. Ayahnya terbangun dengan terhuyung jalan dan mengecek monitor di dekat Ji Hyun. Lalu menghela nafas lega karena masih stabil. Ji Hyun sedih melihatnya.
Ji Hyun baru melihat mawar pink itu.

Dengan penuh gaya, JH-Kyung mencoba menuang air seperti pelayan lain..

tapi berakhir dengan menumpahkan-nya ke pelanggan…

Han Kang berdiri dan minta maaf, ia membersihkan kaki pelanggan itu lalu mejanya. Han Kang mendelik ke arah JH-Kyung dan menyeretnya pergi.

Han Kang mengajari JH-Kyung, bagaimana menuang air dengan benar, mengatur meja dan banyak hal.
JH-Kyung tepuk tangan, kau melakukannya dengan baik. JH-Kyung heran, bagaimana ia bisa melakukan itu.

Han Kang menyindir JH-Kyung, ia berkata belajar hanya dari kerja paruh waktu dan bukan dari pendidikan manajemen hotel.
JH-Kyung berkata ia sudah mengalami banyak hal berat dan tidak mengingat hal2 seperti itu.

Intinya JH-Kyung beralasan amnesia haha, kehilangan ingatan selektif. Ada kehilangan ingatan seperti itu jika kau mempelajarinya dari internet, dan itu terjadi di banyak drama. (kaya Kim Joo Won dong )

Han Kang minta JH-Kyung pergi ke Hotel Seoul dan minta surat bukti kalau Yi Kyung benar2 pernah kerja di Hotel Seoul.

Han Kang memberikan waktu 1 jam dan uang untuk naik taksi. Han Kang bahkan minta diambilkan stop watch.
JH-Kyung bergegas pergi. Han Kang hanya geleng2 kepala.

JH-Kyung sampai di Hotel Seoul untuk meminta surat rekomendasi kerja. Ada yang mengenali Yi Kyung. Wanita itu heran, kenapa Yi Kyung hidup seperti itu, pura-pura tidak mengenalnya.

JH-Kyung keluar dari kantor dan ia mengamati bagaimana para staf hotel membawa minuman dan melayani tamu. Lalu ia melihat Min Ho.

JH-Kyung mengikuti Min ho, ia ingin tahu Min Ho mau kemana.


JH-Kyung mengamati lift yang dinaiki Min Ho, apa mau ke restoran? Tapi Min ho sudah lewat lantai 10, sedangkan resto di lantai 5.

Saat JH-Kyung masih bingung, In Jung datang, ia juga menunggu lift disamping JH-Kyung.

JH-Kyung hampir memanggil nama In Jung tapi menahan diri. Tidak boleh ada yang tahu siapa dia, ia sudah janji.
JH-Kyung melihat kalau kak Min Ho berhenti di lantai 18. Isinya hanya kamar-kamar saja.

In Jung masuk ke lift. JH-Kyung mengikutinya. Ia menekan lantai 20. Tapi In Jung menekan lantai 18, nah kok sama dengan Min Ho ya.

In Jung keluar dari lift dan JH-Kyung mengikutinya diam-diam.

In Jung sampai di depan kamar dan Min Ho keluar. Min Ho melihat sekeliling, lalu menarik tangan In Jung masuk ke dalam kamarnya. Oh bad guy!

JH-Kyung syok. Ia jalan ke arah kamar mereka dengan linglung, bagaimana ini bisa terjadi.
Ini memicu ingatan Ji Hyun sesaat sebelum ia kecelakaan. Flashback..

Ternyata, setelah Ji Hyun memilih gaun untuk pendamping pengantin untuk In Jung, ia minta ijin memakai gaun itu dan keluar.

Saat mobil Ji Hyun berhenti di lampu merah, ia melihat Min Ho di mobil bersama In Jung.

Min Ho mencium tangan In Jung dan memeluknya!

Ji Hyun tidak percaya, ia menangis, ini konyol, apa yang kulihat itu tidak benar, ini tidak bisa terjadi.

Ji Hyun terus saja menyetir dan bicara sendiri, ini tidak mungkin terjadi, ini tidak masuk akal. Shin Ji Hyun, apa yang kau lakukan? kenapa kau melakukan hal mengerikan ini? mencurigai mereka.
Ji Hyun berkata akan tanya langsung pada keduanya.

Ji Hyun menjatuhkan ponselnya, dia melepas sabuk pengaman-nya dan membungkuk untuk mengambilnya. Honey…no cellphone while driving please!
Saat itulah ia melihat pria yang jatuh dari motornya dan berusaha menghindarinya lalu menabrak truk.

JH-Kyung ingat semua itu dan ia jatuh di lantai hotel diluar kamar mereka.

JH-Kyung duduk disitu menangis dan gemetaran.

 

Tag:

heartstrings 15 final


-== Episode 15 ==-
“Biarkan Impianmu Membumbung Tinggi”
 
Lee Shin bersiap memetik gitarnya. Kyu Won tersenyum melihat Lee Shin. Setelah agak sedikit ragu, Lee Shin akhirnya mulai memetik gitarnya tetapi belum beberapa lama Lee Shin pun terduduk dan memegangi tangannya. Kyu Won sangat terkejut dan segera mendekati Lee Shin. Lee Shin berusaha menahan rasa sakitnya. Semua orang menghawatirkan keadaan Lee Shin dan ketika Kyu Won sudah dekat Lee Shin pun berpura-pura dengan mengatakan kalau perutnya sakit karena telah salah makan.
 
Kyu Won sangat khawatir kemudian mengajak Lee Shin untuk kerumah sakit tetapi tentu saja Lee Shin menolak ajakan Kyu Won. Apakah kau akan tetap melanjutkan pertunjukan, tanya Suk Hyun kepada Lee Shin. Iya jawab Lee Shin kemudian menyuruh teman bandnya untuk bersiap-siap. Wajah Kyu Won masih terlihat khawatir dan Yoon Soo menenangkan Kyu Won.
Lee Shin akhirnya melanjutkan performnya dengan menahan rasa sakit dan tidak menunjukkan sedikitpun rasa sakitnya kepada Kyu Won. Tetapi raut wajah Kyu Won masih tetap tidak tenang. “Aku kira ada hal yang sangat serius” kata Kyu Won. Suk Hyun mengatakan kalau Lee Shin baik-baik saja dengan mengatakan kalau Lee Shin sudah keluar dari ketegangan selama perform dan itu juga biasa terjadi pada Suk Hyu tetapi Kyu Won masih belum puas dengan penjelasan Suk Hyun. Lee Shin sukses dengan aksi panggungnya dan mendapatkan sambutan yang meriah dari penonton. Dan kyu Won terlihat seperti sedang mengingat sesuatu.
Setelah selesai perform, Lee Shin membasuh tangannya di kran dengan wajah yang muram. Suk Hyun, Yoon Soo dan Kyu Won menunggu Lee Shin. Tiba-tiba Kyu Won teringat ketika dijemput Lee Shin dan ketika berlari kearah Lee Shin, Kyu Won tersandung bajunya dan langsung terjatuh dan ditangkap Lee Shin kemudian Lee Shin ikut terjatuh dengan tangannya dibawah. Kyu Won jg mengingat ketika tangan Lee Shin di perban.
Kyu Won langsung berdiri dari duduknya tetapi Yoon Joo menyuruh kyu Won untuk duduk kembali. Kyu Won pun duduk dan menceritakan tentang kejadian ketika Kyu Won jatuh. Suk Hyun pun terkejut mendengarnya. Lee Shin pun kembali bargabung dengan Kyu Won, Suk Hyun dan Yoon Soo. “Apakah kau telat karena kau menyemprot pergelangan tanganmu dan kau diam dikamar mandi sampai tidak sakit lagi?” tanya Kyu won pada Lee Shin. Lee Shin menyangkal dan mengatakan kalau Lee Shin bertemu temannya dikamar mandi maka itu Lee Shin lama kembali. Lee Shin pun meyakinkan semuanya bahwa dia baik-baik saja. Kyu Won masih belum percaya dan melihat tangan Lee Shin. “Kalau kau ingin memegang tanganku maka kamu seharusnya minta izin” kata Lee Shin berusaha bercanda. Semuanya pun meninggalkan café.
 
Suk Hyun dan Yoon Soo berjalan berdua. Yoon Soo masih mengkhawatirkan keadaan Lee Shin. Suk Hyun mengatakan kalau Lee Shin pasti baik-baik saja. “Itu adalah tangan gitarnya, dia seharusnya tidak menyakiti tangannya” kata Yoon Soo sambil menghela nafas. “Apakah itu mengingatkanmu akan kecelakaanmu dulu?” tanya Suk Hyun. “Aku akan bohong kalau aku akan mengatakan tidak dan kecelakaan itu telah mengubah hidupku” jawab Yoon Soo. “Ini juga membuat kau kembali ke kampus dan akhirnya kauu bisa melihat aku. Mari kita berfikir positive. Lee Shin pasti akan baik-baik saja” kata Suk Hyun menenangkan Yoon Soo. Yoon Soo mengangguk dan Suk Hyun memberikan kekuatan kepada Yoon Joo.
Lee Shin berusaha memainkan gitarnya tetapi tangan Lee Shin tetap terasa sakit. Lee Shin diam dan kemudian merebahkan dirinya dikasur.
Sementara itu Kyu Won bertemu dengan direktur yang akan mengorbitkannya dan meminta Kyu Won untuk pergi ke Inggris untuk melihat pertunjukkan musikal, belajar vokal, jazz dance dan balet di Inggris dan membutuhkan waktu 6 bulan. Kyu Won mengkhawatirkan masalah sekolahnya. Direktur menyuruh untuk cuti dan apabila Kyu Won sukses maka Kyu Won akan sangat sibuk dan menyuruh Kyu Won untuk berhenti kuliah saja.
Tentu saja Kyu Won tidak mau karena Kyu Won ingin lulus kuliah dan walaupun belum tahu apakah bisa mewujudkannya tetapi Kyu Won ingin pertunjukkan musikal berdasarkan musik tradisional. Direktur suka dengan visi Kyu Won tetapi Direktur tetap menyuruh Kyu Won untuk cuti selama setahun. Kyu Won sedikit terkejut ketika mendengar kalau harus berangkat ke Inggris bulan depan.
Lee Shin memeriksakan tangannya ke dokter. Dokter mengatakan kalau Lee Shin mempunyai trauma dibagian pergelangan tangan dan menekan di bagian saraf. “Apakah aku harus terapi atau semacamnya?” tanya Lee Shin. “Aku rasa operasi adalah solusi yang terbaik” kata dokter. “Operasi? Jadi… apakah aku masih bisa bermain gitar setelah operasi?”, Lee Shin terlihat sangat cemas.
Lee Shin berjalan dengan gontai dan mengingat kata-kata dokter. “Meskipun kemungkinan efek sampingnya jarang tapi ada kasus dimana pasien kehiangan indera perabanya, dan rehabilitasi akan menjadi paling penting”, Lee Shin mengingat apa yag dikatakan oleh dokter. Lee Shin duduk dengan wajah yang murung dan dengan mata yang merah menahan tangisnya.
Kyu Won berusaha membujuk kakeknya untuk mengijinkan berangkat ke Inggris dan cuti kuliah selama setahun dan akan berangkat bulan depan. Kyu Won juga mengatakan akan sering terlambat pulang karena akan sedikit sibuk. Meliaht kakek diam saja Kyu Won mengatakan akan pergi ke luar negeri selama 6 bulan dan tidakkah kakek sedih sedikit saja. Kakek terus diam dan Kyu Won hanya bisa menghela nafasnya.
 
Jung Hyun tiba-tiba datang. Kakek langsung menyambut kedatangan Jung Hyun dan langsung menyuruh Jung Hyun untuk duduk. Kyu Won cemberut melihatnya. Akhirnya kakek bicara kepada Kyu Won. “Aku tidak perduli kalau kau pergi ke Amerika atau Inggris. Keluar” kata kakek kepada Kyu Won. Kyu Won cemberut dan keluar juga. Kakek tidak lupa menyuruh Kyu Won untuk membawakan Jung Hyun buah.
Mendengar Kyu Won akan pergi ke luar negeri, Jung Hyun merasa iri. Tetapi kakek mengatakan supaya Jung Hyun jangan iri karena penyanyi legendaris Lee Dong Jin ada disini. Kakek pun mulai menceritakan kalau sudah mendapat undangan dari 27 negara. “Sungguh?” tanya Jung Hyun. “Belajar musik tradisional dengan baik, sarapan di Perancis makan siang di Jerman, dan makan malam di Swiss” kata kakek dengan bangga.
Lee Shin termenung dikamarnya dan tersadar ketika HPnya berbunyi. Lee Shin berusaha tersenyum dan mengangkat HPnya yang ternyata dari Kyu Won. Kyu Won meminta Lee Shin keluar karena ada sesuatu yang ingi Kyu Won beritahu. Setelah menutup telepon, wajah Lee Shin kembali murung.
 
Kyu Won menunjukkan foto untuk paspornya dan bertanya apakah Lee Shin punya passport. Lee Shin mengatakan tentu saja punya dan pernah ke Eropa ketika masih di tingkat pertama. “Tidakkah terlihat aneh karena aku tidak tersenyum?” tanya Kyu Won. “Aku akan pulang dan melihat pelan-pelan. Biarkan aku menyimpannya satu” kata Lee Shin.
Kyu Won tersenyum kemudian terlihat sedih. “Kenapa kau tiba-tiba kelihatan sedih?” tanya Lee Shin. “Aku merasa bersemangat beberapa detik tetapi kemudian aku mengingat kau dan aku merasa sedih “ kata Kyu Won. “Ada internet, video chat dan semuanya, kenapa harus sedih” kata Lee Shin menenangkan Kyu Won. Lee Shin menggoda Kyu Won dengan mengatakan kalau Kyu Won terlihat sangat menyukai Lee Shin. Kyu Won cemberut dan mengatakan kalau Lee Shin bahkan tidak merasa sedih karena tidak akan bisa melihat Kyu Won diwaktu yang lama. Tidak terlalu kata Lee Shin dan sukses membuat Kyu Won cemberut. Lee Shin pun tersenyum kemudian memegang tangan Kyu Won.
Kyu membereskan barang-barang dikamarnya. Ayah Kyu Won masuk kekamar Kyu Won dan bertanya apakah Lee Shin tidak mencegah Kyu Won pergi. Kyu Won mengatakan tidak malah Lee Shin terlihat bersemangat dan sedikit membuat Kyu Won marah. Ayah Kyu Won membela Lee Shin kalau sebenarnya Lee Shin hanya berusaha kelihatan baik-baik saja.
 
Dikamarnya, Lee Shin berusaha memainkan gitarnya tetapi tangan Lee Shin langsung sakit. Lee Shin memegang tangannya kemudian hanya bisa menghela nafas dengan berat.
Suk Hyun dan Yoon Soo menghadap Kepala Universitas di kampus. Suk Hyun akan pergi ke luar negeri untuk menyutradarai pertunjukkan dan akan membutuhkan waktu satahun, tetapi apabila sudah terbiasa maka akan tinggal disana. Kepala Universitas mengatakan Suk Hyun boleh tinggal lama tetapi harus tetap kembali. Suk Hyun dan Yoon Soo tersenyum mendengar kata-kata Kepala Universitas.
Joon Hee mengajak Hee Joo minum es. Joon Hee mengatakan kalau es akan mendinginkan mulut Hee Joo. Kemudian Joon Hee mengatakan kalau tidak akan pergi ke café lagi untuk perform dan akan sering bisa bertemu dengan Hee Joo. Hee Joo terkejut dan Joon Hee menjelaskan karena Lee Shin memutuskan untuk istirahat karena Kyu Won akan pergi ke Inggris dan tidak ada yang menarik perhatian Lee Shin lagi. Melihat Hee Joo sedih, Joon Hee menghibur Hee Joo kalau Hee Joo akan lebih baik dari Kyu Won apabila Hee Joo sudah sembuh nanti.
 
Kyu Won dan teman-temannya di Windflower berkumpul. Teman-teman Kyu Won merasa iri kalau nanti Kyu Won bisa naik bus 2 tingkat dan akan melihat London Brigde. Kyu Won mengatakan tidak akan punya waktu tour karena jadwalnya yang sangat padat dan karena dalam bahasa Inggris Kyu Won merasa akan sangat sulit untuk mengerti.
Kyu Won merasa tidak enak kepada teman-temannya karena akan sangat sibuk dan tidak punya waktu. Teman-teman Kyu Won mengerti dan senang kalau Kyu Won punya banyak waktu dengan Lee Shin. Kyu Won hanya tersenyum mendengarnya. Tiba-tiba salah satu teman Kyu Won memberitahu kalau Lee Shin berhenti menyanyi di café. Kyu Won terkejut mendengarnya. Teman Kyu Won mengatakan kalau Stupid Band berhenti dan mungkin Lee Shin tidak memberitahu Kyu Won karena ingin memberi kejutan.
Lee Shin kembali menemui dokter. Dokter bertanya apakah Lee Shin sudah memutuskan untuk menjalani operasi. Lee Shin menyetujuinya tapi dia meminta waktu 1 bulan sebelum operasi. Dokter menolak karena itu waktu yang terlalu lama dan tangan Lee Shin bisa menjadi mati rasa. Tetapi Lee Shin tetap kukuh pada pendiriannya bahwa dia ingin operasinya dilakukan 1 bulan kemudian (saat Kyu Won sudah pergi keluar negeri).
 
Suk Hyun dan Yoon Soo keluar bersama dari dalam gedung kampus. Sebelum pergi Suk Hyun ingin mengajak Yoon Soo jalan jalan berkeliling kampus karena mereka pasti akan merindukannya (karena mereka akan keluar negeri selama 1 tahun). Sebelum mereka berkeliling kampus Suk Hyun minta waktu pada Yoon Soo untuk menemui seseorang. Suk Hyun pun menghubungi seseorang.
Suk Hyun menunggunya di sebuah ruangan, ternyata orang yang dihubungi Suk Hyun adalah Lee Shin. Lee Shin bertanya ada apa Suk Hyun memintanya untuk bertemu sedangkan dia sangat sibuk karena akan pergi keluar negeri. Suk Hyun membual berkata kalau dia memang sangat sibuk, tapi sebelum dia pergi dia ingin memastikan sesuatu karena hal ini telah membuatnya resah. Wajah Suk Hyun berubah serius, dia lalu meraih pergelangan kiri Lee Shin dan menggenggamnya erat erat. Kontan Lee Shin langsung kesakitan. Suk Hyun pun langsung melepaskan tangannya. Suk Hyun bertanya pada Lee Shin apa yang terjadi pada pergelangan tangannya. Lee Shin menjelaskan kalau cedera di pergelangan tangannya mengenai sarafnya dan dia harus menjalani operasi. Suk Hyun menghela nafas lalu bertanya apakah Lee Shin masih bisa bermain gitar. “Awalnya pasti akan sulit. Meskipun kemungkinannya sangat rendah, aku tidak berfikir siapapun akan menyadarinya”. Suk Hyun bertanya kapan operasi akan dilakukan. Lee Shin menjawab dalam waktu 1 bulan. Suk Hyun heran kenapa harus menunggu begitu lama, “Apa itu ketika Kyu Won berangkat?”. Lee Shin berkata kalau Suk Hyun tidak boleh memberitahu Kyu Won tentang masalah ini, karena jika Kyu Won tahu maka dia tidak akan jadi berangkat.
Suk Hyun bisa mengerti keinginan Lee Shin. Lalu Suk Hyun memberi semangat pada Lee Shin agar dia tidak terlalu khawatir akan operasinya. “Dokter biasanya memberitahu pasien hasil terburuk hanya untuk menakut nakuti saja. Semua akan berjalan baik baik saja” ucap Suk Hyun. Lee Shin tersenyum dan pamit pada Suk Hyun karena dia harus bertemu dengan Kyu Won.

Kyu Won bertemu dengan Lee Shin disebuah cafe. Kyu Won menunjukkan tiket pesawatnya pada Lee Shin. Lee Shin mengambil tiket itu dan melihatnya, dia berkata sekarang dengan melihat tiket itu dia merasa semuanya benar benar nyata. Kyu Won bertanya apakah Lee Shin sekarang merasa sedih, Lee Shin mengangguk. Tak lama pesanan es krim mereka siap, Lee Shin berkata dia akan mengambilnya. Saat Lee Shin membawanya ternyata tangannya terasa sakit lagi dan tidak kuat menopang gelas es krim tersebut, dia menjatuhkannya ke lantai yang membuat gelas itu pecah dan es krimnya tercecer di lantai. Kyu Won yang melihatnya kaget dan panik, dia buru buru menghampiri Lee Shin yang berjongkok sambil memegangi pergelangan tangan kirinya.
 
Begitu Kyu Won datang Lee Shin buru buru menutupi rasa sakitnya, dia bangkit dan beralasan kalau gelasnya basah dan terlepas begitu saja dari tangannya, tapi Lee Shin terus memegangi tangannya yang sakit. Kyu Won melihatnya, lalu buru buru Lee Shin menyembunyikan tangannya dibelakang badannya. “Terakhir kali, tanganmu terluka karena aku kan?” tanya Kyu Won. “Karena kau tidak bisa bermain gitar, oleh karena itu kau berhenti dari cafe kan?” Kyu Won semakin panik. Lee Shin menjawab sambil tersenyum kalau dia hanya ingin beristirahat. Kyu Won semakin curiga dengan luka di tangan Lee Shin.
Di kamarnya Kyu Won merenungkan semua hal yang terjadi dengan Lee Shin. Saat tidak sengaja Kyu Won menginjak Hanboknya dan jatuh menimpa Lee Shin, saat di cafe Lee Shin bermain gitar dan tiba tiba berhenti karena kesakitan, ucapan teman temannya di Windflower yang mengatakan kalau Stupid Band tidak akan tampil lagi di cafe,  dan peristiwa di cafe es krim yang baru saja dia lihat langsung. Semua itu semakin membuat Kyu Won yakin kalau ada sesuatu terjadi pada pergelangan tangan Lee Shin.

Esoknya Kyu Won menemui direktur yang akan merekrutnya ke luar negeri dan meminta maaf kalau Kyu Won tidak bisa berangkat. Direkur agak kesal pada Kyu Won karena semua persiapan Kyu Won untuk ke Inggris sudah beres tiketpun sudah dibeli,  tapi Kyu Won bersikeras dan berkata kalau dia akan bertanggung jawab atas semua kerugiannya. Direktur menanyakan alasan kenapa Kyu Won tiba tiba memutuskan untuk tidak jadi berangkat. “Sekarang, ada seseorang yang membutuhkan aku di sisinya” jawab Kyu Won. Direktur itu kembali bertanya apakah Kyu Won tidak akan menyesal. Kyu Won menjawab dengan mantap kalau dia tidak akan menyesal.

Kyu Won menunggu Lee Shin di taman biasa. Setelah Lee Shin datang Kyu Won berkata kalau dia sudah memutuskan untuk tidak pergi ke Inggris, mendengar hal itu Lee Shin menatap tajam ke arah Kyu Won. Lee Shin bertanya kenapa Kyu Won melakukan hal itu. “Bukankah kau terluka karena aku? Jadi bagaimana bisa aku meninggalkanmu seperti ini?” ujar Kyu Won.
Lalu dia menanyakan apakah Lee Shin sudah pergi kerumah sakit dan apa kata dokternya. Lee Shin hanya terdiam dengan raut wajah yang sulit ditebak. Kyu Won membuyarkan lamunan Lee Shin, Lee Shin berkata kalau tangannya sudah baikan. Lalu tiba tiba Lee Shin berkata agar mereka putus saja. Kyu Won berfikir Lee Shin bercanda, Kyu Won mencoba meyakinkan lagi pendengarannya. Lee Shin menatapnya dan berkata “Ayo kita putus” pelan tapi sangat dalam maknanya. Kyu Won bertanya kenapa tiba tiba Lee Shin berkata seperti itu. “Dalam sudut pandang yang berbeda, perasaanku padamu mungkin berubah. Sejujurnya, aku tidak yakin bisa menunggumu” ujar Lee Shin yang tak sanggup menatap Kyu Won. “Apa kau serius?” tanya Kyu Won. Lee Shin mengangguk lemah. Kyu Won seperti kehilangan jiwanya, dia mematung menatap Lee Shin tidak percaya. Lee Shin kemudian mengambil ponselnya dan melepaskan gantungan teddy bear gayageumnya, Kyu Won memandanginya. Lee Shin menyerahkan gantungan itu tapi Kyu Won tidak merespon apapun, akhirnya Lee Shin menaruh gantungan itu di bangku. “Maafkan aku” ujarnya seraya bediri hendak meninggalkan Kyu Won.

Melihat Lee Shin yang hendak meninggalkannya Kyu Won buru buru bangkit dan meraih tangan Lee Shin. Lee Shin berhenti dan berbalik seraya melepaskan pegangan tangan Kyu Won dari tangannya (T_T).
 
Kyu Won akhirnya tidak sanggup membendung air matanya, dia menatap kepergian Lee Shin dengan hati perih (backsound : I Miss U-JYH).
 

Dikamarnya Kyu Won memandangi gantungan teddy bear couplenya sambil terus menangis, begitu juga Lee Shin dikamarnya memandangi foto Kyu Won yang dia minta.

Lee Shin pun meneteskan air matanya memikirkan Kyu Won. (Sebenarnya hatinya pun berat berpisah sama Kyu Won tapi semua untuk masa depan Kyu Won juga, aigoooo Shin~ah udah sama aku aja cup cup cup^^~tHa)
 

Kyu Won akhirnya memutuskan untuk tetap pergi ke Inggris. Ayah mengantarnya ke kantor direktur, ayah menyesal karena tidak bisa mengantar Kyu Won ke bandara. “Aku akan menelepon ayah setelah aku sampai. Jangan berdebat dengan kakek. Jangan hanya membuat ramen dan pastikan ayah memasak makanan” pesan Kyu Won pada ayahnya. Ayah juga berpesan agar Kyu Won makan dengan baik. Kyu Won meminta agar ayahnya jangan khawatir padanya karena Kyu Won mampu beradaptasi dengan cepat dimanapun dia berada. Ayah meraih tangan Kyu Won lalu Kyu Won pamit pada ayahnya dan naik ke mobil direktur.
Direktur berkata ketika Kyu Won sampai di bandara nanti akan ada seseorang yang akan menjemputnya jadi direktur meminta Kyu Won agar tidak khawatir. Kyu Won mengangguk. Lalu dia membuang pandangan ke luar jendela dengan raut muka sedih lalu memandangi langit.

Lee Shin sudah berada di rumah sakit untuk operasi ditemani ibunya. Lee Shin bertanya pada ibunya apakah ibunya mengatakan sesuatu pada Kyu Won. “Dia pergi tanpa tahu apa apa” jawab Ibu Lee Shin. Lee Shin mencoba tersenyum tapi dia tidak mampu lalu mengalihkan pandangannya keluar jendela.
== Satu Tahun Kemudian ==

Disebuah toko musik banyak masyarakat yang berburu CD seorang penyanyi wanita berjudul “Album Musikal Lee Kyu Won”. Di tempat lain Kyu Won sedang mengadakan press conference tentang peluncuran album barunya yang menempati urutan pertama tangga lagu. “Ada banyak kekurangan, tapi begitu banyak orang masih menyukainya. Aku sangat berterimakasih kepada semua orang” ucap Kyu Won sambil tersenyum. Wawancara pun terus berlanjut.
 

Di cafe ibu Lee Shin dan ayah Kyu Won bertemu. Ayah Kyu Won bertanya kenapa ibu Lee Shin ingin bertemu dengannya. Ibu Lee Shin berkata kalau dia mendapat promosi jabatan menjadi kepala editor. Ayah Kyu Won sangat bangga akan hal itu. Ternyata ibu Lee Shin ingin mengajak ayah Kyu Won bekerja sama dan membantunya di jabatannya yang baru ini, ibu Lee Shin merajuk manja pada ayah Kyu Won dan ayah Kyu Won tidak bisa mengatakan tidak.
Ayah Kyu Won juga menanyakan kabar Lee Shin. “Jauh lebih baik. Dia selalu berlatih gitar” jawab ibu Lee Shin. Ayah Kyu Won khawatir sekali pada Lee Shin. Ibu Lee Shin berpesan pada ayah Kyu Won, “Kyu Won benar benar tidak boleh tahu tentang operasi itu. Lee Shin takut akan menjadi seperti ini. Itulah kenapa dia menyimpan rahasia ini dari Jung Hyun”. Ayah Kyu Won berkata kalau Lee Shin terlalu banyak khawatir, lalu ayah Kyu Won bertanya kenapa mereka putus. Ibu Lee Shin pun tidak tahu apa alasannya karena Lee Shin tidak pernah bercerita padanya.
 

Lee Shin terus berlatih gitar di dalam kamarnya. Jung Hyun masuk ke kamar Lee Shin dan bilang salah satu temannya bertanya kapan Lee Shin akan kembali tampil di cafe. Lee Shin berkata agar teman Jung Hyun bersabar. Jung Hyun heran kalau Lee Shin tidak tampil kenapa dia selalu berlatih. Jung Hyun juga berkata bukan hanya temannya yang menunggunya tapi juga ada banyak orang dan meminta kakaknya agar segera kembali tampil di cafe. Jung Hyun berpamitan pada kakaknya karena hari ini Jung Hyun ada latihan musik tradisional.
 

Dengan memakai Hanbok Jung Hyun duduk dihadapan guru musik tradisional pilihan kakek. Guru itu menerangkan banyak hal tentang masa lampau ke Jung Hyun. Lalu Jung Hyun pun mengulang apa yang dikatakan guru itu. Tiba tiba kakek masuk dan berkata kalau apa yang diucapkan Jung Hyun salah. Kakek memarahi guru tersebut, lalu kakek hendak bercerita tentang dirinya pada usia 15 tahun tapi langsung di potong oleh Jung Hyun yang melanjutkan kata kata yang hendak kakek ucapkan (hahaha Jung Hyun sampe apal^^). Guru musik tradisional itu tersenyum dikulum. Karena malu kakek mencoba mengalihkan pembicaraan tapi Jung Hyun adalah Jung Hyun, kakek pun dibuat mati kutu oleh gadis remaja ini.
 
Suk Hyun dan Yoon Soo kembali dari luar negeri, mereka dijemput oleh Soo Myung di bandara. Soo Myung yang sangat merindukan Suk Hyun hendak memberikan ucapan selamat datang dengan pelukan tapi ditolak oleh Suk Hyun. Mereka lalu bergegas menuju ke parkiran. Suk Hyun kembali berulah seperti saat dia pertama kali datang ke Korea. Suk Hyun menolak naik mobil Soo Myung, “Yak! Kau ingin kami naik mobil rusak ini? Sudah 1 tahun dan kau belum meningkatkan apapun?” tanya Suk Hyun. “Ada sesuatu” ujar Soo Myung sambil dengan bangga mengeluarkan handphonenya dan menunjukkan wallpapernya yang berisi fotonya dan Sa Rang. Yoon Soo tertawa melihatnya. Soo Myung tertawa mengejek dan berkata kalau dia adalah kekasihku, “Apa kau punya kemajuan dengan cinta?”. Yoon Soo mencoba membela Suk Hyun dengan berkata kenapa Soo Myung tidak datang bersama Sa Rang. Soo Myung menjawab kalau Sa Rang mengurus cafe karena owner Goo pergi berziarah ke San diego minggu lalu.
Ibu Hee Joo di buat kesal dengan surat kabar yang memuat berita tentang Kyu Won. Hee Joo berkata lebih baik ibu tidak membacanya. Ibu menyuruh Myung Joo agar melakukan yang terbaik. “Tapi jika aku tidak lulus audisi bagaimana?” tanya Myung Joo. Ibu berkata kalau dia tentu saja akan ikut terlibat dalam hal itu (audisi). Hee Joo tidak setuju, dia meminta agar ibunya tidak ikut campur seperti sebelumnya. Ibu menanyakan berat badan Myung Joo. “Audisi pertunjukan perayaan ulang tahun sekolah akan segera di mulai kenapa kau masih terlihat seperti itu (gemuk)?” tanya Ibu. “Hari ini aku akan mulai diet ala Angelina Jolie, jadi ibu tidak usah khawatir” jawab Myung Joo. “Kali ini kita harus kerjasama, jika kau menjadi seperti kakakmu aku akan benar benar marah” ucap ibu.
 
Doesen Im sedang berbicara dengan dosen Kim, ”Kali ini, kita harus mendukung siswa tahun pertama dari kelas drama Han Myung Joo, apa kau mengerti?“. “Adik Han Hee Joo?” tanya dosen Kim. “Penampilan Han Hee Joo tidak buruk dan dia mempunyai kemampuan tapi Myung Joo… itu …” dosen Kim tidak bisa melanjutkan perkataannya. Dosen Im meneruskan pembicaraannya, bulan ini setiap orang akan di evaluasi tidak peduli apa, tahun ini aku masih kepala departemen. “Apa istri Kepala Universitas memberi perintah?” tanya dosen Kim. “Tentu saja aku sudah mendiskusikannya dengan istri Kepala Universitas. Selain itu, kami menyiapkan produksi yang cocok untuk Myung Joo. Kita siap melakukannya seperti terakhir kali” jawab Dosen Im. Dosen Kim kemudian bertanya “Namun jika orang seperti Lee Kyu Won tiba tiba muncul, apa yang kita lakukan?“. “Meskipun demikian Kim Suk Hyun tidak ada di sini“ ucap Dosen Im. Ketika sedang tertawa karena kali ini mereka tidak akan di kacaukan lagi oleh Kim Suk Hyun tiba tida ada orang yang menyapa mereka berdua. Dan dia adalah Kim Suk Hyun serta profesor Yoon Soo otomatis mereka terkejut, Suk Hyun heran kenapa mereka terkejut seperti itu.
“Kau kembali?” tanya dosen Im. Iya kami di sini untuk memberi salam pada Kepala Universitas jawab Yoon Soo. Mereka berlalu. Dosen Kim bilang kali ini dia tidak mau terlibat lagi dengan Han Myung Joo. Aku ingin kemampuanku sendiri untuk melewati evaluasi ini. *wkwkwk*
 
Suk Hyun dan Yoon Soo berada di ruang kepala sekolah. “Tak ada hadiah? Kalian benar benar datang dengan tangan kosong?” tanya Kepala Universitas. Kami belum membongkar barang barang kami, kami datang ke sini lebih dulu untuk menemui anda jawab Suk Hyun malu, “Tternyata Kepala Universitas Seni Budaya begitu menekankan oleh oleh” ucap Suk Hyun, Yoon Soo hanya tersenyum mendengarnya. *Hahaha*
Kepala sekolah meminta agar mereka ikut andil dalam perayaan sekolah tahun ini. “Apa anda lupa apa yang terjadi tahun lalu?“ tanya Suk Hyun. “Benar memberimu tanggung jawab membuatku sakit kepala” kata Kepala Universitas. “Produksi Suk Hyun sekarang sudah selesai pak” kata Yoon Soo. “Aku tahu akan seperti ini, silahkan gunakan siswa kami untuk ikut serta. Banyak dari mereka mempunyai kemampuan besar” kata Kepala Universitas. “Apa kau sudah mendengar berita tentang Kyu Won?” tanya Kepala Universitas.
Kyu Won sedang berlatih dance di ruang latihan *Dancenya keren. Hebat deh Park Shin Hye ini*. Kemudian Suk Hyun datang, “Yaa siapa ini? Apa ini Kyu Won yang tidak bisa melakukan split setahun yang lalu? Kau orang yang sama sekali berbeda sekarang“. Seperti biasa Suk Hyun selalu mengacak acak rambut Kyu Won namun kali ini Kyu Won bisa menghindar. Ahhh jadi sekarang kau seorang bintang (yang rambutnya tidak boleh di acak acak) tapi tetap saja Suk Hyun mengacak acaknya. “Sutradara kau sama sekali tidak berubah“ kata Kyu Won.
Mereka duduk bersama di ruangan itu. “Kyu Won apa segala sesuatunya antara kau dan Lee Shin baik?“ tanya Suk Hyun. “Kami putus“ jawab Kyu Won. Suk Hyun bertanya sejak kapan. “Setelah sutradara berangkat ke Amerika. Karena aku Lee Shin terluka, aku tidak menyadari hal itu dan masih ingin pergi ke Inggris. Dia mungkin berfikir aku sangat jahat. Pada awalnya aku tidak bisa mengerti setelah aku tinggal sendirian akhirnya aku mengerti“ terang Kyu Won. “Sebagai seorang pria, dia benar benar picik, aku akan berurusan dengan dia besok” ucap Suk Hyun. “Apa dia masih tampil di cafe?” tanya Suk Hyun. “Tidak, sejak saat itu dia tidak pernah kembali” jawab Kyu Won. Dia kelihatan sedih.
Suk Hyun lalu menunjukan proposal produksi yang akan di garapnya. “Lihatlah, jika kau ingin berpartisipasi beri tahu aku. Ini adalah bahan untuk pertunjukan musim dingin mendatang” kata Suk Hyun. “Benarkah” tanya Kyu Won antusias. “Kau tidak bisa berpartisipasi hanya karena kau ingin, kau juga harus audisi” Suk Hyun menerangkan. “Aku tahu, apa koreografernya professor Yoon Soo?” tanya Kyu Won. Suk Hyun mengiyakan, “Keterampilannya meningkat banyak setelah tinggal di Amerika selama satu tahun memberikan waktu sedikit lagi, dia bisa menjadi lebih terkenal dari aku”.
“Lalu bagaimana dengan musik?” tanya Kyu Won. “Aku ingin membiarkan Lee Shin yang melakukannya” jawab Suk Hyun. Raut wajah Kyu Won berubah. Kemudian dia kembali tersenyum, “Lakukan saja, jangan khawatir tentang aku“ terang Kyu Won. “Kau benar benar baik baik saja?” Suk Hyun meyakinkan. “Ya, aku baik baik saja” tegas Kyu Won.
Suk Hyun menemui Lee Shin di cafe, “Apa operasinya lancar” Aku dengar kau tidak tampil di cafe lagi” tanya Suk Hyun. “Keterampilanku tidak lagi sama seperti sebelumnya, jadi aku masih berlatih, jangan khawatir“ jawab Lee Shin. Suk Hyun bilang sepertinya Kyu Won tahu tentang cidera yang dialami Lee Shin, “Apakah dia juga tahu tentang operasinya?”. Lee Shin menjawab kalau Kyu Won masih belum tahu tentang operasinya. “Apa kau takut kalau Kyu Won tahu tentang operasimu dia tidak akan pergi ke Inggris? Jadi kau sengaja menghindarinya kan? Apa aku benar?” cecar Suk Hyun.
Lee Shin hanya tersenyum dia bilang apa sekarang hal ini penting, semuanya sudah berakhir. Suk Hyun bertanya apakah Lee Shin ingin agar Suk Hyun membantunya. “Tidak, aku sudah selesai dengan semuanya” kata Lee Shin, “Kau harus merahasiakannya dari Kyu Won” lanjutnya. “Baiklah, aku juga tidak ingin ikut campur dengan urusan cintamu” jawab Suk Hyun.
Suk Hyun menunjukan proposalnya siapa tau Lee Shin punya lagu yang cocok untuk produksi kali ini. Lee Shin bilang kalau dia punya beberapa komposisi. Ketika Suk Hyun bilang kemungkinan kali ini Lee Shin akan kerjasama dengan Kyu Won ekspresinya langsung berubah. *Kasihan pasangan ini*
Suk Hyun dan Yoon Soo mengunjungi cafe, di sana banyak yang merindukan mereka. Mereka merayakan ini dengan minum bersama. Mereka bertanya apakah Suk Hyun kesini untuk melakukan pentas musikal lagi. Kemudian Hee Joo menambahkan apakah Suk Hyun sudah memutuskan memilih Kyu Won sebagai aktris utamanya. Suk Hyun bilang kalau kepribadiannya tidak akan berubah hanya dalam satu tahun. Maksudnya dia tidak akan memilih Kyu Won menjadi pemeran utama tanpa audisi terlebih dahulu. “Jadi kapan audisinya, apa Kyu Won juga datang?“ tanya Hee Joo. “Kenapa, apa kau ingin bersaing dengannya lagi?” tanya Suk Hyun. “Tentu saja” jawab Hee Joo. “Kali ini eonni pasti akan menang aku akan mendukungmu“ tambah Joon Hee yang duduk di samping Hee Joo dan menggenggam tangannya. *Mereka udah pacaran kayanya*. Mereka bertanya siapa komposernya, Suk Hyun bilang kalau Lee Shin sedang mengerjakannya.
“Kalau begitu berarti Lee Shin dan Kyu Won akan bekerja sama. Kyu Won dan Lee Shin sangat menyedihkan. Aku berharap mereka bisa mulai berkencan lagi” kata Bo Woon.
 
Kyu Won sedang membaca naskah musikal yang diberikan Su Hyun dia mencari tahu tentang puisi yang ada di dalamnya. Saat mencari buku dia lemarinya Kyu Won melihat piringan hitam milik ayah Lee Shin yang dulu diberikan kepadanya. Kyu Won berniat mengembalikan piringan hitam itu kepada Lee Shin. Dia mondar mandir di depan pintu rumah Lee Shin. Lee Shin muncul dari belakang, “Kenapa kau di sini?” tanya Lee Shin. “Aku ingin mengembalikan ini kepadamu. Aku bisa memberikannya pada Jung Hyun, seharusnya aku mengembalikan padamu sebelumnya, setelah aku putus denganmu, aku segera pergi ke Inggris dan ketika aku kembali aku sangat sibuk aku tidak memiliki kesempatan untuk mengembalikannya padamu” terang Kyu Won. Lee Shin hanya menyuruh Kyu Won pulang dan kemudian dia masuk ke rumah.

 

Di kamar mereka masing masing, Lee Shin dan Kyu Won memikirkan apa yang sekarang terjadi antara mereka. Lee Shin dan Kyu Won menangis, terlihat jelas kalau mereka masih sangat saling mencintai satu sama lain.

Suk Hyun kembali bertemu dengan Lee Shin di cafe. “Naskahmu bagus“ kata Lee Shin. “Bagaimana bisa aku menulis sesuatu yang membosankan” kata Suk Hyun. Lee Shin memberikan beberapa lagu buatannya, “Jika ada lagu yang sutradara sukai silahkan menggunakannya, aku tidak akan ikut berpartisipasi”. Suk Hyun bertanya kenapa, “Apa karena Lee Kyu Won? Lee Kyu Won sudah mengatakan dia baik baik saja, jangan terlalu banyak berfikir dan bekerja sama saja”. Tapi Lee Shin tetap tidak bisa, dia meminta maaf dan meminta Suk Hyun untuk mendengarkan CD nya dan nanti dia akan tahu kenapa Lee Shin tidak bisa ikut, “Karena pada bagian gitarnya tidak begitu sempurna, aku tidak ingin mendengar kritik dari orang lain”. Suk Hyun tidak bisa berkata apa apa lagi jika Lee Shin sudah memutuskan seperti itu.

 
Suk Hyun menemui Kyu Won di tempat latihan dance, “Apa kau sudah membaca naskahnya?” tanya Suk Hyun. “Sudah, itu sangat menarik, aku harus jadi pemeran utamanya” pinta Kyu Won. “Jangan berpikir kalau itu mudah, Han Hee Joo juga akan ikut audisi ini” kata Suk Hyun. “Apa kau pikir aku takut? Aku bukan Kyu Won yang sama dari sebelumnya, biarkan Hee Joo ikut dan aku akan siap” tantang Kyu Won. “Sepertinya akan menjadi audisi yang menarik, aku harus cepat mengaturnya, aku tidak bisa menunggu” kata Suk Hyun. Kemudian Kyu Won bertanya apakah Suk Hyun sudah bertanya kepada Lee Shin, “Apa dia akan ikut berpartisipasi?. Suk Hyun menjawab kalau Lee Shin sangat bertentangan dan tidak akan ikut berpartisipasi. Kyu Won bertanya kenapa tidak ikut, “Apa karena aku?”. Suk Hyun bilang itu bukan karena Kyu Won, “Saat pria tidak puas dengan sesuatu mereka bisa menahan lebih lama dari wanita”. Kyu Won sedih mendengarnya.

Lee Shin sedang berlatih gitar di ruang latihan musik. Sesekali dia merasakan nyeri di pergelangan tangannya. Tak lama member Stupid Band yang lain datang dan terkejut melihat kehadiran Lee Shin di ruang latihan mereka. Joon Hee bertanya kapan mereka akan mulai tampil lagi di cafe. Lee Shin bilang mereka masih belum bisa tampil. Walau begitu semua member senang karena Lee Shin sudah datang ke sana dan mereka meminta Lee Shin untuk datang lebih sering. Lalu handphone Lee Shin berbunyi. Tadinya Lee Shin enggan menjawabnya tapi dia tidak mau teman temannya curiga.
Lee Shin keluar untuk menjawab telepon dari Kyu Won. Dalam teleponnya Kyu Won berkata bahwa ada sesuatu yang ingin dia beritahu. Lee Shin tanya ada apa. Kyu Won menjawab kalau dia akan memberitahukannya saat mereka bertemu.
Yoon Soo dan Suk Hyun tengah duduk di halaman rumah Yoon Soo sambil minum kopi. Yoon Soo tanya apa tidak sebaiknya mereka mengatakan yang sebenarnya pada Kyu Won. Suk Hyun malah menjawab jika mereka mengatakan yang sebenarnya sekarang apa itu bisa membantu. “Aku pikir aku mengerti perasaan Lee Shin, terakhir kali itu terjadi semua orang terus bertanya tentang keadaanku, hal itu membuatku semakin terasa tercekik. Meskipun aku tahu semua orang peduli padaku, tetapi tekanannya terlalu besar, dibandingkan dengan hal itu aku takut kau akan mendengar tentang aku, itulah yang aku khawatirkan” cerita Yoon Soo. “Ya, setelah aku mengetahuinya, aku minum banyak anggur” komentar Suk Hyun sambil terkekeh. “Tidak mengatakannya pada Kyu Won akan lebih baik” lanjut Suk Hyun, Yoon Soo mengangguk setuju.
Suk Hyun bertanya apa Yoon Soo lapar, Suk Hyun meminta Yoon Soo mengatakan apa yang ingin Yoon Soo makan, karena Suk Hyun akan membuatkannya. Yoon Soo tertawa mendengarnya. Suk Hyun menyalakan Ipad-nya dan mulai mencari menu makanan di internet, ia meminta pendapat Yoon Soo untuk setiap jenis makanannya. Yoon Soo sedikit ragu Suk Hyun mampu membuatnya. Suk Hyun malah merasa kalau Yoon Soo meremehkanya. Yoon Soo juga berkata kalau akan lebih baik jika ada musik. “Aku tahu akan seperti ini, jadi aku sudah mempersiapkan sebelumnya” kata Suk Hyun lalu menyalakan media player Ipadnya, Suk Hyun menyerahkan Ipadnya pada Yoon Soo. Suk Hyun meminta Yoon Soo memberitahu apa yang ingin dimakannya. Yoon Soo tertawa dan mengucapkan terima kasih.
Kyu Won dan Lee Shin bertemu di cafe. “Apa yang ingin kau katakan?” tanya Lee Shin dingin. “Aku mendengar bahwa kau tidak ingin berpartisipasi dalam produksi sutradara” kata Kyu Won. “Mmmmm..” jawab Lee Shin membenarkan. “Apa alasanmu?” tanya Kyu Won. “Hanya karena aku tidak ingin” jawab Lee Shin singkat. “Jangan memberi aku jawaban seperti itu, jujurlah apa karena aku?” taya Kyu Won, Lee Shin terdiam tidak menjawabnya. “Apa benar seperti itu?” tanya Kyu Won yang menyadari arti kediaman Lee Shin. “Tapi ini adalah masalahmu, aku akan mencoba yang terbaik untuk menghindarimu. Mari kita bekerja sama” kata Kyu Won, Lee Shin menatap Kyu Won. “Kau pikir kau siapa?” tanya Lee Shin sarkatis. “Aku hanya merasa lebih baik jika kita bekerja sama” jawab Kyu Won. “Aku tidak ingin, aku tidak akan berpartisipasi didalamnya, jangan mengganggu aku lagi” jawab Lee Shin.
Lee Shin bangkit dan meninggalkan Kyu Won yang terdiam ditempatnya. Sementara itu, mata Kyu Won mulai berkaca-kaca.
Kyu Won ditemani Bo Woon datang ke Cafe, Soo Myung mengantarkan minuman untuk mereka. Soo Myung tanya apa yang terjadi hingga Kyu Won datang untuk minum di tengah hari. Kyu Won tidak menjawab, dia malah langsung menenggak Soju dari botolnya. Bo Woon yang melihatnya bertanya apa sesuatu yang buruk terjadi. “Hari ini aku harus minum banyak, kau yang bertanggung jawab sampai akhir, mengerti?” tunjuk Kyu Won pada Bo Woon. “Aku harus tahu apa yang terjadi sebelum aku memutuskan apa aku harus bertanggung jawab. Sebenarnya apa yang terjadi? Katakan saja padaku” desak Bo Woon. “Cha Bo Woon, aku sedang tidak mood membicarakan hal ini ” jawab Kyu Won kembali meneguk Sojunya, Soo Myung menyenggol bahu Bo Woon dan menggelengkan kepalanya memberi isyarat agar Bo Woon tidak bertanya lagi.
Sementara Itu Lee Shin tengah berbaring di ranjangnya, saat Jung Hyun masuk kekamarnya untuk memberitahu kalau ibunya ingin Lee Shin keluar untuk makan buah. Tapi Lee Shin diam saja tidak merespon apapun, matanya terlihat sedikit berkaca-kaca.
Jung Hyun keluar dan menemui ibunya. “Dimana kakakmu?” tanya Ibu.”Tidak tahu sepertinya dia ingin sendiri, setelah putus dengan Kyu Won Eonni, dia jadi melankolis sepanjang hari” kata Jung Hyun, ibu menatap anak gadisnya itu. “Setelah melihat Oppa seperti ini, aku ingin mencari Kyu Won Eonni dan membalas dendam padanya” kata Jung Hyun lagi. “Jangan seperti itu, pasti ada alasan lain” kata Ibu menasihati. Ibu menyuruh Jung Hyun untuk makan buahnya.
 
Kyu Won sudah mabuk dan sekarang dia tertidur. Bo Woon sibuk memanggil Kyu Won sambil mengguncangkan bahu gadis itu. Soo Myung datang dan berkata kalau Kyu Won benar-benar mabuk. Bo Woon meminta Soo Myung untuk menolongnya. “Jika Sa Rang disini, aku bisa mengantarnya pulang, tapi dia pulang lebih dulu karena ada sesuatu dirumah, Apa yang harus aku lakukan? Seseorang harus ada disini untuk mengawasi Bar” kata Soo Myung, Bo Woon sedikit gusar, namun kemudian dia ingat pada seseorang.
Bo Woon menelepon seseorang. “Hei Lee Shin, ini aku Cha Bo Woon, Kyu Won mabuk di cafe, aku tidak bisa membawanya pulang, bisakah kau datang dan menjemputnya?”.
Lee Shin mondar-mandir di kamarnya, dia terlihat sedang berpikir untuk pergi atau tidak ke cafe. Lee Shin memandangi layar ponselnya dan bergumam “Lee Kyu Won, kau benar-benar…”.
Bo Woon ditemani Soo Myung menanti kedatangan Lee Shin. Soo Myung berkomentar seharusnya Lee Shin sudah tiba. “Bagaimana jika Lee Shin tidak datang? Haruskah aku menutup bar dan membawanya kerumahnya?” tanya Soo Myung. “Tunggu saja sediki lebih lama, Lee Shin akan datang” jawab Bo Woon, kemudian terdengar suara pintu di buka, Bo Woon terkejut dibuatnya. “Apa Lee Shin datang?” tanya Soo Myung kemudian dia menoleh dan mendapati ayah Kyu Won datang.
Bo Woon dan Soo Myung memberi salam pada ayah. “Kenapa dia minum begitu banyak?” tanya Ayah Kyu Won. “Dia baik-baik saja beberapa saat yang lalu, jadi kami biarkan dia minum. Sebelum kami menyadarinya, dia sudah mabuk. Aku benar-benar minta maaf” jawab Soo Myung. “Meskipun dia tidak mengatakan apa-apa, sepertinya dia benar tertekan mengenai sesuatu” terang Bo Woon. Ayah memanggil Kyu Won sambil mengguncangkan bahu putrinya itu. Ayah harus menggendong Kyu Won sehingga dia meminta bantuan Bo Woon dan Soo Myung. Bo Woon tanya bagaimana ayah tahu, ayah bilang Lee Shin yang meneleponnya.
Lee Shin menunggu di depan rumah Kyu Won dengan gelisah, kemudian ayah datang menggendong Kyu Won, ayah melihat Lee Shin dan menatapnya, tapi Lee Shin seperti pura-pura tidak peduli, ayah menyadari kalau Lee Shin masih mencintai putrinya. Ayah masuk kedalam rumah. Lee Shin menatap rumah Kyu Won.
Suk Hyun tengah duduk mendengarkan lagu sambil melihat lembaran partitur lagu, lalu Yoon So datang bertanya apa yang sedang di dengarkannya. Suk Hyun menjawab sesuatu yang diberikan Lee Shin terakhir kali. Yoon Soo duduk disebelah Suk Hyun dan tanya bagaimana. Suk Hyun jawab kedengarannya benar-benar menyedihkan. “Apa yang harus mereka lakukan Yoon Soo?” tanya Suk Hyun, Yoon Soo nampak berpikir.
 
Lee Shin berdiri tepat didepan pintu rumah Kyu Won, saat Lee Shin akan pulang, pintu terbuka dan ayah Kyu Won memanggilnya. Ayah menghampiri Lee Shin dan berterima kasih karena Lee Shin sudah menghubunginya. “Apa dia baik-baik saja?” tanya Lee Shin. “Dia tidur seperti batang kayu, bahkan dia tidak tahu seseorang menggendongnya pulang. Besok pagi perutnya pasti akan terasa tidak nyaman” jawab Ayah tersenyum. “Kalau begitu, aku pulang dulu” Lee Shin menunduk memberi salam. “Sepertinya, kau masih peduli pada Kyu Won-ku. Tidak bisakah kalian mulai dari awal lagi?” tanya Ayah, Lee Shin menunduk. “Aku hanya khawatir kalian akan menyesali ini nanti, ibumu dan aku seperti ini dulu. Dua orang, selama satu orang mampu meneguhkan keberanian, segala sesuatunya tidak akan menjadi seperti ini. Tidak bisakah kau menjadi yang pertama melakukan itu?” tanya ayah, Lee Shin tersenyum lalu membungkuk dan pergi tanpa menjawab apapun. Ayah hanya bisa mendesah.
 
Sementara itu Kyu Won tengah menangis dalam tidurnya, sedangkan Lee Shin terlihat tidak bisa tidur, dia memikirkan perkataan ayah Kyu Won tadi.
Esoknya, Kyu Won bangun dalam keadaan pusing, lalu Kakek dan ayah masuk kedalam kamarnya. “Kau melakukan sesuatu yang salah dan kau berani hanya duduk disana?” tegur kakek, Kyu Won buru-buru berdiri. Kakek memperingatkan Kyu Won untuk tidak pulang dalam keadaan mabuk lagi, Kakek mengancam nanti saat Kakek di wawancarai, dia akan memberitahukan semua stasiun berita kalau Kyu Won seorang pecandu alkohol. Kyu Won memohon, Ayah hanya tersenyum. Kakek berkata jika Kyu Won tidak ingin kakek melakukannya, maka Kyu Won harus berhenti minum. Ayah berkata kakek jangan khawatir karena ayah akan bicara dengan Kyu Won. Kakek pergi meninggalkan ayah dan anak itu berdua.
Kyu Won memegang kepalanya, “Apa kepalamu sakit? aku membuatkanmu sup” kata ayah. Kyu Won menjawab dia tidak apa-apa. Keduanya lalu duduk diranjang. Kyu Won tanya bagaimana dia pulang kemarin, apa Bo Woon yang mengantarnya pulang. Ayah tanya apa Kyu Won tidak ingat sama sekali. Lalu Ayah memberi tahu Kyu Won kalau ayahlah yang menggendongnya pulang semalam. Kyu Won terkejut pantas saja Kakek marah pikirnya. Lalu Kyu Won berpikir kalau Bo Woon lah yang menelepon ayahnya dan mengatakan Kyu Won mabuk. Ayah berkata kalau Lee Shin lah yang meneleponnya. Kyu Won tanya bagaimana Lee Shin tahu Kyu Won ada disana. Ayah jawab tampaknya Bo Woon yang memberitahu Lee Shin. Ayah tanya apa Kyu Won tidak pergi hari ini. Kyu Won bilang dia akan mandi dulu dan akan pergi hari ini. Kemudian ayah berkata ia akan memanaskan supnya selagi Kyu Won mandi.
Kyu Won bergumam “Aku benar-benar berpikir Lee Shin akan datang”.
Kyu Won dan Suk Hyun baru saja selesai latihan. “Setiap kali kau datang ke ruang latihan, kau tidak membawa apa-apa. Tidak bisakah kau membeli kopi? Hanya untuk menyemangati kami yang bekerja keras” sindir Kyu Won. “Kali ini aku tidak datang dengan tangan kosong” jawab Suk Hyun. Suk Hyun menyerahkan amplop yang di bawanya, Kyu Won berkata bukankah Suk Hyun sudah memberinya naskah. Suk Hyun berkata kalau ini adalah lagu untuk acara ini. Suk Hyun bertanya apa Kyu Won mau mendengarkannya. “Siapa yang menulis liriknya?” tanya Kyu Won. “Seorang anak bodoh” jawab Suk Hyun.
Saat dirumah Kyu Won memutar lagu itu. Kyu Won mendengarkan lagu itu sambil melihat partitur lagunya.

Lalu Kyu Won mengingat semua kejadian yang dilaluinya bersama Lee Shin.

 

Kyu Won melihat-lihat halaman partitur lagunya, sepertinya dia tahu siapa yang menulisnya.

Kyu Won datang menemui Suk Hyun. “Ini, Lee Shin kan? Yang menulis lirik ini” kata Kyu Won. Suk Hyun membenarkan. “Karena dia sudah menulis ini, kenapa dia menolak pertunjukan itu?” tanya Kyu Won. “Lee Shin mengatakan padaku untuk tidak mengatakannya. Tapi sepertinya aku harus memberitahumu” kata Suk Hyun, Kyu Won sedikit tidak mengerti. “Jika aku membiarkan kalian berdua, menurutku akan aneh jika kalian berdua tidak meninggal karena penyakit cinta. Lee Shin menjalani operasi pada tangannya” lanjut Suk Hyun.

 

“Apa?” Kyu Won terkejut. “Sebelumnya, kau melihat dia tidak baik, karena kau bilang kau tidak akan ke Inggris, jadi dia bersikap kejam padamu. Dia juga masih menghindarimu sekarang karena dia takut kau akan mengetahui kebenarannya” Suk Hyun menjelaskan.

 
Lee Shin berada di ruang latihan band, dia sedang memainkan gitarnya. Lalu Kyu Won yang sedang lewat tanpa sengaja melihatnya dari jendela pintu. Kyu Won memperhatikan Lee Shin.
Kyu Won mengingat percakapannya dengan Suk Hyun. “Lalu, apa tangannya baik-baik saja? Bagaimana dengan bermain gitar?” tanya Kyu Won saat itu. “Dia belum sepenuhnya pulih, tapi dia sudah berlatih” jawab Suk Hyun. Lalu Lee Shin merasakan sakit pada pergelangan tangannya. Kyu Won yang melihatnya memutuskan untuk masuk kedalam.
 
Kyu Won memanggil Lee Shin. “Pria jahat!” kata Kyu Won dengan suara bergetar. “Sudah kubilang untuk tidak datang mencariku. Aku tidak akan berpartisipasi dalam pertunjukan” Lee Shin mengingatkan. Kyu Won berjalan mendekati Lee Shin. “Kenapa kau tidak mengatakannya padaku? Kenapa kau menyembunyikannya dariku?” tanya Kyu Won, Lee Shin sedikit terkejut. “Sutradara yang memberitahuku semuanya” jelas Kyu Won. “Jika kau sakit katakan saja kau sakit, aku tidak tahu apa-apa dan terus membencimu” teriak Kyu Won mulai menangis. “Lupakan saja.. Baik aku akan mulai untuk membencimu dari sekarang” kata Kyu Won lalu pergi, Lee Shin melihat Kyu Won pergi dengan mata yang memerah.
Kyu Won berjalan diluar Universitas, lalu dia melihat balkon tempat dulu dia memberikan kopi pada Lee Shin. Kyu Won mengingat semua momen tentangnya Lee Shin dan juga kopi disana.
Sementara itu Lee Shin masih duduk diruang latihan, lalu Lee Shin berdiri.
 
Kyu Won masih terus berjalan seorang diri, dia berhenti tepat didepan toko musik tempat dia dan Lee Shin dulu berteduh. Kyu Won mengulang kejadian itu, dia mengulurkan tangannya untuk merasakan air hujan seperti dulu, Kyu Won mengingat momen itu lagi.
Diwaktu yang berbeda, Lee Shin juga berada disana melakukan hal yang Kyu Won lakukan tadi, Lee Shin menoleh kearah samping tapi dia tidak mendapati siapapun disana.
Kyu Won berjalan ditaman, dia mengingat momenya bersama Lee Shin ditempat itu. Lee Shin juga ada disana.

 
Akhirnya keduanya bertemu, mereka saling berhadapan namun berjauhan. Keduanya saling terdiam, tapi kemudian keduanya sama-sama tersenyum.
Kemudian Lee Shin berjalan mendekati Kyu Won dan memeluknya. *Ahhhh so sweet April envy nih*. “Aku merindukanmu” kata Lee Shin jujur. “Aku juga” kata Kyu Won.
Lee Shin melepas pelukannya dan menatap Kyu Won. “Aku mencintaimu” kata Lee Shin, Kyu Won tersenyum *beneran envy*.
Lee Shin mendekatkan wajahnya dan mencium Kyu Won. Mereka berciuman untuk yang kedua kalinya. Kyu Won melingkarkan tangannya di pinggang Lee Shin.
Stupid Band dan Kyu Won manggung di cafe. Kyu Won menyanyikan lagu ‘The Day We Fall in Love’ diiringi Stupid Band. Penonton bersorak-sorak Sesekali Kyu Won dan Lee Shin saling melirik satu sama lain. Yoon Soo dan Suk Hyun yang melihat keduanya bersama lagi ikut tersenyum bahagia.
Tiba saatnya Lee Shin menyanyi, Ia menyanyikan lagu ‘You’ve Fallen For Me’. Kyu Won tetap setia berdiri diatas panggung. Semuanya berakhir bahagia.
== The End ==

~ Tim Heartstrings ~
 

Tag:

sinopsis heartstrings 14


Pertunjukan akhirnya benar-benar dimulai, anak-anak mulai menari, lalu aktris pemeran utama muncul tapi yang muncul bukan Kyu Won melainkan Hee Joo. Ibu Hee Joo terlihat terkejut melihat putrinya ada di atas panggung. Hee Joo menari dengan lincah.
“Apa yang terjadi? Bukankah Lee Kyu Won aktris utamanya? Kenapa justru orang lain yang keluar?” tanya kakek. “Ayah, teruslah menonton” kata ayah Kyu Won. “Aku sudah tahu itu akan berubah seperti ini, bagaimana mungkin Kyu Won eonnie menjadi aktris utama?” kata Jung Hyun. “Apa katamu?” tanya kakek. “Maafkan aku” kata ibu Lee Shin pada kakek. “Diamlah untuk sementara waktu” kata ibu berbisik ke Jung Hyun.
Di lain tempat, Soo Myung melihat hal itu juga, dia berkomentar “Sampai akhir, Han Hee Joo tidak menyingkirkan keserakahannya, Apa yang dia pikir bisa dia lakukan di atas panggung? Dia bahkan tidak bisa menyanyi”.
*Flashback*
Kyu Won duduk menunggu Hee Joo, tak lama kemudian Hee Joo datang. Hee Joo berkata Kyu Won sudah gila, sebentar lagi dia tampil tapi Kyu Won malah disini. Kyu Won berdiri dari duduknya dan memeluk Hee Joo. Hee Joo meminta Kyu Won untuk pergi karena pertunjukan akan dimulai. Kyu Won mengulurkan tangannya dan mengajak Hee Joo pergi bersama. Hee Joo menolak, tapi Kyu Won memaksa harus pergi. Akhirnya Kyu Won meraih tangan Hee Joo dan menggenggamnya.
*End of Flashback*
Hee Joo menari di keliling para lelaki itu. “Sampai sekarang, belum ada sebuah lagu, setidaknya kita berhasil melaluinya dengan aman. Apa yang akan kita lakukan tentang lagu dalam bagian ke empat? Tarian tidak masalah, tapi suara Han Hee Joo benar-benar mustahil” bisik Dosen Kim.
-== Episode 14 ==-
“Tersenyumlah Kau”

 

Stupid Band dan WindFlower memainkan lagu penutup dari pertunjukan ini. Lalu Ki Young muncul menyanyikan partnya. Kemudian di susul Hee Joo yang muncul dengan suara Kyu Won.

Lee Shin menoleh ke belakang panggung dan mendapati gadisnya berdiri disana menyanyi untuk Hee Joo.

Ayah Kyu Won menyadari bahwa ini suara Kyu Won. Jung Hyun berkata kalau ini terlihat seperti Hee Joo yang menyanyi. Ibu Hee Joo tersenyum bahagia.
Yoon Soo dan Suk Hyun juga tersenyum lega. Yoon Soo melirik Suk Hyun dan tanya apa Suk Hyun yang melakukan ini. Tapi Suk Hyun malah tersenyum tanpa menjawab.
Kembali ke panggung, sekarang giliran Lee Shin yang menyanyi, Kyu Won menatap lirih ke arah panggung, sementara Hee Joo juga mulai meneteskan air mata haru.
Kyu Won mengingat bagaimana Hee Joo berlatih dan mengingat perkataan Hee Joo, “Aku..sudah mempersiapkan diri untuk Pertunjukan Perayaan HUT ke-100 sejak aku mendaftar ke sekolah ini”. Kyu Won juga ingat perkataan Suk Hyun, “Aku mendengar kau mungkin tidak bisa bicara lagi, apa yang begitu penting tentang pertunjukan ini? Bagaimana bisa kau tidak melakukan operasi dan datang kesini”. Kyu Won kembali menyanyi, dia menyanyi sambil menangis. Seluruh pengisi acara naik keatas panggung dan ikut menyanyi. Kyu Won mengakhiri lagunya. Seluruh pengisi acara membungkukan badan memberi hormat pada penonton. Semua bertepuk tangan.
Lee Shin mendatangi Kyu Won yang tengah menangis. “Bukankah aku memberitahumu untuk tidak menangis ketika aku tidak ada? Kau sudah bekerja keras Lee Kyu Won” kata Lee Shin, Kyu Won terisak. “Meskipun kau tidak berdiri diatas panggung, kau adalah aktris utama terbaik yang pernah aku lihat dalam hidupku” lanjut Lee Shin. Lee Shin membawa Kyu Won kedalam pelukannya.
Seluruh pengisi acara merayakan pesta, mereka datang ke cafe dan merayakannya disana. “Oppa ketika kau merobek pakaianmu tadi, aku terkejut” kata Sa Rang pada Ki Young, Ki Young hanya tersenyum. “Aku benar-benar berterima kasih padamu. Mulai sekarang kau tidak boleh dipanggil Hyun Ki Young lagi, tapi kami akan memanggilmu robekan Young” kata Sa Rang lagi, Soo Myung yang melihatnya jadi kesal sendiri. Sa Rang dan teman-temannya mulai berlebihan, Ki Young meminta mereka untuk tidak seperti itu, saat Ki Young melihat ke arah So Myung, Ki Young merasakan aura membunuh Soo Myung langsung diam.
Soo Myung melihat Sa Rang dan berkata “Kau seharusnya berkonsentrasi pada pertunjukannya, kenapa kau terfokus pada abs-nya?”. Sa Rang menjawab “Ini sudah diharapkan, kenapa kau begitu marah?”. Soo Myung menunjukkan tampang kesalnya. Dengan suara yang dibuat manja Sa Rang meminta Ki Young mengulangi adegan ia merobek bajunya itu. Ki Young yang merasa tidak nyaman pada Soo Myung memlih untuk berpindah tempat. Soo Myung yang kesal akhirnya berkata kalau dia juga punya abs. Sa Rang hanya berkata ya tapi tidak antusias. Soo Myung meminum sojunya dengan frustasi.
Suk Hyun menghampiri Hee Joo dan Kyu Won yang duduk disisi panggung. Dengan gaya bercanda Suk Hyun meminta mereka memberitahunya tentang pertunjukan tadi. Suk Hyun juga bilang semua orang terkejut. Kyu Won dengan santainya mengejek kalau bagaimana bisa seorang pria begitu takut. Suk Hyun langsung mengacak rambut keduanya. Kyu Won dan Hee Joo langsung merapikan rambut mereka sambil berkata “Sutradara~”.
Lalu dari arah belakang adan seseorang yang memanggil Suk Hyun “Sutradara Kim Suk Hyun”. Suk Hyun menoleh dan mendapati Yoon Soo tengah duduk bersama beberapa mahasiswa. Yoon Soo meminta Suk Hyun mendekat padanya. Sebelum pergi Suk Hyun berkata pada Hee Joo dan Kyu Won kalau pertunjukannya benar-benar bagus.
Kyu Won merapikan rambutnya sambil berkata “Ah, para gadis membenci rambut mereka dibuat berantakan oleh orang lain”. Hee Joo setuju dengan pendapat Kyu Won. Lalu Hee Joo sedikit merapikan rambut Kyu Won sambil berkata “Ini..sedikit berantakan disini”. Kyu Won juga melakukan hal yang sama merapikan rambut Hee Joo, awal persahabatan yang indah. Hee Joo mengucapkan rasa terima kasihnya pada Kyu Won kalau bukan karena Kyu Won, Hee Joo akan bersedih dan tertekan dan mungkin Hee Joo masih menangis dirumahnya. Kyu Won tersenyum dan berkata Jika bukan karena Hee Joo, mungkin Kyu Won tidak akan bisa terbuka seperti sekarang. Keduanya saling tersenyum.
Lalu dari jauh terdengar suara Joon Hee memanggil Hee Joo Eonni. Joon Hee datang dan langsung duduk di samping Hee Joo sambil berseru “Aku disini”. Hee Joo berkata pada Kyu Won kalau ia akan pergi lebih dulu. kemudian Hee Joo pergi dan diikuti Joon Hee. Kyu Won melambaikan tangannya sambil tertawa.
Kemudian dari arah belakang muncul Lee Shin yang langsung mengacak-acak rambut Kyu Won. Kyu Won mengeluh dengan berkata “Ah, ah sutradara!!”. Kyu Won langsung menoleh dan mendapati Lee Shin ada dibelakangnya. “Ada apa? Apa Sutradara mengatakan sesuatu tentang hari ini?” tanya Lee Shin. “Tidak, karena ini kau aku tidak akan mengeluh” jawab Kyu Won gak nyambung sambil merapikan rambutnya. “Apa?” tanya Lee Shin mencolek bahu Kyu Won. “Hanya sesuatu” jawab Kyu Won. “Apa itu?” tanya Lee Shin penasaran. “Ini hanya sesuatu” jawab Kyu Won.
Kyu Won dan Lee Shin sedikit terkejut saat melihat Ibu Hee Joo datang bersama Dosen Im dan beberapa wartawan. Ibu Hee Joo memanggil-manggil Hee Joo.
Hee Joo langsung berdiri dan mengahampiri ibunya. “Hei, kau tiba-tiba muncul, kau tahu betapa terkejutnya aku? Ohhh putriku” kata Ibu Hee Joo yang langsung memeluk Hee Joo, wartawan itu memotret Hee Joo dan ibunya. Kyu Won dan Lee Shin saling pandang.
Dosen Im berkata kalau dia tahu mereka akan merayakannya disini, jadi dia datang kesini mengundang mereka (read : wartawan). Salah seorang wartawan bertanya “Kami mendengar bahwa kau mengalami nodul pita suara, bagaimana bisa kau bernyanyi begitu jelas?”.
Yoon Soo menoleh ke arah Suk Hyun dan tanya “Apa yang akan kita lakukan? Sepertinya Tae Jun Sunbae tidak tahu tentang hal itu”. Suk Hyun menjawab “Ah, aku pikir sudah tenang sedikit”.
Wartawan itu kembali bertanya “Kau dijadwalkan untuk operasi, bisakah menggambarkan perasaanmu ketika berada dipanggung?”. Wartawan itu tanya lagi “Apa kau masih punya rencana bermain musikal di masa depan?”. Hee Joo menggerutu kecil pada ibunya. Ibu meminta Hee Joo untuk menjawab pertanyaan mereka. Akhirnya Hee Joo mengeluarkan suaranya dengan berkata “Orang yang menyanyi itu bukan aku”. Kamera wartawan berhenti memotret, Kyu Won terdiam terkejut mendengar jawaban Hee Joo, semua jadi diam. Dosen Im tanya apa yang Hee Joo bicarakan. Dengan tersenyum Hee Joo menjawab “Itu Lip Sync, orang yang bernyanyi di belakang panggung adalah…..dia, Lee Kyu Won”. Hee Joo menunjuk tepat kearah Kyu Won.
Semua bertanya-tanya apa itu benar. Hee Joo meminta Kyu Won bicara. Akhirnya Kyu Won bicara dan membenarkannya. Ibu Hee Joo shock, Dosen Im menunduk, Hee Joo tersenyum. Para wartawan itu beralih dan memotret Kyu Won. Ibu Hee Joo menahan amarah dan pergi dari tempat itu diikuti Dosen Im dan juga Hee Joo.
Kamera wartawan terus menyorot ke arah Kyu Won. Gadis itu melihat kearah Lee Shin sambil membuang napas, Lee Shin tersenyum. Kyu Won tersenyum grogi.
Saat dirumah Hee Joo bertanya kenapa ibunya membawa wartawan. Ibu Hee Joo menjawab kalau para wartawan itu datang untuk menonton dan mewawancarai penyanyi utama. Ibu Hee Joo malah balik bertanya bagaimana bisa dia pura-pura tidak tahu. Ibu berkata kalau dia sudah menghentikan laporan dirilis, tetapi Hee Joo malah membuat gaun pengantin Lee Kyu Won untuknya!. Hee Joo berkata kalau Kyu Won pantas untuk itu. Ibu tanya apa Hee Joo masih bisa bilang begitu. Hee Joo membalas dengan berkata apa ibunya tidak tahu kalau tenggorokannya sakit tapi ibu malah membuatnya banyak bicara. Hee Joo juga tanya apa ibunya tidak bisa membiarkan dia istirahat. Akhirnya ibu berkata di masa depan Hee Joo harus mencari tahu sendiri apa yang harus dilakukannya.
Lalu adik Hee Joo, Han Myung Joo masuk kekamar Hee Joo dan memanggil ibunya. Ibu malah marah-marah dan meminta Myung Joo untuk berhenti berlatih balet karena dia akan memangil guru musik dan memintanya untuk menurunkan berat badannya. Ibu mengajak Myung Joo keluar untuk melihat seberapa berat tubuhnya itu. Hee Joo merasa adiknya itu akan menderita mulai sekarang.
Kyu Won dan Lee Shin pulang bersama kerumah. Kyu Won bertanya “Han Hee Joo mungkin akan dimarahi ibunya kan? Ekspresinya saat itu benar-benar menakutkan”. Lee Shin menjawab “Kau harus khawatirkan dirimu sendiri, bahkan kakek datang, tapi kau tidak muncul, dia pasti sangat kecewa”. Kyu Won berhenti didepan rumahnya dan menatap Lee Shin “Meskipun kau sudah mengatakannya pada ayah, haruskah kita konfirmasi lagi? Aku sedikit khawatir”. Kyu Won membuka tasnya, lalu Lee Shin berkata “Kau masih belum menerima panggilan telepon sampai sekarang, sepertinya aman”. Kyu Won menggembungkan pipinya lalu mendesah.
Lee Shin mengambil ponselnya sendiri dan membuka gantungan bear bergitar miliknya dan menyerahkannya pada Kyu Won. Kyu Won mendecak berkata “Aku tahu akan jadi seperti ini, begitu cepat kau sudah bosan dengan ini”. Kyu Won mengambil gantungan milik Lee Shin. Lee Shin berkata “Bukan seperti itu”, Lee Shin mengambil ponsel Kyu Won dan melepas gantungan bear gayageum Kyu Won. Lee Shin memamerkan gantungan bear gayageum dan berkata “Aku ingin menggantinya dengan ini, aku ingin memiliki ini”. Kyu Won berusaha tetap cool dengan berkata “Sebenarnya, aku memikirkan hal yang sama”. Lee Shin tidak bisa menyembunyikan tawanya. Keduanya jadi tersenyum.
Sementara itu didalam rumah Kyu Won, ada kakek yang sedang main catur dan ayah yang sedang membaca koran, sesekali ayah membantu kakek menyelesaikan permainan caturnya, tapi kakek menolaknya mentah-mentah.
Kyu Won masuk kedalam rumah. Ayah menyambut Kyu Won dengan senang hati dan memuji Kyu Won, sementara kakek tetap tenang dengan caturnya. Dengan senyum yang menutupi ketakutannya, Kyu Won duduk disebelah ayahnya. Kyu Won membuka pembicaraan dengan kakeknya “Kakek, apa acaranya bagus?”. Kakek langsung menoleh dan dengan kesal berkata “Kau bahkan tidak menunjukan wajahmu, kenapa memintaku untuk pergi?”. Kyu Won dan ayah langsung diam. Kakek melanjutkan kata-katanya “Sekarang jangan terganggu persiapkan untuk Konvensi Musik Tradisional. Tidakkah kau ingin mendapatkan penghargaan yang tidak kau dapatkan tahun lalu?”. Kyu Won menjawab kalau senior di kampusnya banyak yang berpartisipasi dan banyak yang berbakat, Kyu Won berkata kalau dia tidak memiliki kepercayaan diri untuk mendapatkan penghargaan. Kakek malah marah “Jika kau bahkan tidak punya punya kepercayaan diri, lalu kenapa kau mengalihkan perhatianmu? Mulai hari ini kau harus berlatih tanpa syarat”. Ayah mencoba membela Kyu Won, tapi kakek malah membentak ayah dengan berkata ayah cerewet dan bicara dengan ayah malah membuang-buang waktu. Kakek menyuruh Kyu Won masuk dan latihan. Dengan sigap Kyu Won mematuhi perintah Kakek.
Sementara itu Hee Joo sedang terbaring di rumah sakit ditemani ibu dan Joon Hee. Hee Joo tanya apa setelah disuntik anastesi tidak akan sakit. Ibu akan menjawab tapi malah Joon Hee yang menjawabnya “Tentu saja tidak, Eonni tabahlah”. Hee Joo berkata kalau dia masih takut. Ibu berusaha menenangkan Hee Joo tapi kembali Joon Hee menyela dengan meminta Hee Joo jangan khawatir karena dia akan menunggu sampai Hee Joo keluar. Hee Joo tanya pada ibunya apa suaranya akan kembali normal. Saat ibu akan menjawab lagi-lagi Joon Hee menyela dan menjawab “Dokter mengatakan….”. Ibu memotong perkataan Joon Hee dengan berkata “Hei, biarkan aku mengatakan beberapa kata, kau bertingkah seolah-olah kau diterima disini dan terus menganggu orang dewasa”. Joon Hee jadi diam. Ibu menepuk punggung Hee Joo lembut sambil berkata “Tidak apa-apa, Dr. Oh berkata kau tidak perlu khawatir, jangan khawatir”. Ibu menggenggam tangan Hee Joo “Sekarang setelah aku memikirkannya, ibu yang membiarkanmu jadi seperti ini”. Hee Joo tersenyum “Tidak, aku mengecewakanmu ibu, aku minta maaf”, ibu menggeleng. Tiba-tiba Joon Hee dengan lantang berkata “Mari kita memikirkn hal-hal yang membahagiakan, Biru..Putih..bersih..wangi..lembut..segar…momen menarik..Kata-kata itu akan membuat suasana hatimu lebih baik, keren..bahagia..tenang..” Hee Joo dan ibu tersenyum. Joon Hee Juga tersenyum dan tanya “Bagaimana apa kau merasa lebih baik sekarang?”. Ibu dan Hee Joo malah tertawa mendengar Joon Hee.
Suk Hyun tengah berbicara dengan Kepala Universitas dengan santai. Kepala Universitas mengungkapkan ketakutan dan keterkejutannya saat melihat Han Hee Joo muncul. Suk Hyun malah berkata “Apapun itu, bukankah berakhir dengan kesuksesan”. Kepala Universitas berkata “Dari apa yang aku lihat, Kim Suk Hyun kau benar-benar tidak buruk. Apa kau pernah berpikir untuk tetap tinggal disekolah mengajar para siswa?”. Suk Hyun berterima kasih dan meminta maaf. Suk Hyun menjelaskan “Sekali lagi aku merasa, aku tidak cocok dengan organisasi seperti ini”. Kemudian Kepala Universitas tanya apa Suk Hyun akan bermain sendiri. Suk Hyun menjawab tidak dan menjelaskan kalau manusia adalah makhluk sosial, bagaimana bisa bermain sendiri. Kepala Universitas menunggu jawaban lebih lanjut dari Suk Hyun. Suk Hyun melanjutkan perkataannya “Aku akan bermain dengan Yoon Soo”. Kepala Univeristas berkata “Baik, kalian berdua bermain dengan isi hati kalian berdua”. Suk Hyun dan Kepala universitas tertawa bersama.
Dosen Kim mendatangi ruangan Dosen Im, Dosen Kim berbisik pada Dosen Im “Karena pertunjukan itu, aku mendengar hubunganmu dengan istri Kepala Universitas berada pada titik beku”, Dosen Im tanya “Siapa yang mengatakan itu? Han Hee Joo menjadi aktris utama, berdiri diatas panggung, hasilnya baik, jika tidak ada hal lain maka kau bisa pergi”. Dosen Kim menanggapinya dengan berkata “Aku mengerti, aku mengerti, ah benar-benar”. Dosen Kim hendak pergi namun kemudian berkata “Aku tidak tahu apa kau mengetahui hal ini tapi..Kim Suk Hyun tidak tinggal disini, dia pergi”. Dosen Im tersenyum dan tanya benarkah. Dosen Kim menjawab “Ya, aku akan pergi”.
Dosen Kim hendak pergi, tapi kemudian Dosen Im berdiri dan tanya Dosen Kim mau kemana. Dosen Im menawari Dosen Kim untuk minum teh dulu sebelum pergi, Dosen Im juga menawari Dosen Kim kopi. Dosen Im langsung permisi untuk mengambilnya. Dosen Kim malah berbicara sendiri “Ini benar-benar akan menyiksa orang, satu detik kau seperti ini, berikutnya kau seperti itu”.
Setelah pertunjukkan selesai, Suk Hyun kembali dihubungi oleh produser yang pernah menawari Suk Hyun untuk kembali ke luar negeri. Produser tersebut ingin Suk Hyun kembali dan menjadi sutradara. Selain meminta Suk Hyun kembali, produser juga ingin membuatkan album untuk pemain yang memainkan alat-alat musik yaitu Windflower dan Stupid Band. Produser juga menginginkan Kyu Won yang menyanyikan lagu-lagu didalam album itu nanti. Suk Hyun pun menyetujuinya dan produser meminta untuk bertemu dengan Windflower dan Stupid Band.
Setelah pertunjukkan usai, Kyu Won mulai latihan gayaguem dengan keras sesuai janjinya kepada kakek. Kyu Won pun latihan di ruangan musik tradisional kampus ditemani Bo Woon. Bo Woon lalu pergi meninggalkan Kyu Won. Begitu Bo Woon akan keluar, Lee Shin tiba-tiba datang dan dengan gugup Bo Woon mengatakan kalau dirinya pergi bukan karena Lee Shin datang. Lee Shin tersenyum dan membukakan pintu untuk Bo Woon.
Lee Shin dan Kyu Won sama-sama merasa kosong setelah pertunjukkan usai. Melihat Kyu Won yang tidak begitu bergairah untuk latihan, Lee Shin mengajak Kyu Won jalan keluar. Lee Shin dan Kyu Won akhirnya berada di café ice cream dan menikmati ice cream bersama dan saling bercanda. Lee Shin kemudian mengoleskan ice cream ke hidung Kyu Won dan Kyu Won membalas tetapi yang kena baju malah Lee Shin. Dengan wajah menyesal Kyu Won meminta maaf dan berjanji akan membelikan baju sebagai gantinya. Lee Shin pun senang asalkan tidak dibelikan baju pasangan.
Lee Shin dan Kyu Won sampai ke toko baju. Lee Shin meminta Kyu Won hanya memilih satu saja dan langsung pergi. Ketika sedang memilih, Lee Shin dan Kyu Won mendapatkan telepon bersamaan. Kyu Won dan Lee Shin sama-sama mendapatkan telepon yang menyuruh mereka untuk menemui Suk Hyun.
Windflower dan Stupid Band berkumpul di kampus menunggu Suk Hyun. Suk Hyun pun datang bersama produser. Setelah menyapa semuanya, Suk Hyun memberitahu kalau ada produser yang ingin bertemu dengan Windflower dan Stupid Band. Suk Hyun pun mempersilahkan produser memperkenalkan dirinya. Produser pun langsung mengatakan akan bekerjasama dengan Windflower dan Stupid Band karena merasa sangat puas melihat penampilan mereka pada saat pertunjukkan. Dan tak lupa produser meminta Kyu Won sebagai penyanyinya. Semua riuh sangat terkejut dan senang mendengarnya.
Suk Hyun juga sangat senang melihat kegembiraan semuanya. Lalu produser mengatakan bahwa direkturnya ingin mendengar Windflower dan Stupid Band bermain musik. Produserpun memutuskan untuk bersiap-siap pada hari selasa. Semua pun menyetujuinya tetapi wajah Kyu Won terlihat lesu seperti mengkhawatirkan sesuatu.
Suk Hyun menelpon Yoon Soo dan memberitahu Yoon Soo kalau Suk Hyun akan kerumah Yoon Soo. Yoon Soo mengatakan kalau tidak ada apa-apa dirumahnya karena sedang malas keluar dan ingin bersantai saja dirumahnya. Tetapi Suk Hyun mengatakan kepada Yoon Soo untuk jangan khawatir karena Suk Hyun akan mempersiapkan segalanya.

Setelah selesai menelpon Yoon Soo, Suk Hyun tersenyum senang dan meminta bantuan Soo Myung dan Ki Young untuk mempersiapkan semua yang diperlukan. Suk Hyun pun memberikan kartu atmnya kepada Soo Myung dan tidak lupa berpesan agar tidak menghabiskan untuk hal-hal yang lain. Ki Young tertawa mendengar pesan Suk Hyun kepada Soo Myung. Suk Hyun pergi sendirian ke toko perhiasan untuk membeli cincin.
Stupid Band dan Windflower mendiskusikan tentang penampilan mereka untuk pertunjukkan dihadapan direktur luar negeri (yang akan mensponsori mereka). Lee Shin memberikan usulan agar mempertunjukkan musik yang mewah atau megah. Semua pun menyetujui usulan Leee Shin dan berjanji akan memberikan pertunjukkan yang terbaik. Lee Shin dan Kyu Won saling memandang dan tersenyum gembira.
Dirumah, kakek sudah menunggu Kyu Won pulang. Tetapi kakek heran karena Kyu Won belum pulang juga. Kakek membayangkan kalau Kyu Won sedang latihan dengan baik dikampus. Kakek pun memutuskan menelpon Kyu Won.
Windflower dan Stupid Band mulai latihan. Ketika Kyu Won mulai menyanyi, handphone Kyu Won bordering. Kyu Won melihat kakek yang menelpon dan dengan wajah yang khawatir Kyu Won menyuruh semua untuk diam tetapi Joon Hee tidak sengaja memukul drumnya dan terdengar oleh kakek. Kakek tentu saja mendengar dan mempertanyakan suara itu. Kyu Won akhirnya berbohong kalau suara itu berasal dari gong yang jatuh. Setelah menutup telepon terlihat wajah kakek yang tidak percaya.
Bo Woon menghawatirkan Kyu Won karena jika kakek mengetahui maka kakek pasti akan membuang barang-barang Kyu Won lagi. Kyu Won mengiyakan kata-kata Bo Woon tetapi Kyu Won meminta untuk melanjutkan latihan lagi. Lee Shin memandang Kyu Won dari belakang dan khawatir melihat Kyu Won.
Suk Hyun sampai dirumah Yoon Soo. Melihat tangan Suk Hyun kosong, Yoon Soo menanyakan bukankah Suk Hyun akan membawa semua keperluan. Suk Hyun mengatakan kalau Suk Hyun memesan dengan delivery dan kemungkinan belum datang. Suk Hyun menyuruh Yoo Soo masuk duluan dan akan mengecek dulu. Ternyata mobil Soo Myung mogok dan membuat jengkel Suk Hyun. Suk Hyun pun menyuruh Soo Myung untuk mengatasinya sendiri.
Joon Hee seperti biasa merengek untuk makan tetapi Lee Shin mengatakan untuk latihan sekali lagi. Begitu latihan akan dimulai tiba-tiba datang kakek yang membuat semuanya terkejut terutama Kyu Won yang sangat shock melihat kedatangan kakeknya. Kakek pun marah dan menarik Kyu Won untuk pulang. Lee Shin mengikuti kakek dan berusaha menjelaskan tetapi kakek tidak mau malah semakin marah. Kyu Won memberikan kode agar Lee Shin tidak melakukan apa-apa. Kakek pun kembali menarik Kyu Won. Lee Shin hanya bisa diam melihat kepergian kakek dan Kyu Won.
Suk Hyun akhirnya masuk kerumah Yoon Soo dengan membawa sebuah kado yang disembunyikan dibelakang. Yoon Soo menanyakan apa yang terjadi. Sesuatu terjadi ketika melakukan pengiriman dan aku rasa tidak bisa datang hari ini kata Suk Hyun. Yoon Soo menghela nafas dan mengatakan kalau dia hanya mempunyai dua cup ramen dirumah dan hanya itu yang bisa dimakan sekarang. Suk Hyun hanya mengangguk.
Setelah Yoon Soo masuk, Suk Hyun duduk dan membuka kado ditangannya yang berisi sebuah cincin yang akan diberikan kepada Yoon Soo. Yoon Soo datang dan Suk Hyun langsung menyembunyikan cincin dibelakangnya. Yoon Soo meminta Suk Hyun mengambil air yang sudah matang. Suk Hyun pun pergi dan Yoon Soo melihat cincin yang disembunyikan Suk Hyun. Yoon Soo mengambil kotak cincin dan membukanya. Yoon Soo tersenyum melihatnya. Karena teringat cincin itu, Suk Hyun berbalik dan memanggil Yoon Soo yang sedang memandangi cincin itu.
Apakah cincin ini milikku kata Yoon Soo. Aahhh aku telah mengacaukannya kata Suk Hyun. Akhirnya Suk Hyun menceritakan kalau sebenarnya dia telah menyuruh Soo Myung dan Ki Young untuk menyiapkan segalanya. Tetapi mobil Soo Myung mogok dan Yoon Soo sendirilah yang menemukan cincinnya. Jadi Suk Hyun merasa semua menjadi kacau. Yoon Soo tertawa dan menyuruh Suk Hyun untuk mengulanginya lagi dan Yoon Soo berpura-pura tidak tahu.
Yoon Soo dan Suk Hyun bernostalgia ke jaman kuliah mereka dulu. Yoon Soo meminta Suk Hyun menyanyikan lagu ketika Suk Hyun dulu menyatakan cintanya pada Yoon Soo. Suk Hyun pun menyanyikan lagu itu untuk Yoon Soo lagi. Setelah selesai menyanyi, Suk Hyun pun melamar Yoon Soo. “Laki-laki yang merancang sebuah theather tapi tidak mampu merancang lamarannya sendiri. Maaf. Maukah kamu menerima ini?” kata Suk Hyun sambil menyodorkan cincin tersebut. Yoon Soo tersenyum dan mengangguk. Akhirnya Suk Hyun pun mencium Yoon Soo.
Windflower dan Stupid Band selesai latihan dan membereskan barang barang mereka masing masing. Bo Woon memikirkan nasib Kyu Won yang pasti dimarahi oleh kakeknya.
Lee Shin yang mendengarnya pun miris lalu handphone Lee Shin berbunyi telepon dari direktur yang ingin mengubah jadwal dari hari selasa ke rabu. Lee Shin meminta pertimbangan teman temannya dan mereka pun setuju untuk pindah jadwal di hari rabu.
Selesai menutup teleponnya Bo Woon baru ingat kalau hari rabu Kyu Won menghadiri lomba Konvensi Musik Tradisional. Lee Shin kesal pada Bo Woon kenapa Bo Woon baru bilang disaat Lee Shin sudah menutup teleponnya. Lee Shin kembali menelepon direktur dan mengatakan kalau penyanyinya Lee Kyu Won tidak bisa hadir bila jadwal dipindah hari rabu. Tapi direktur bilang selain hari rabu beliau tidak bisa karena beliau akan pergi keluar negeri.
Kyu Won terus berlatih gayageum dikamar ditunggui oleh kakeknya yang terus menasehatinya agar Kyu Won mempersiapkan diri untuk lomba Konvensi Musik Tradisional. Kakek membuat aturan baru dan melarang Kyu Won pergi ke sekolah tapi tetap tinggal dirumah dan latihan. Kyu Won lemas mendengarnya.
Tak lama handphone Kyu Won berbunyi telepon dari Lee Shin, Kyu Won hendak mengangkat teleponnya tapi keburu direbut oleh kakek. Kakek mengangkat telepon dari Lee Shin dan berkata kalau Kyu Won harus latihan jadi Lee Shin jangan menelepon Kyu Won lagi.
Selesai menelepon Lee Shin merenung diruang latihan musik lalu Lee Shin menelepon ibunya. Tak lama Lee Shin duduk sendirian di cafe terlihat sedang menunggu seseorang.
Ternyata yang ditunggu adalah ayah Kyu Won. Lee Shin bercerita kalau setelah pertunjukkan kemarin Windflower dan Stupid Band mendapat tawaran untuk rekaman dan Kyu Won menjadi penyanyinya, tetapi saat mereka sedang latihan kakek datang dan menarik Kyu Won pergi, “Aku mohon bantuannya” kata Lee Shin. Ayah Kyu Won mengerti maksud Lee Shin dan berjanji akan membantunya.
Kyu Won masih terus latihan di rumahnya ditunggui kakek yang kali ini membawa sebuah rotan kecil. Kakek terus mendengarkan dan menghayati permainan gayageum Kyu Won.

Lalu tiba tiba ayahnya datang. Kyu Won menyapa ayahnya tapi dimarahi oleh kakeknya dan menyuruh Kyu Won tetap fokus pada latihannya. Kyu Won hendak melanjutkan latihannya tapi dihentikan oleh ayahnya.
Ayah duduk dihadapan kakek dan berkata ingin mendiskusikan sesuatu tentang Kyu Won. Tapi belum belum kakek sudah menolaknya kalau itu berhubungan dengan musik barat. Ayah menyalahkan kakek yang selalu memutuskan masa depan Kyu Won dan meminta kakek agar Kyu Won yang memutuskannya sendiri. Kakek mengingatkan ayah Kyu Won yang dulu memilih lari daripada harus belajar musik tradisional. “Kyu Won tidak seperti aku, dia memiliki bakat” kata ayah Kyu Won dan bertanya apakah kakek tidak mendengar suaranya menyanyi di pertunjukkan kemarin. Kakek tetap tidak mau mendengarkan omongan ayah Kyu Won dan malah mengusirnya keluar. Ayah Kyu Won berkata kalau dia juga akan membawa Kyu Won keluar dari rumah. Kakek sempat terkejut. Saat ayah Kyu Won menyuruh Kyu Won bangun Kyu Won menolaknya.
Kyu Won akhirnya berbicara dengan ayahnya di kamarnya. Ayah menyarankan agar Kyu Won tidak usah mendengarkan kata kata kakeknya tapi melakukan apa saja yang dia inginkan. Lalu Kyu Won minta waktu untuk berfikir dan memutuskan mana yang terbaik untuknya. “Aku bosan selalu mendengar ayah dan kakek bertengkar” ujar Kyu Won. Ayahnya malah jadi merasa bersalah, lalu meminta maaf pada Kyu Won dan beranjak meninggalkan kamar Kyu Won.
Lee Shin terus memandangi nama Kyu Won di ponselnya, hatinya bimbang ingin menghubungi Kyu Won tapi diurungkannya. Lalu Lee Shin meraih boneka beruang yang tergantung di ponselnya dan berkata agar Kyu Won tabah. Dikamarnya Kyu Won terlihat sedih, sambil memandangi naskah pertunjukkan lalu menoleh ke arah gayageumnya.
Windflower minus Kyu Won dan Stupid Band telah berkumpul diruang latihan. Tiba tiba Kyu Won masuk, teman temannya sangat antusias dan meminta mereka memulai latihannya.
Tapi Kyu Won meminta maaf dan berkata kalau dia tidak bisa ikut berpartisipasi, Lee Shin memandangi Kyu Won dengan tatapan prihatin. Joon Hee berkata apa mereka perlu berbicara pada kakek. “Tidak akan ada yang bisa membujuk kakek untuk merubah keputusannya dan aku takut kakek akan sakit karena marah” ujar Kyu Won lalu Kyu Won meninggalkan ruang latihan dengan wajah sedih. Lee Shin segera menyusul Kyu Won keluar.

Mereka berdua berjalan di pelataran kampus. Kyu Won bertanya apakah Lee Shin kecewa padanya karena dia tidak bisa ikut berpartisipasi. Lee Shin berkata tidak dan dia bilang kalau dia akan selalu mendukung apapun keputusan Kyu Won. Kyu Won tersenyum dan berkata kalau dia saat ini sedang berlatih keras untuk lomba Konvensi Musik Tradisional, dan bertanya apakah Lee Shin akan datang untuk menyemangatinya. Lee Shin sangat menyesal karena hari dimana Kyu Won tampil adalah hari yang sama dengan proses rekaman, dan mereka sudah mencoba untuk memindahkan harinya tai tidak bisa.
Kyu Won terlihat kecewa tapi dia lalu berkata kalau Lee Shin datang Kyu Won malah akan gugup dan tidak bisa bermain dengan baik.
Kyu Won lalu mengingatkan agar Lee Shin segera kembali dan latihan karena mereka semua tidak dapat memulai latihan kalau Lee Shin tidak ada. Awalnya Lee Shin ingin mengantar Kyu Won tapi ditolak. Kyu Won pun pergi sendirian dengan perasaan sedih, Lee Shin hanya bisa menatap kepergian gadis yang dicintainya.
Windflower dan Stupid Band pun memulai latihan bersama mereka memainkan lagu Carmen Fantasy *akkhh selalu melting kalo ngeliat yo~ng ku main gitar kwkwkwk^^). Mereka semua berlatih dengan serius. Selesai latihan Lee Shin telihat sedang memikirkan sesuatu.
Sampai dirumah Kyu Won langsung mengambil gayageum di kamarnya dan mulai berlatih. Kyu Won pun terlihat sekilas sedang memikirkan sesuatu.
Dirumah sakit Hee Joo ditunggui oleh Joon Hee, lalu datang Sa Rang cs serta Soo Myung dan Ki Young. Soo Myung berkata apa setiap hari Joon Hee ada disana, Joon Hee menjawab kalau dia juga baru sampai habis latihan dengan Stupid Band dan Windlower. Lalu Joon Hee bertanya apakah Hee Joo butuh sesuatu. Hee Joo menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan Joon Hee. Naikkan kasur, ambilkan minum, ambilkan tissu, semuanya dilakukan dengan bahasa isyarat. Sa Rang cs heran melihatnya, Soo Myung juga merasa itu keterlaluan dan bertanya apakah Joon Hee bekerja paruh waktu sebagai perawat karena Joon Hee sangat terlihat sangat profesional. Joon Hee menerangkan kalau dia pernah merawat ibunya yang sakit dirumah sakit, “Jika aku tidak bisa melakukannya dengan baik, apa kalian pikir ibu Hee Joo eonnie akan mengijinkan aku merawatnya?” canda Joon Hee. Lalu Hee Joo berkata kalau dia ingin istirahat, Joon Hee pun menyuruh semuanya untuk cepat pergi. Mereka semua pergi dengan menggerutu.
Sampai diluar gedung Sa Rang marah marah dia ngomel sendiri akan kelakuan Hee Joo. Sa Rang iri dengan Hee Joo yang terlahir dari keluarga kaya, cantik, bahkan punya pacar yang penyayang. Ki Young dan Soo Myung datang mendekati Sa Rang. Sa Rang merasa dirinya bernasib sial. Disaat Sa Rang sedang meratapi nasibnya Soo Myung mengajak Sa Rang nonton, Soo Myung berkata kalau dia diberi 2 tiket oleh seniornya. Sa Rang tidak percaya lalu dia meyakinkan kembali ucapan Soo Myung yang juga di jawab oleh Ki Young dengan anggukan. Sa Rang pun bahagia sekali dan langsung mengajak Soo Myung pergi.

Saat mereka akan pergi datang 2 pengikut Sa Rang. Sa Rang pun menceritakan kalau dia baru saja diajak nonton oleh Soo Myung, mereka bergembira bersama, saat salah satu pengikutnya bilang kalau mereka harus pergi bersama sama raut muka Sa Rang berubah begitu juga Soo Myung. Soo Myung bilang kalau dia hanya punya 2 tiket saja tapi pengikut Sa Rang bilang kalau mereka akan membayar tiket mereka sendiri.

Merekapun langsung menyeret Sa Rang pergi (poor Soo Myung^^). Ki Young ikut meratapi nasib Soo Myung, “Sepertinya sulit untuk mengajaknya kencan kalau kedua pengikutnya belum punya pacar” ujar Ki Young sambil tersenyum.

Hari rabu pun tiba, Kyu Won tampil cantik mengenakan hanbok sedang menunggu giliran tampil di lomba Konvensi Musik Tradisional. Kyu Won duduk sendirian di deretan paling belakang sambil menyetel gayageumnya.
Kyu Won teringat kembali saat saat mereka latihan, tampil mendadak di hadapan para sponsor, juga saat pertunjukkan yang sesungguhnya dimana Kyu Won menyanyi dari balik panggung. Walaupun harus berurai air mata tapi itu semua membuatnya bahagia.
Kakek dan ayahnya datang sehingga membuyarkan lamunannya. Kakek masih saja terus mengomeli Kyu Won.  Ayahnya berusaha membela Kyu Won. Lalu ayah bertanya apakah Kyu Won gugup, “Melihatnya bermain seperti itu (sambil menunjuk peserta yang sedang tampil) aku rasa permainanmu adalah yang terbaik” ucap ayah Kyu Won memberi semangat putrinya. Kyu Won lalu bangkit dan pamit pada kakeknya hendak ke kamar mandi. Kakek kembali marah marah pada Kyu Won karena setiap Kyu Won gugup hendak tampil dia selalu pergi ke kamar mandi dan kakek sudah memintanya untuk menghilangkan kebiasaan buruk, kakek malah berfikir kalau Kyu Won hendak melarikan diri. “Bagaimana aku bisa melarikan diri dengan pakaian seperti ini, lagipula tas ku juga ada disini” elak Kyu Won.

Begitu keluar dari ruangan, Lee Shin telah menunggunya disana. Kyu Won terkejut dengan kehadiran Lee Shin dan bertanya kenapa  Lee Shin ada disana padahal dia ada tes rekaman. “Apa kau ingin pergi bersamaku? Aku ingin memberikanmu satu kesempatan terakhir. Setelah itu aku ada selalu berada disampingmu apapun keputusan yang kau pilih” ucap Lee Shin. Kyu Won berfikir sesaat.

Diruangan, ayah dan kakek masih menunggu kehadiran Kyu Won. Tiba tiba handphone ayah berbunyi panggilan dari Lee Shin. Ayahpun mengangkatnya, tapi ternyata yang berbicara adalah Kyu Won, Dia berkata kalau hari ini adalah hari terakhir untuk tes rekaman, dan Kyu Won minta teleponnya disambungkan pada kakek. Ayah memberikan ponselnya pada kakek. Kakek masih belum menyadari kalau Kyu Won tidak akan kembali ke ruangan malah berkata bagaimana mungkin seseorang yang sedang di toilet menelepon. Begitu ponsel tersambung ke kakek, Kyu Won langsung minta maaf pada kakek karena tidak bisa mengikuti lomba, “Bagaimanapun kau menghukumku, aku akan menerimanya dengan patuh. Lagipula kakek juga berharap untuk kebahagiaanku kan?”. Kakek sangat marah dan langsung menyerahkan ponselnya ke ayah Kyu Won serta pergi dari sana. Ayah berkata pada Kyu Won agar Kyu Won jangan menghawatirkan apapun dan melakukannya dengan baik.
Kyu Won tersenyum lalu menyudahi teleponnya. Kyu Won pun langsung mengajak Lee Shin untuk berangkat, tapi karena Kyu Won memakai hanbok, tidak sengaja Kyu Won menginjak hanbok bagian bawahnya sehingga Kyu Won kehilangan keseimbangan. Lee Shin berusaha menahan Kyu Won agar tidak jatuh tapi akhirnya mereka jatuh bersama dan tangan kiri Lee Shin jatuh dengan posisi yang salah, ditambah dia harus menopang badannya dan Kyu Won juga. Kyu Won khawatir dengan keadaan Lee Shin tapi Lee Shin menjawab kalau dia tidak apa apa dan langsung mengajak Kyu Won pergi karena sudah terlambat. Lee Shin mengibas kibaskan tangan kirinya yang terasa sakit, lalu menaiki sepedanya. Rasa sakit makin dirasakan saat dia harus memegang kemudi sepedanya, beberapa kali Lee Shin sempat meregangkan telapak tangan kirinya, akhirnya mereka berdua pun menuju ruang tes rekaman dengan berboncengan sepeda.
Lee Shin terus menggandeng Kyu Won dengan tangan kanannya memasuki ruang rekaman. Teman temannya telah menunggu di dalam studio dengan cemas. AKhirnya mereka berdua sampai di studio semuanya terlihat sangat lega. Mereka langsung bersiap siap mengambil posisi masing masing.

Diluar studio, direktur dan produser memperhatikan mereka, dan meminta mereka untuk segera memulainya. Lee Shin meraih gitarnya, Kyu Won pun langsung berdiri di depan mikrofon. Saat hendak memainkan gitarnya, Lee Shin kembali merasakan sakit di tangan kirinya, beberapa kali dia mencoba tapi selalu gagal, Lee Shin memegangi pergelangan tangannya disaat itu Kyu Won melihatnya dengan cemas. Lee Shin tersenyum dan memberi semangat pada Kyu Won. Akhirnya dengan menahan rasa sakit Lee Shin memaksakan tangannya untuk memainkan gitarnya, Lee Shin sempat salah memainkan chordnya dan teman temannya heran kenapa bisa sampai seperti itu.
Kyu Won sangat menghayati lagu yang dia nyanyikan, sedangkan Lee Shin harus berjuang melawan rasa sakit di telapak tangannya (aigoo ngga kebayang gimana rasanya… tangan keseleo aja sakit buat main gitar… hikshiks). Diluar studio tampaknya sang produser menyukai penampilan mereka terutama vokal Kyu Won. Begitu lagu selesai Lee Shin kembali meregangkan tangannya tapi kali ini lebih hati hati karena dia tidak mau Kyu Won sampai tahu.
Setelah selesai mereka semua keluar dari ruang rekaman. Bo Woon mentertawai penampilan Kyu Won yang datang memakai hanbok, tapi Joon Hee berkata kalau Kyu Won keren, Joon Hee juga mengusulkan agar mereka makan bersama, Bo Woon setuju. Tapi Kyu Won berkata kalau dia tidak bisa karena Kyu Won malu berpakaian seperti itu. Lalu Lee Shin menawarkan untuk pulang bersama.
Begitu teman temannya pergi Lee Shin bertanya pada Kyu Won apa yang akan mereka lakukan karena sepertinya kali ini tidak akan mudah menghadapi kakek. Kyu Won menjawab agar Lee Shin jangan khawatir karena Kyu Won akan mengubah sikapnya menjadi lebih kuat. Kyu Won lalu menanyakan keadaan tangan Lee Shin karena tangannya terluka saat menolong Kyu Won dan Kyu Won juga melihat Lee Shin merasa kesakitan saat bermain gitar tadi, “Bukankah itu kenapa kau salah memainkan gitarmu diawal tadi?” tanya Kyu Won. Lee Shin mengelak dan beralasan itu karena dia gugup, lalu Lee Shin menunjukkan tangannya pada Kyu Won. Saat Kyu Won menyentuhnya Lee Shin menghindari dan berkata kalau tangannya tidak apa apa. Lalu Lee Shin mengajak Kyu Won untuk pulang.
Sampai dirumah ternyata Kyu Won diusir oleh kakeknya. Kakek benar benar marah pada Kyu Won. Kyu Won meminta maaf pada kakek dan berkata kalau dia akan kembali setelah kakek tenang. Ayah mencoba untuk membujuk kakeknya tapi dia malah ikut diusir juga. Kakek tidak mau lagi bicara dan beliau langsung masuk ke dalam rumah.
Kyu Won sedih sekali tapi biar bagaimanapun itu adalah resiko yang harus dia tempuh. Ayah mencoba menghibur Kyu Won dengan mengajaknya liburan tapi Kyu Won menolak dan meminta ayah untuk tetap tinggal agar bisa membuatkan kakek makanan. Ayah sangat khawatir kemana putrinya akan pergi. Kyu Won berkata kalau dia punya banyak teman jadi ayah tidak usah khawatir. Ayah berfikir sejenak lalu mengajak Kyu Won pergi.

Ternyata ayah mengajak Kyu Won kerumah ibu Lee Shin. Ayahpun menitipkan Kyu Won untuk beberapa hari disana sampai kakek tenang karena biar bagaimanapun ayah merasa lebih baik bila Kyu Won masih berada didekatnya. Ibu Lee Shin pun mengijinkan Kyu Won tinggal disana sementara. Kyu Won mengucapkan terima kasih pada Ibu Lee Shin juga Jung Hyun, tapi Jung Hyun mendengus, ibu langsung menatapnya. Jung Hyun pun merubah raut wajahnya dan bertanya pada Kyu Won kenapa Lee Shin belum juga datang. Kyu Won heran kenapa Lee Shin belum pulang padahal tadi mereka berpisah didepan rumah Kyu Won.
Ternyata setelah mengantar Kyu Won, Lee Shin pergi ke apotik membeli obat penghilang rasa nyeri untuk tangannya.
Dirumah Lee Shin, ibu pamit pada Kyu Won karena ada rapat mendadak, Jung Hyun pun sekolah jadi Kyu Won harus sendirian dirumah, ibunya Lee Shin juga minta maaf karena dia tidak memasak hari ini. Kyu Won berkata tidak apa apa dan akan membuat makanan sendiri untuknya. Ibunya menyuruh Kyu Won untuk pergi makan malam diluar bersama Lee Shin, lalu ibu pergi. Setelah ibu pergi Kyu Won kembali duduk dan membaca majalah, lalu menyebar pandangannya ke penjuru rumah Lee Shin.
Dirumah, ayah sedang membujuk kakeknya agar Kyu Won diijinkan untuk melakukan apapun yang diinginkannya, tapi ayahnya tidak menggubrisnya sama sekali malah asyik membaca buku.

Akhirnya Kyu Won memutuskan untuk bersih bersih rumah Lee Shin. Kyu Won mengelap meja yang biasa digunakan ibu Lee Shin untuk duduk duduk. Tak lama Lee Shin datang. Lee Shin terkejut melihat Kyu Won ada dirumahnya.
Kyu Won pun segera menghampiri Lee Shin, “Aku diusir dari rumah, jadi sementara aku menumpang disini” ucap Kyu Won manja, lalu matanya tak sengaja melihat ke tangan Lee Shin yang dibalut plester. Kyu Won langsung panik, “Kenapa tanganmu seperti ini?? Apa kau terluka??” tanya Kyu Won sambil meraih tangan Lee Shin.  “Bukan apa apa, jangan khawatir” jawab Lee Shin tersenyum sambil mengibaskan tangannya. Kyu Won percaya saja pada omongan Lee Shin. Lalu Kyu Won bertanya apakah Lee Shin sudah makan, “Jika kau mengijinkan aku untuk melihat isi lemari es mu aku akan membuatkanmu sesuatu”. Lee Shin menolak, “Tamu itu harusnya hanya duduk saja. Aku yang akan melakukannya” ucapnya. Kyu Won mengejek Lee Shin apakah Lee Shin tahu bagaimana caranya memasak. “Berapa kali aku harus bilang bahwa tidak ada yang tidak bisa kulakukan” jawab Lee Shin angkuh (kkwwkwkk akhh senangnya liat yo~ng kaya gitu^^).
Tarraa ternyata yang dimasak Lee Shin untuk Kyu Won adalah ramen plus telur kwkwkwkkw. Kyu Won kembali mengejek Lee Shin kalau Lee Shin hanya bisa masak ramen.

Lee Shin mulai membual dengan berkata setelah Kyu Won makan Kyu Won mungkin akan berfikir kalau semua ramen yang dimakan sampai sekarang bukanlah ramen. Kyu Won tertawa.

Kyu Won hendak mengambil ramen, begitu melihat isinya Kyu Won heran kenapa Lee Shin memasukkan telur ke dalam ramen (hmm apa yang salah Kyu Won, aku juga sering begitu,, berarti Lee Shin sehati sama aku^^~tHa). Kyu Won berkata seharusnya Lee Shin memasukkan bawang hijau kedalamnya. Lee Shin beralasan kalau dia benci memasukkan bawang hijau ke dalam ramen (hmm bawang hijau? maksudnya daun bawang kali yak kwkwkwk^^). Kyu Won mengejek Lee Shin lagi dan berkata kalau Lee Shin tidak tahu bagaimana makan ramen. Lee Shin tidak terima di protes lalu dia menyuruh Kyu Won untuk cepat makan. Kyu Won manyun. Kyu Won memberikan semua telur kemangkuk Lee Shin dan menyuruh Lee Shin menghabiskannya sendiri.
Setelah makan Lee Shin mengajak Kyu Won ke kamarnya. Kyu Won cukup terkesan dengan kamar Lee Shin. Lee Shin berkata karena diusir dari rumah Kyu Won jadi punya kesempatan melihat kamarnya. Ada hal yang sangat ingin diperlihatkan Lee Shin pada kekasihnya.
Lee Shin mengambil album piringan hitam ayahnya dari rak bukunya. “Ini ayahku, dia seorang gitaris” kata Lee Shin pada Kyu Won. Kyu Won lalu mengambil piringan hitam dengan cover ayah Lee Shin lalu membandingkan wajah ke duanya. “Kau mirip dengan beliau” ucap Kyu Won. Lee Shin tersenyum senang.
Lee Shin lalu memutar piringan hitam itu dan mereka berdua mendengarkannya dengan seksama. Kyu Won tampak menikmati musiknya yang dimainkan dengan penuh perasaan. Setelah selesai Lee Shin lalu memberikan album itu pada Kyu Won. Kyu Won heran, “Bukankah album ini saat berharga bagimu?”. “Oleh karena itu aku ingin kau yang menyimpannya untukku. Jika nanti aku berhasil melakukan debut pertama sebagai gitaris yang keren, kau kembalikan lagi padaku” jawab Lee Shin. Kyu Won mengerti lalu berkata “Karena itu jadilah gitaris yang keren ya nanti!”.
Berduaan saja dengan kekasih yang mengerti perasaannya menjadikan suasana kamar menjadi hangat dan romantis.
Lee Shin memandang Kyu Won penuh perasaan dan tak terasa bibirnya ingin mencium bibir Kyu Won. Kyu Won terdiam membeku dan memejamkan matanya.
Saat bibir mereka hampir bersentuhan, tiba-tiba pintu kamar terbuka. Jong Hyun adik Lee Shin masuk ke kamar dan kaget!. “Apa yang kalian lakukan! Aku akan laporkan pada ibu!” katanya sebal. Kyu Won merasa sangat malu dia buru-buru keluar kamar. Lee Shin juga tampak agak salah tingkah di depan adiknya. Dia lalu menyusul Kyu Won keluar. (hihihi…ketahuannn! -nana rf)
Di luar terlihat sekali Kyu Won begitu malu dan panik “Aduh gimana ini gimana?” (pengen naruh dimana gitu rasanya kepala hehe). Kyu Won merasa sepertinya besok dia perlu menginap di rumah sobatnya, Bo Woon. Kyu Won lalu mendiskusikan suatu hal dengan Lee Shin.
Dia masih ingin mencoba banyak hal dan tidak mau terkungkung hanya punya wawasan di musik tradisional saja. “Aku masih punya waktu muda (untuk mencoba hal baru) khan?” tanya Kyu Won. “Benar dan kau juga masih memiliki aku” kata Lee Shin. Kyu Won tersenyum dan mereka memandangi hamparan bintang dilangit. (hmm so sweetttt)
Suatu hari Lee Shin, Kyu Won dan para anggota Stupid Band dan Windflower kembali menghadap produser musik untuk mengetahui hasil audisi mereka. Produser lalu berkata bahwa anak-anak muda itu tampak masih kurang kemampuannya. Dan dengan begitu audisi mereka dinyatakan gagal. (yah gara-gara Lee Shin juga sakit tangannya lagi waktu itu hiks). Walau kecewa Lee Shin sebagai juru bicara rombongan berkata bahwa bagaimana pun audisi itu telah membawa pengalaman baru bagi mereka.
Namun tiba-tiba produser itu ternyata menawarkan kontrak bagi Kyu Won. Walau audisi band mereka gagal namun ternyata produser tertarik dengan suara Kyu Won. Kyu Won tampak masih bingung tak percaya mendengar tawaran kontrak itu.
Teman-temannya ikut senang dan bangga termasuk Lee Shin. Produser berkata bahwa Kyu Won harus bersiap-siap untuk berpergian ke luar negeri untuk kontrak ini.
Adik Lee Shin, Jung Hyun tampak mengunjungi kakek Kyu Won ke rumahnya. Dia membawa bingkisan makanan titipan ibunya. Namun kakek tampak tak suka dan menolak namun Jung Hyun memaksa karena jika tidak dia yang dimarahi ibunya. Pada saat itu rupanya kakek sedang mendengarkan siaran musik tradisional. Jung Jyun yang tak sengaja mendengarnya sepertinya menyukainya.
Lalu kakek berkata kalau Jung Hyun tertarik untuk belajar kakek akan mengajarkannya secara gratis, “Lee Dong Jin yang terkenal tidak menerima siswa dengan mudah” ucap kakek tetep narsis. Jung Hyun pun setuju untuk mencobanya. Kakek langsung menyuruh Jung Hyun untuk duduk dan mendengarkan. Kakek terus mengamati Jung Hyun yang asyik mendengarkan siaran musik tradisional.
Kyu Won dan Lee Shin tampak bicara dan duduk berdua di bangku. Kyu Won rupanya masih tak percaya. Lee Shin mensuport dan memberinya ucapan selamat. Lee Shin mendukung hal itu sebagai kesempatan baik untuk Kyu Won, dia bisa menerima walau karena itu mereka bisa saja tak bertemu sampai setahun lamanya. “Benar kau tidak apa-apa?”, tanya Kyu Won ragu. (lagi pula ga enak juga Lee Shin gagal tapi cewenya malah lolos -nana rf)
Lee Shin mengangguk dan berkata bahwa tidak ada yang berubah dengan cinta mereka walau mereka tak saling bertemu, “Karena kau mengejar apa yang kau inginkan dan jika kau berhasil nanti kau sangat punya kemampuan untuk menjadi kekasihku” kata Lee Shin bangga. Kyu Won lega dan dia berjanji akan berusaha keras.
Kyu Won tiba-tiba ingat kondisi pergelangan tangan Lee Shin, “Bagaimana tanganmu tidak apa-apa?”. Lee Shin mencoba menutupinya sambil tersenyum, “Tuh lihat tak apa-apa khan?” kata Lee Shin berbohong sambil memegang tangan Kyu Won.
Kyu Won dibantu ayahnya berusaha menjelaskan semua hal dan meminta maaf kepada kakek. Mereka berdua berlutut di depan kamar kakek. “Kakek maafkan aku, tapi aku sudah terlanjur menyetujui kontrak itu” kata Kyu Won. Tiba-tiba kakek keluar kamar dengan muka kesal, “Karena kau ini cucu Lee Dong Jin, kau harus membuktikan kau mampu!”.
Kalimat ini sebenarnya berarti kakek telah mengijinkan Kyu Won untuk mencoba jalur musik lain dan mencoba karir sebagai penyanyi. Kyu Won dan ayahnya tampak bahagia dan lega.
Lee Shin di kamarnya berusaha menggunakan tangannya yang sakit untuk berlatih gitar. Namun sayang rupanya hal itu masih sulit dilakukan.
Lee Shin lalu memutuskan untuk mengunjungi dokter. Lee Shin mengungkapkan keluhannya pada dokter bahwa pergelangan tangannya sangat sakit.
Dokter memeriksa pergelangan tangan Lee Shin, dokter menyentuh tangan Lee Shin, Lee Shin meringis kesakitan. Lalu dokter meminta Lee Shin melakukan beberapa hal menggunakan kedua tangannya tapi Lee Shin tidak sanggup. Dokter lantas bertanya apakah Lee Shin telah melukai tangannya.

Lee Shin teringat bahwa dia terjatuh saat hendak menolong Kyu Won yang tersandung hanboknya. Lalu dokter berkata bahwa akan memeriksa keadaan tangan Lee Shin lebih lanjut.
Berita gembira mengenai Kyu Won rupanya terdengar juga sampai ke telinga pasangan sutradara Suk Hyun dan Yoon Soo. Sutradara menggoda Kyu Won bahwa kalau dulu Kyu Won tidak mau mendengarkannya untuk mencoba menyanyi mungkin dia tidak mendapatkan kesempatan itu.
Namun sutradara memang terlihat begitu antusias dia bahkan punya mimpi suatu saat dia akan kembali mengajak Kyu Won kepementasannya sebagai aktrisnya, dan kekasihnya sebagai koreografer serta Lee Shin nanti sebagai music director atau penata musiknya. Sutradara sebenarnya ingin juga bisa mengobrol dengan Lee Shin. Namun Kyu Won berkata bahwa Lee Shin punya jadwal manggung di cafe. Yoon Soo lalu mengajak mereka ke cafe.
Di Cafe sebelum pertunjukkan Lee Shin yang merasakan pergelangan tangannya tidak bisa dipaksa bermain gitar bicara pada Joon Hee. “Bagaimana jika untuk penampilan kali ini kalian bermain tanpaku saja?” tanya Lee Shin. Joon Hee bingung namun Lee Shin tidak mau memberikan alasannya, dia menyembunyikan tentang sakitnya walau itu terhadap orang-orang terdekatnya.
Dan yang tak diduga Lee Shin, ternyata Kyu Won, Suk Hyun dan Yoon Soo tiba-tiba hadir juga di cafe. Lee Shin karena tidak ingin mereka curiga tiba-tiba menyanggupi untuk tampil.
Lee Shin naik ke atas panggung. Dan Stupid Band pun siap tampil seperti biasanya. Lee Shin tampak sedikit ragu sambil mengibas ngibas tangannya sebelum mulai. Musik pun dimulai dan menggebrak seperti biasanya.
Namun baru saja berbapa detik Lee shin jatuh terduduk dan mengaduh kesakitan memegangi pergelangan tangannya.
Kyu Won langsung berdiri dan memandangi Lee Shin dengan panik. Lee Shin hanya menatap Kyu Won dengan tatapan sedih.

== To Be Continued ==

Preview Episode terakhir
 

Tag:

sinopsis heartstrings 13


-== Episode 13 ==-
“Terbanglah Tinggi”
Semua orang terkejut mendengar pembatalan pertunjukkan. Suk Hyun memutuskan pergi untuk menanyakan kepada Kepala Universitas kejadian yang sebenarnya. Dengan wajah yang sedih Kyu Won sangat khawatir tentang pembatalan pertunjukkan karena merasa apakah karena dirinya lagi pertunjukkan dibatalkan. Lee Shin tersenyum menenangkan Kyu Won dengan mengatakan kalau ini pasti bukanlah karena Kyu Won lagi kemudian menggenggam tangan Kyu Won untuk memberikan kekuatan. Kyu Won masih sedih dan ketika memalingkan wajahnya Lee Shin pun terlihat khawatir.
Dengan wajah yang tegang Suk Hyun pun bertemu dengan Kepala Universitas dan menanyakan apa yang terjadi tetapi Kepala Universitas hanya mengatakan tidak ada yang bisa dikatakan lagi. Suk Hyun dengan kesal mengatakan ini semua pasti ulah ibu Hee Joo lagi. Kepala Universitas pun menyarankan Suk Hyun untuk mencari ibu Hee Joo. Suk Hyun hanya menghela nafas.
Suk Hyun akhirnya bisa menemui ibu Hee Joo dan tanpa basi basi Suk Hyun langsung meminta penjelasan kenapa pertunjukkan bisa dibatalkan. Ibu Hee Joo memberikan alasan karena dari awal tidak ada satu hari pun tanpa masalah dan tidak menyukai semua rumor yang berkembang. Ketika akan pergi, Suk Hyun dengan sedikit emosi mengatakan apakah pembatalan ini ada hubungannya dengan Hee Joo tetapi ibu Hee Joo mengatakan kalau keputusan sudah dibuat Hee Joo sendiri kemudian pergi begitu saja meninggalkan Suk Hyun yang hanya menghela nafas.
Begitu melihat Dosen Im datang, Suk Hyun langsung mengatakan kalau pembatalan itu pasti ulah Dosen Im. Mendengar Suk Hyun menuduhnya, Dosen Im marah karena Dosen Im sendiri tidak mau pertunjukkan diperayaan 100 tahun universitas batal. Suk Hyun tetap tidak percaya dengan mengatakan kalau itulah sebenarnya yang diinginkan Dosen Im lalu meninggalkan Dosen Im dengan marah.
Handphone Hee Joo berdering tetapi begitu melihat siapa yang menghubungi Hee Joo langsung mematikan handphonenya.

Wajah Kyu Won terlihat sangat cemas. Suk Hyun pun kembali dan semua siswa menanyakan pembatalan yang terjadi. Semua cemas menanti apa yang akan dikatakan Suk Hyun. Begitu mendengar Suk Hyun mengatakan kalau pertunjukkan dibatalkan semua pun kecewa dan menangis. Suk Hyun meminta maaf karena sebagai sutradara tidak bisa menangani masalah yang terjadi. Semua tertunduk lemah dan sedih, kecewa dan kesal sangat jelas tergambar diwajah masing-masing. Kyu Won pun sangat terpukul mendengarnya.

Di kamar Hee Joo duduk diam didepan piano kemudian ibu Hee Joo datang memberitahu bahwa pertunjukkan sudah dibatalkan dan tidak menyebutkan kalau Hee Joo sedang sakit. Tanggal operasi Hee Joo sudah ditetapkan dan menyuruh Hee Joo untuk menjaga badan agar bisa lebih baik tahun depan. Mendengar apa yang dikatakan ibunya, Hee Joo tidak langsung senang tetapi wajahnya malah terlihat lesu. Lalu terdengar suara Joon Hee yang memanggil Hee Joo. Begitu Hee Joo keluar Joon Hee langsung menanyakan apakah ada hubungannya dengan Hee Joo sehingga pertunjukkan dibatalkan. Wajah murung Hee Joo langsung berubah marah dan mengatakan kalau semuanya benar tetapi Joon Hee tidak percaya karena Joon Hee tahu kalau Hee Joo sangat ingin ikut pertunjukkan tersebut. Hee Joo semakin marah dan mengusir Joon Hee pergi dan berbalik masuk kerumahnya. Belum sampai Hee Joo masuk, Joon Hee mengatakan kalau akan menunggu sampai Hee Joo mau kembali. Hee Joo yang semula marah-marah terlihat sedih dan mengepalkan tangannya.
Lee Shin dan Kyu Won duduk berdua di taman kampus. Lee Shin berusaha menghibur Kyu Won dengan mengajak menonton drama tragedy dan bermain ditaman hiburan. Tetapi Kyu Won tidak mau karena merasa bukan waktu yang tepat untuk melakukannya. Lee Shin pun tersenyum dan mengatakan kalau Lee Shin ingin Kyu Won mengeluarkan tangisnya dan berteriak sekeras mungkin. Kyu Won mengatakan kalau semuanya menyakitkan dan mengingat kenapa akhirnya dia begabung dalam pertunjukkan dan tidak tahu apakah akan bisa ikut tahun depan karena Suk Hyun tidak ada tahun depan maka Kyu Won tidak akan mau ikut pertunjukkan.
Lee Shin memberikan senyumannya yang hangat dan mengatakan walau bagaimanapun masih ada banyak memori seperti menemukan cowok paling ganteng dikampus (sesuju dah yang ini, ya kan para bininya yo~ong wkwkwkw_aidarf*yooiiii un kwkwkwkkw-tHa*). Kyu Won pun bisa tersenyum walaupun cuma sebentar.
Suk Hyun duduk termenung diruangannya. Yoon Soo masuk keruangan Suk Hyun dan membawakan secangkir kopi. Yoon Soo berusaha mengajak Suk Hyun untuk makan siang tetapi Suk Hyun memotong ucapan Yoon Soo. Hening pun terjadi sesaat. Setelah itu Suk Hyun mengatakan kalau Suk Hyun ingin sendiri dulu karena Suk Hyun sebenarnya merasa malu. Yoon Soo pun menenangkan Suk Hyun bahwa semuanya bukanlah salah Suk Hyun. Yoon Soo mendekati Suk Hyun kemudian memeluk punggung Suk Hyun (back hug back hug kwkwkwk^^) dan mengatakan bahwa Yoon Soo menyesal tidak berada disisi Suk Hyun dari awal. Aku tidak akan khawatir lagi denganmu karena aku percaya padamu kata Yoon Soo. Suk Hyun pun tersenyum dan mengucapkan terimakasih.
Sepeninggal Yoon Soo, Suk Hyun menerima telepon dari seseorang dan minta untuk bertemu. Suk Hyun bertemu orang yang menelpon di bar milik owner Goo. Ternyata orang yang ingin bertemu tersebut adalah seorang produser yang mengajak Suk Hyun kembali ke luar negeri untuk menyutradarai pentunjukkan musikal yang berjudul “Rose Anna”.
Lee Shin memberitahu ibunya kalau pertunjukkan dibatalkan. Ibu Lee Shin mengatakan kalau Lee Shin jangan terlalu sedih dan mengatakan kalau tidak lah perlu perform ditempat keramaian yang besar kalau untuk menjadi bangga dan pasti akan ada kesempatan yang lainnya. Lee Shin tersenyum dan mengangguk mendengar nasihat ibunya.
Ketika Kyu Won makan malam bersama kakeknya dirumah, kakek menanyakan progress latihan pertunjukkan Kyu Won. Kyu Won pun memberitahukan kalau pertunjukkan dibatalkan. Kakek menanyakan apakah Kyu Won dipecat (aduh si kakek kejem banget ma cucunya). Kakek pun mengambil kesempatan memarahi Kyu Won bahwa karena itulah Kakek tidak pernah mengizinkan Kyu Won untuk terpengaruh dengan musik barat dan hanya fokus terhadap gayaguem.
Tiba-tiba Lee Shin datang dan memanggil Kyu Won tetapi kakek yang menjawab kalau Kyu Won dan Kakek sedang makan malam. Lee Shin pun masuk. Kakek tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mengatakan kepada Lee Shin akan menceritakan sejarah kakek setelah makan malam. Tetapi Lee Shin mengatakan hanya ingin bicara dengan Kyu Won dan memberi Kyu Won kode untuk keluar.
Sampai diluar Lee Shin memberikan ide kepada Kyu Won untuk melakukan pertunjukkan walaupun tanpa sponsor selama Suk Hyun membantu maka pasti akan bisa dilakukan. Tapi Kyu Won mengatakan kalau Hee Joo tidak ada dan Lee Shin pun mengatakan tidak butuh Hee Joo karena sudah ada Kyu Won. Kyu Won pun menyetujui usul Lee Shin. Kakek yang mendengar percakapan Kyu Won dan Lee Shin berkomentar sendiri bahwa mereka baru sadar bahwa seni dilakukan bukan hanya untuk dipertunjukkan kepada setiap orang (pinter juga kakek wkwkwk).
Suk Hyun masuk ke ruangan yang dulu akan dijadikan tempat pertunjukkan. Suk Hyun menghela nafas dengan berat dan dan memandang sekeliling dengan mengingat semua dari audisi sampai latihan yang dilakukan. Suk Hyun merasa berat karena sudah jauh yang dilakukan untuk pertunjukkan.
Yoon Soo berada di bar onwer Goo. Owner Goo mendekati Yoon Soo. Melihat Yoon Soo yang terlihat bosan, owner Goo mengatakan pasti semua karena Suk Hyun. Yoon Soo yang tidak mengerti bertanya apa yang dimaksud owner Goo. Owner Goo pun memberitahu Yoon Soo bahwa Suk Hyun mendapat undangan dari luar negeri.
Lee Shin dan Kyu Won seperti biasa datang kekampus berboncengan naik sepeda. Sampai dikampus semua membujuk Ki Young untuk bergabung lagi dalam pertunjukkan. Sa Rang dan kelompoknya juga mencoba membujuk Ki Young agar ia mau berpatrisipasi dan ikut meminta ijin kepada sutradara Suk Hyun agar mereka bisa menampilkan drama musikal sendiri. Ki Young tidak bisa menolak permintaan teman temannya. Dia mengalah dan bertanya ini ide bagus siapa, dengan senyum senyum usil dia menatap Lee Shin yang berdehem. Kemudian Ki Young mengatakan dia mau melakukannya asalkan Lee Shin keluar dari kelompok mereka. Tentu saja Ki Young hanya bercanda. Dan semua orang senang mendengarnya.

Tiba tiba Soo Myung datang dan bertanya apa yang sedang mereka lakukan, dia berkata saat ini bukan saat yang tepat merasa bahagia seperti ini. Kyu Won menjelaskan karena pertunjukan perayaan 100 tahun di batalkan mereka akan melakukan pertunjukan sendiri. Lee Shin menambahkan kalau mereka sekarang hanya tinggal meminta ijin dari sutradara. Tetapi Soo Myung mengatakan kalau Suk Hyun akan kembali ke luar negeri dan sedang berkemas kemudian pergi. Semua terkejut mendengar apa yang dikatakan Soo Myung. Lee Shin pun langsung berlari keluar diikuti Kyu Won, Ki Young dan yang lainnya. Begitu sampai diluar, mereka menemui Suk Hyun yang sudah mengemas barang barangnya bersama Yoon Soo, semua melihat dan memanggil Suk Hyun.

Kyu Won dan Lee Shin kecewa dengan sikap Suk Hyun yang tidak memberitahu mereka tentang rencana kepergiannya. Suk Hyun beralasan dia akan pergi karena pertunjukkan sudah dibatalkan dan tidak ada alasan untuk tetap tinggal. Ki Young berkata kalau mereka akan melakukan pertunjukan, Soo Myung menambahkan kalau semuanya akan mencoba dan meminta bantuan Suk Hyun. Sa Rang pun ikut menimpali dengan mengatakan kalau dia harus berpartisipasi dalam pertunjukan ini karena sudah mengatakan kepada keluarganya. Jika dia tidak berpartisipasi maka keluarganya akan di permalukan.
Yoon Soo yang melihat kejadian tersebut tersenyum dan berkata, “Benar benar sekenario seperti ini aku pikir  hanya bisa terjadi di film. Jika aku jadi kau aku akan melakukannya”. Suk Hyun jadi galau. Ki Young berkata kalau bukan karena sutradara dia pasti sudah lulus ujian sipil. Suk Hyun meletakkan barang barangnya dan berkata, “Apa ujian dinas sipil yang paling penting sekarang? Kalian adalah orang orang yang menghancurkan kesempatanku kembali ke luar negeri. Jika kalian tidak melakukannya dengan baik, kalian harus membayarnya padaku, mengerti?“ (love Suk Hyun dehh) dan semua murid sangat senang. Yoon Soo memukul ringan Suk Hyun. *Yoon Soo cantik deh pantesan Lee Shin dulu naksir berat. Wkwwk*

Ibu Hee Joo memberikan surat dan juga coklat kepada Hee Joo. Dia menggerutu kalau ada banyak cara berkomunikasi seperti dengan e-mail dan SMS tapi Joon Hee masih saja menulis surat. Hee Joo menjelaskan kalau Joon Hee sedang tidak waras, “Jika aku berbicara terlalu banyak tenggorokan ku akan sakit, kau bisa pergi”. Hee Joo kemudian membaca surat itu (backsound : Minhyuk *Star*).

Isi surat Joon Hee : Karena diriku yang menyedihkan jatuh cinta dengan Natasha yang cantik, malam ini kepingan salju akan jatuh dengan cepat. Seperti aku mencintai Natasha kepingan salju akan tetap jatuh. Aku disini, duduk sendirian dengan diriku, makan coklat”.
Hee Joo menggerutu kalau Joon Hee tidak waras, tapi dia senang dan memakan coklat tersebut. Joon Hee dengan sekuternya menunggu Hee Joo di depan rumahnya. Namun Hee Joo tak kunjung datang.

Suk Hyun sedang mengadakan rapat dengan Kepala Universitas, Dosen Im, Dosen Kim dan Yoon Soo tentang pementasan drama musikal. Dosen Im bertanya apakah Suk Hyun tetap akan melakukan pertunjukkan yang di tentang Kepala Universitas. Suk Hyun menjawab bahwa dia hanya tinggal menghapus kata ‘perayaan HUT ke-100’ saja dan ini pertunjukan yang dilakukan sendiri. Suk Hyun menambahkan bahwa dia adalah salah satu alumni dari sekolah itu, dan label itu akan di kenakannya seumur hidup, oleh karena itu Suk Hyun tidak mungkin melakukan sesuatu yang merusak citra almamaternya.

Dosen Kim berkata kalau mereka tidak punya anggaran sama sekali dan tidak mungkin bagi sekolah untuk mendanai sedangkan para sponsor juga sudah berhenti. Suk Hyun menjawab kalau mereka akan mengumpulkan biaya sendiri dan Yoon Soo juga berkata kalau dia akan ikut membantu.

Semua siswa berkumpul di tangga sekolah, ketika Suk Hyun dan Yoon Soo datang mereka melaporkan kehadiran anggota. “Apa kalian tidak takut? Sekolah tidak lagi memiliki anggaran lebih untuk mendanai. Juga tidak ada yang mendukung kita. Kita juga tidak mempunyai tempat untuk tampil bisakah kita terus melakukannya?“ tanya Suk Hyun. Semua siswa serempak menjawab “Bisa!!”.
Kyu Won mengusulkan untuk mengadakan pertunjukkan amal untuk mengumpulkan dana, sedangkan Lee Shin memberikan uang gajinya bulan ini dari cafe untuk di sumbangkan. Sa Rang juga menyumbang uang yang dia tabung untuk operasi hidungnya. Semua orang terkesan dengan tindakan Sa Rang, bahkan Soo Myung pun memuji Sa Rang dengan mengatakan kalau hidung Sa Rang cukup cantik sekarang, tentu saja Sa Rang sangat senang mendengar pujian itu, dia langsung memeluk Soo Myung. Semua orang ikut senang melihatnya. *Ki Young unyu banget kalo senyum senyum gitu*

Di cafe Suk Hyun bertemu dengan orang yang mengajaknya ke luar negeri. Orang itu heran bagaimana bisa Suk Hyun lebih memilih sekolah dari pada ke luar negeri. “Jika kau ingin sukses di luar negeri, sepertinya masih banyak yang harus kau pelajari. Para aktor di sana kebanyakan dari mereka tidak berpartisipasi demi resmi diakui. Mereka menjadi besar dengan bekerja keras sendirian di belakang panggung” jawab Suk Hyun. Orang itu memastikan kembali apakah Suk Hyun benar benar tidak ingin kembali ke luar negeri. Suk Hyun minta maaf dan orang itu pun pergi dengan kesal sambil berkata kalau anggap saja semua itu tidak pernah terjadi.

Owner Goo datang dengan tergesa gesa dan heran bagaimana bisa Suk Hyun menolak ajakan ke luar negeri, tapi akhirnya dia bangga pada Suk Hyun atas keputusannya lalu kemudian onwer Goo memeluk dan mencium Suk Hyun. *Hahaha*. “Terakhir kali kau menguping dan memberitahukan kepada Yoon Soo kan?“ tanya Suk Hyun. Owner Goo itu tertawa dan mengatakan kalau dia tidak mengatakan itu kepada Yoon Soo, Yoon Soo sendiri yang menebaknya. “Jangan selalu bicara tentang hal hal itu, tapi juga bicara tentang hal seperti bagaimana aku seorang pria yang keren dan semacamnya” kata Suk Hyun. (Elaahh narsis bener Suk Hyun ini ). “Apa aku harus menyebarkannya? Ahh baiklah siaran, majalah besar, buletin sekolah, internet. Aku akan memberitahu semua, mengatakan bahwa Kim Suk Hyun sungguh pria yang keren!” dia lalu memeluk Suk Hyun lagi. *Ckcck*

Windflower dan Lee Shin sedang mengerjakan poster. 2 orang dari mereka merasa lapar dan akan keluar mencari makanan. Hanya tinggal Bo Woon, Kyu Won dan Lee Shin. “Ini akan menjadi bagus semuanya bisa berjalan dengan lancar saat ini “ ucap Bo Woon dengan santai. Bo Woon menyadari sesuatu ketika dia melihat kearah Lee Shin. Tiba tiba dia berdiri dan bilang akan pergi. Tapi Kyu Won melarangnya dan bilang kalau masih banyak yang harus di kerjakan. Bo Woon tidak memperdulikannya dan langsung lari ke kamar mandi. Lee Shin berkata, “Biarkan dia pergi, dia akhirnya menanggapi sinyal tersembunyiku. Dia selalu masuk diantara kita. Dia akhirnya meninggalkan kita sendirian“ (suka deh sama Lee Shin yang kaya gini. Gemess). “Bagaimanapun, kita sedang sibuk sekarang“ protes Kyu Won. “Kau bukannya ahli dalam hal seperti ini?” tanya Lee Shin. Kyu Won menjawab iya sambil tersipu sipu. Lee Shin tiba tiba meminta maaf karena dulu dia pernah tidak menepati janjinya. “Tidak apa apa, karena kau kami menjual banyak tiket. Meskipun bisnis tidak terlalu bagus“ jawab Kyu Won. Lalu Lee Shin berjanji akan membiarkan Kyu Won menghasilkan banyak (jual banyak tiket-red). Kyu Won bertanya bagaimana caranya. “Tunggu dan lihat saja“ kata Lee Shin.
Tiba tiba Bo Woon datang di balik pintu, “Permisi, bolehkah aku masuk? Setelah keluar aku sadar tidak ada tempat untuk pergi “ (kasian Bo Woon). Kyu Won tersenyum dan mempersilahkan Bo Woon masuk dan menyelesaikan pekerjaannya. “Aku tidak menanyaimu, aku bertanya pada Lee Shin” *hahaha takut banget dia sama Lee Shin* Lee Shin pun mempersilahkan Bo Woon masuk. (kocak banget deh)

Suk Hyun dan Yoon Soo sedang membicarakan sesuatu tentang pementasan sambil jalan berdua. Suk Hyun berkata kalau tidak mudah untuk mendapatkan ijin menggunakan aula perkuliahan, “Tapi panggung tampaknya agak kecil, aku khawatir kita harus membuat perubahan skala besar dalam tarian”. Yoon Soo bilang dia sudah memperkirakan itu dan sudah merencanakan sesuatu. Lalu Yoon Soo bertanya apakah Suk Hyun menyesal menolak tawaran ke luar negeri. “Sepertinya kau tidak benar benar mengenal aku dengan baik. Selain itu, aku masih memiliki banyak tawaran. Jika aku memiliki kesempatan, kau ingin pergi bersamaku?“ tanya Suk Hyun. Yoon Soo terkejut. Suk Hyun mengalihkan pembicaraan dengan membahas cuaca dan bilang kalau punggunngnya tiba tiba sakit. “Aku kan memikirkannya“ jawab Yoon Soo. *Aissshh jadi suka sama pasangan ini. So swit banget*

Lalu Suk Hyun meminta Yoon Soo agar memberikan yang terbaik untuk koreografi karena tarian Lee Kyu Won masih sangat lemah, jadi Suk Hyun berharap Yoon Soo dapat memberikan bimbingan khusus untuk Kyu Won. Yoon Soo menyetujuinya, “Keyakinanmu pada Kyu Won akhirnya sedang diuji “. “Dia tidak tahu kemampuan yang dia miliki, aku bisa melihatnya dengan jelas. Aku berharap ini dapat membantunya melanggar zona kenyamanannya. Di sana sini ada banyak orang menghalanginya. Itulah yang membuatku merasa sedih, dan ini adalah alasan kenapa aku lebih memperhatikannya. Pada akhirnya ini menyebabkan banyak kesalahpahaman yang tidak perlu” ujar Suk Hyun. Yoon Soo berpendapat setelah pertunjukkan selesai Kyu Won pasti akan mendapatkan suatu pelajaran yang berharga.

Ibu Hee Joo dan Hee Joo sedang berbincang bincang di kamar Hee Joo dimana Hee Joo sedang meminum obatnya. Ibu Hee Joo mencemooh Suk Hyun dan yang lainnya karena tetap akan melakukan pertunjukkan apalagi mereka mengatakan kalau akan mengumpulkan dana sendiri untuk pertunjukan, “Jika mereka bahkan tidak memilikimu apa yang bisa mereka lakukan?”. Lalu Ibu Hee Joo bertanya kenapa anak bertampang pengemis itu (Joon  Hee) datang setiap hari dan selalu duduk di depan rumah, “Dia tampaknya semakin kurus. Jika dia masih di sini besok aku harus memanggil polisi”. Ibu Hee Joo beranjak keluar kamar. Hee Joo sepertinya khawatir dengan kadaan Joon Hee. Joon Hee masih menunggu Hee Joo di depan rumahnya.

Kyu Won sedang berlatih dance dengan Yoon Soo. Akhirnya Kyu Won mulai meningkat kemapuan dancenya. Mereka pun istirahat sebentar. “Dibandingkan dengan sebelumnya kau semakin baik “ kata Yoon Soo. Kyu Won bertanya apa Yoon Soo baik baik saja. “Tentang apa?” tanya Yoon Soo. “Tentang musikal, aku mendengar cerita ini tentangmu dan sutradara“ ujar Kyu Won. Yoon Soo heran kenapa tiba tiba Kyu Won menanyakan hal itu, “Jika ini tidak baik kau pikir aku akan setuju untuk melakukan hal ini?”. Kyu Won berkata ketika dia membaca dialog dia memikirkan ini dan itu, “Waktu itu kenapa kau meninggalkan sutradara?“ tanya Kyu Won. Yoon Soo menjawab dengan senyum mengembang, “Karena aku masih muda, pada waktu itu aku berpikir bahwa aku bisa melakukan apa saja dengan baik. Aku merasa itu bukan segalanya dan hanya bisa melihat ke depan, aku tidak takut atau menyesali apa apa”. Lalu Yoon Soo bertanya jika Kyu Won berada diposisinya apa yang akan dia lakukan, “Jika seteleh pertunjukan ini kau memiliki kesempatan untuk berdiri di panggung luar negeri, apa yang akan kau lakukan?“ tanya Yoon Soo. “Aku kan menolaknya“ jawab Kyu Won. Yoon Soo terkejut. “Sesungguhnya pertunjukan musikal ini mungkin akan menjadi yang pertama dan terakhir bagiku. Aku nyaris tidak mendapatkan ijin kakek. Setelah ini aku harus kembali bermain gayageum” jawab Kyu Won. Yoon Soo berkata kalau dia tidak bertanya tentang pikiran kakeknya, tapi pikiran Kyu Won sendiri, “Meskipun aku putus dengan Suk Hyun pada waktu itu, tapi aku tidak pernah menyesali keputusanku. Itulah masa muda”. Yoon Soo pun bangkit dan meminta Kyu Won untuk memulai latihannya lagi. Kyu Won memikirkan kembali kata kata yang Yoon Soo ucapkan padanya.

Ibu Lee Shin dan ayah Kyu Won berjalan bersama sambil ayah Kyu Won menarik koper besarnya. Ayah Kyu Won berkata kalau dia tidak percaya pada usianya saat ini masih harus berurusan dengan sikap ayahnya, “Emosiku sudah memuncak tapi karena Kyu Won aku harus memohon”. Ibu Lee Shin membenarkan, lalu Ibu Lee Shin menawarkan bantuan untuk membawa bawaan ayah Kyu Won. Ayah Kyu Won menolak tapi ibu Lee Shin memaksa hendak merebut tas ayah Kyu Won, hal itu membuat kaki ibu Lee Shin terkilir. Ayah Kyu Won malah menggoda ibu Lee Shin kalau sepatu berhak tinggi tidak cocok untuk wanita seusianya, lalu ayah Kyu Won mengulurkan tangannya agar ibu Lee Shin bisa bertumpu padanya. Karena ibu Lee Shin diam saja, ayah Kyu Won langsung melingkarkan tangannya ke tangan ibu Lee Shin sambil meraih pergelangan tangannya. Akhirnya ibu Lee Shin jalan tertatih tatih sambil dipegangi oleh ayah Lee Shin.

Kyu Won dan Lee Shin pulang dengan berjalan kaki. Kyu Won mengeluh kalau dia sangat lelah setelah menjalani latihan dance sambil memukul mukul kakinya. Melihat hal itu Lee Shin menyuruh Kyu Won untuk duduk. Awalnya Kyu Won menolak karena dia sangat lelah dan ingin segera pulang tapi Lee Shin tetap memaksa. Akhirnya Kyu Won menuruti omongan Lee Shin, dia pun duduk.

Lee Shin mengikutinya dari belakang tapi dia tidak ikut duduk disamping Kyu Won melainkan berjongkok didepan Kyu Won lalu mulai memijat kaki Kyu Won (aigooo sweetttttt^^). Kyu Won termangu. Lee Shin bertanya apakah latihan tadi menyakitkan sambil menatap Kyu Won. Kyu Won malu dan ingin Lee Shin menghentikannya. Lee Shin malah meminta Kyu Won untuk tidak bergerak, “Aku tidak bisa pergi kerumahmu untuk melakukan ini padamu. Jika kau pergi tidur setelah ini besok kau akakn merasa lebih baik” ujar Lee Shin sambil terus memijat kaki Kyu Won. Kyu Won memuji Lee Shin, lalu Lee Shin menengadahkan tangannya meminta bayaran pada Kyu Won. Kyu Won kaget lalu tersenyum pada Lee Shin. Lee Shin juga tersenyum lalu kembali memijat kaki Kyu Won yang lain.

Kyu Won menatap Lee Shin yang sedang memijat kakinya, lalu Kyu Won mencium kening Lee Shin. Lee Shin sedikit terkejut lalu menatap Kyu Won. Kyu Won grogi ditatap Lee Shin lalu dia membuang pandangannya ke langit dan berkata kalau cuacanya bagus dan ada banyak bintang di langit. Lee Shin tersenyum bahagia melihat kelakuan Kyu Won.

Ayah Kyu Won masih menggandeng tangan ibu Lee Shin membantunya berjalan sambil tetap menarik kopernya. Ibu Lee Shin kaget melihat Kyu Won dan Lee Shin lalu langsung melepaskan pegangan tangannya. Kyu Won yang juga melihatnya kaget lalu memanggi ayahnya. Lee Shin yang masih memijat kaki Kyu Won menoleh kebelakang dan mendapati ibunya serta ayah Kyu Won.

Ternyata ayah Kyu Won tidak langsung melepaskan pegangan tangannya pada ibu Lee Shin. Kyu Won dan Lee Shin melihat ayah dan ibunya bergandengan tangan, keduanya terkejut. Ibu Lee Shin perlahan melepaskan gandengan tangannya, kedua orang tua mereka kikuk dan mereka hanya berdiri dalam diam.

Kakek sedang membaca buku, tak lama Kyu Won pulang bersama ayahnya. Kakek bertanya bagaimana mereka bisa bersama. Ayah Kyu Won bilang kalau mereka bertemu didepan. Tapi kakek tidak percaya dan berkata kalau mereka hanya ingin mengabaikan kakek saja. “Tentu saja tidak. Aku sudah tinggal bersama kakek begitu lama, kalaupun ada seseorang yang diabaikan itu adalah ayah” ujar Kyu Won. Kakek lalu meninggalkan mereka setelah sebelumnya menyuruh mereka berdua beristirahat. Selepas kepergian kakek, ayahnya meminta Kyu Won untuk berbicara berdua.

Mereka memasuki kamar Kyu Won. Kyu Won bertanya apa hubungan ayahnya dan ibunya Lee Shin. Ayahnya menjawab kalau ibunya Lee Shin adalah cinta pertamanya. Kyu Won kaget lalu berfikir sesuatu.

Dikamarnya Lee Shin juga sedang berbicara berdua dengan ibunya. “Aku telah memberitahumu sebelumnya bahwa ada seseorang yang ingin aku nikahi” ujar ibu Lee Shin. “Dia adalah…..” belum sempat Lee Shin menyelesaikan ucapannya ibunya mengangguk dan mengiyakan seraya tahu siapa yang dimaksud Lee Shin. Lee Shin terdiam lalu dia kembali bertanya apakah ibunya kencan dengan ayahnya Kyu Won. “Sudah terlambat untuk kami, dibandingkan hubunganku dengan ayahnya Kyu Won, kalian lebih penting” ujar ibu Lee Shin yang meminta Lee Shin untuk tidak menghawatirkan hal itu.

Kyu Won rebahan di tempat tidurnya sedang mengobrol dengan Lee Shin di telepon. Kyu Won bertanya apakah Lee Shin sudah mendengar penjelasan dari ibunya. Lee Shin mengiyakan. “Jika bukan karena kita, mereka mungkin sudah berkencan kan?” tanya Kyu Won. “Dan aku akan memiliki seorang adik perempuan bernama Kyu Won” jawab Lee Shin menggoda Kyu Won. Kyu Won cemberut dan mengingatkan Lee Shin bahwa dia lebih tua 3 bulan dari Lee Shin. Lee Shin tersenyum mendengarnya dan menyuruh Kyu Won untuk cepat tidur karena pertunjukkan di cafe besok akan sangat melelahkan.

Kyu Won berkata kalau dia tidak bisa tidur, lalu Lee Shin menawarkan untuk menyanyikan sebuah lagu. Lee Shin pun mulai memainkan gitarnya dan menyanyikan lagu yang dinyanyikan untuk Kyu Won saat Kyu Won sedih di kampus. Kyu Won pun tertidur mendengarnya.

Esok harinya Stupid Band dan Windflower tampil bersama di cafe milik owner Goo (melting liat Yo~ng main gitar euy^^).

Selesai membawakan Carmen Fantasy, Lee Shin menyanyikan lagu You’ve Fallen For Me sambil curi curi pandang ke Kyu Won.

Selesai pertunjukkan Kyu Won membantu melayani para pengunjung yang datang dengan membawakan minuman yang mereka pesan. Saat berbalik setelah mengantarkan minuman Kyu Won melihat Lee Shin sedang berfoto foto dengan salah satu pengunjung wanita, ternyata tidak hanya 1 wanita tapi ada beberapa wanita yang ingin berfoto bersama dengan Lee Shin. Lee Shin pun melayani mereka dengan senyuman. Tinggal Kyu Won gigit jari, dia tersenyum kecut melihatnya.

Dengan tampang jutek Kyu Won hendak beranjak pergi tapi salah seorang pria yang mengenalnya memanggilnya dan meminta Kyu Won untuk menemani mereka minum. Melihat ada kesempatan Kyu Won dengan senang hati menerima tawaran minum temannya sambil melirik lirik ke arah Lee Shin. Lee Shin yang masih tersenyum senyum usai berfoto foto ria langsung cemberut melihat Kyu Won minum bersama teman teman prianya. Kyu Won sengaja memanas manasi Lee Shin minum sambil melihat ke arah Lee Shin dengan tampang mengejek lalu Kyu Won mengobrol dengan teman teman prianya itu.

Lee Shin kesal melihatnya dan menggerutu sendiri. Kyu Won terus menggoda Lee Shin membuat Lee Shin cemburu. Lee Shin yang sudah panas hati akhirnya meneruskan sesi foto fotonya bersama wanita wanita pengunjung cafe lainnya. Gantian Kyu Won yang panas hati. (Hadeuh lucu deh liat scene ini^^). Begitu mereka bertemu mata Lee Shin memonyongkan bibirnya ke arah Kyu Won yang tentu saja dibalas oleh Kyu Won.

Sepulang dari cafe Lee Shin dan Kyu Won jalan berdampingan menuju rumah. Kyu Won berkata kalau berkat seseorang mereka mendapatkan hasil yang lumayan. “Bagus kalau kau tahu” jawab Lee Shin ketus. “Tapi itu keterlaluan. Siapa yang memintamu menggunakan metode seperti itu?” omel Kyu Won. Lee Shin bertanya apa salahnya. Kyu Won bilang kalau lengan Lee Shin berada di bahu dan punggung para gadis dan berfoto bersama (hueheuhe cemburu cemburuuuu^^) benar benar nyaman bagaikan ikan di air, Kyu Won cemberut.

Lee Shin memanggil Kyu Won dan berkata kalau Kyu Won manis saat marah dan itu salah satu alasan Lee Shin tetap bertahan, “Mulai dari sekarang tidak ada lagi tertawa seperti itu dengan pria lain” sambil menunjuk nunjuk kearah Kyu won. Kyu Won bertanya apakah Lee Shin cemburu. Lee Shin langsung mengiyakan dan meminta Kyu Won menghentikan hal hal semacam itu. Kyu Won juga ingin Lee Shin melakukan hal seperti itu lagi dengan para gadis, “Aku juga sedikit cemburu tadi” ucapnya sambil tersipu sipu.

Tiba tiba Lee Shin berjalan hendak meninggalkan Kyu Won. Kyu Won memanggil Lee Shin dan bertanya apakah Lee Shin marah padanya. Lee Shin berbalik, dengan sedikit berbisik Lee Shin berkata kalau saat ini dia punya firasat buruk, “Kira kira siapa yang akan muncul disaat saat seperti ini”. Kyu Won berfikir sejenak lalu tersenyum. Lee Shin menyuruhnya masuk kerumah terlebih dahulu. Kyu Won pun menuruti kata kata Lee Shin.

Di dalam rumah Kyu Won menyerahkan 2 tiket pertunjukkannya untuk ayah dan kakeknya dan berharap ayahnya dan kakeknya akan datang menontonnya karena Kyu Won mendapat peran utama dalam pertunjukkan tersebut. Kakek langsung menjauhkan tiket itu dan berkata kalau dia tidak akan pergi. Kyu Won bertanya apa alasan kakek. “Kau pemeran utama dan ini adalah pertama kalinya untukmu, tentu kau tidak akan mengesankan” ujar kakek. Kyu Won merajuk pada kakeknya dan ayahnya pun membantu membujuk kakek agar kakek mau datang menonton, ayahnya berkata pada Kyu Won kalo dia pasti datang sedangkan kakek tetap pada keputusannya kalau kakek tidak akan datang. Kyu Won mengancam kakek kalau kakek tidak datang teman temanya tidak akan mau datang kesini untuk mendengarkan kisah hidup musik tradisional kakeknya lagi.

Ibu Hee Joo dan Hee Joo keluar dari rumahnya dan mendapati Joon Hee masih berdiri didepan rumahnya. Joon Hee memberitahu Hee Joo bahwa pertunjukkannya akan diselenggarakan besok. Hee Joo diam saja. Ibu Hee Joo langsung menelepon supirnya untuk cepat datang.

Joon Hee hanya bisa menghela nafas lalu Joon Hee membacakan puisi untuk Hee Joo. Hee Joo berkaca kaca mendengarnya. Lalu mobilnya datang dan ibunya menyuruh Hee Joo untuk cepat masuk kedalam mobil. “Eonni, aku akan menunggumu” ucap Joon Hee lantang. Mobil yang membawa Hee Joo dan ibunya pun pergi.

Hee Joo dan ibunya sampai di rumah sakit. Ibu Hee Joo berkata pada Hee Joo setelah selesai operasi Hee Joo harus istirahat dari sekolah dan pergi keluar negeri selama 1 tahun, Hee Joo hanya diam saja. Lalu ibunya bertanya bagaimana bisa Hee Joo bertemu dengan anak aneh semacam itu (Joon Hee-red). Hee Joo tetap tidak menjawab. Ibunya pun menyuruh Hee Joo menunggu disana sementara ibunya mengurus formulir pendaftaran.

Hee Joo berfikir dan terus berfikir, Hee Joo mengingat awal pertemuannya dengan Joon Hee di ruang latihan dance nya, saat Joon Hee membawanya kabur dari rumah sakit untuk ikut audisi, saat Joon Hee memboncengkan skuternya, saat Joon Hee mengajaknya ke atap gedung sekolah dan menyediakan makan siang untuknya, dan saat Joon Hee menunggunya tanpa lelah didepan rumahnya.

Semua kenangan itu membuat Hee Joo tampak sedih. Lalu dengan mantap Hee Joo mengirimi pesan pada Joon Hee agar Joon Hee segera datang kerumah sakit. Begitu menerima pesan dari Hee Joo, Joon Hee langsung tancap gas ketempat Natashanya berada.

Ibu Hee Joo kembali ketempat dimana Hee Joo duduk, namun dia tidak menemukan Hee Joo disana. Sementara itu Hee Joo berada di luar rumah sakit, dia sedang gelisah menunggu Joon Hee.

Tak berapa lama kemudian Joon Hee tiba, Hee Joo sempat mengeluh karena Joon Hee lama. Joon Hee memberikan helmnya pada Hee Joo, kemudian mereka melesat pergi meninggalkan rumah sakit.

Sementara itu di kampus, tepatnya di ruang latihan, para pengisi acara nampak sedak berlatih dengan pemeran utama Kyu Won. Saat Kyu Won selesai melakukan tarian solo dan Suk Hyun memuji Kyu Won, Hee Joo masuk.
“Han Hee Joo!” kata Kyu Won bangkit dari posisinya. “Mengapa kau datang kesini?” tanya Suk Hyun. “Bukankah kau berkata ada pertunjukan? Pemeran utama wanita tidak bisa hilang” kata Hee Joo, Kyu Won memasang ekspresi yang sulit diartikan.
Lee Shin menghampiri Hee Joo. “Apa kau gila? Kau keluar tanpa mengatakan apa-apa, apa yang kau lakukan disini sekarang?” tanya Lee Shin. “Pemeran utama wanita kami adalah Lee Kyu Won” kata Lee Shin tegas. “Apa yang kau pikirkan? Jika kau berkata kau ingin berakting, aku akan keluar” kata Hee Joo pada Kyu Won. “Apa yang akan kau lakukan, Lee Kyu Won? Kau yang putuskan” kata Suk Hyun.
Kyu Won diam, dia melihat Hee Joo, kemudian Kyu Won membuat keputusannya untuk memberikan peran ini pada Hee Joo, Lee Shin memejamkan matanya dan menghela napas.  Kyu Won meninggalkan ruang latihan, Lee Shin menyusulnya.
Kyu Won berjalan kearah taman, Lee Shin meraih tangan Kyu Won dan menghentikannya, sehingga mereka berhadapan sekarang. “Apa? Kau harus latihan!” kata Kyu Won. “Bukankah kau sedih? Ketika Hee Joo tidak ada, kau jadi banyak berusaha” kata Lee Shin. “Itu semua benar, seperti yang telah aku katakan sebelumnya menjadi pemeran utama wanita tidak begitu penting bagiku, karena dia lebih baik daripada aku, itu sebabnya untuk kesuksesan pertunjukan 100 tahun, aku mengundurkan diri” kata Kyu Won. “Tapi tetap….” kata Lee Shin terpotong. “Salah satu orang pertunjukan Ki Young Oppa mengatasi begitu banyak masalah untuk berada disini, Sa Rang eonni bahkan menyerah mengoperasi hidungnya, semua orang berkorban, jujur aku juga ingin berdiri di atas panggung, tapi bagaimana bisa aku hanya memikirkan diriku sendiri? Disituasi semacam ini, aku tidak bisa hanya memuaskan keinginanku. Lagu penutupmu, Hee Joo mungkin akan membuatnya lebih menonjol daripada aku” kata Kyu Won menjelaskan, Lee Shin tersenyum. “Kau begitu patuh” kata Lee Shin. “Apa? Hey! Aku sudah berkata sebelumnya aku adalah noona, 3 bulan lebih tua darimu” kata Kyu Won, Lee Shin langsung menarik Kyu Won kedalam pelukannya sebelum Kyu Won selesai berkata-kata.
Lee Shin memeluk Kyu Won. “Ingis menangis? Menagislah dihadapanku” kata Lee Shin, Kyu Won terlihat sedih tapi tidak menangis.
Suk Hyun berbicara dengan Hee Joo. “Meskipun sebagai seorang guru aku tidak harus mengatakan hal-hal seperti ini, kau sedikit patut dibenci sekarang” kata Suk Hyun. “Tidak apa-apa, karena aku juga benci sutradara. Bagaimana bisa kau membiarkan Lee Kyu Won pergi dari panggung seperti itu?” tanya Hee Joo. “Apa yang salah dengan itu?” tanya Suk Hyun. “Kau sungguh tidak tahu? Apa kau tahu kalau tariannya satu ketukan lebih lambat? Apakah aku mengatakan sesuatu yang salah?” tanya Hee Joo. “Aku akan mengubahnya” kata Suk Hyun. “Aku akan mengajari dia, oke?” kata Hee Joo. “Kenapa?” tanya Suk Hyun. “Bukankah kau berkata padaku untuk peduli kepada pemain pengganti sebelum pertunjukan? Aku tidak bisa mentolerir musuh. Bisakah aku campur tangan?” tanya Hee Joo.
Kyu Won dan Hee Joo ada diruang praktek tari, Hee Joo memperhatikan Kyu Won yang sedang menari. “Yaa! Salah lagi, sudah kukatakan beberapa kali, ini bukan ketukannya” kata Hee Joo, Kyu Won menggembungkan pipinya, lalu membuang napas. “Bukankah kau berpikir terlalu jauh? Ini benar-benar tidak diperlukan pada poin ini!” kata Kyu Won. “Hussh! Cepat lakukan lagi” kata Hee Joo.

Bukannya melakukan Kyu Won malah duduk di lantai. “Tidak ingin” kata Kyu Won. “Menari!” kata Hee Joo. “Tidak!” kata Kyu Won, Hee Joo mendesah. “Bisakah kau mengatakan padaku kau akan mencoba melakukan yang terbaik?” tanya Hee Joo. “Oh aku bisa” jawab Kyu Won. “Cobalah sampai kau tidak merasa malu pada dirimu sendiri lagi… Lalu kau bisa mengatakan kau telah melakukan yang terbaik. Aku tidak pernah mengatakan kepada diriku sendiri ini adalah yang terbaik. Aku sungguh iri padamu karena kau bisa mengatakannya” kata Hee Joo, Kyu Won berpikir sejenak kemudian berdiri. “Ayo latihan sekali lagi! Meskipun aku tidak bisa mengatakan bahwa ini adalah usahaku yang terbaik, tapi untuk diakui olehmu, Han Hee Joo” kata Kyu Won. “Baiklah!” kata Hee Joo tersenyum.

Suk Hyun dan Yoon Soo sedang berbincang-bincang di ruangan Suk Hyun. Tiba-tiba Ibu Hee Joo masuk ke ruangan itu. Ibu Hee Joo menuduh Suk Hyun yang membawa Hee Joo. Suk Hyun membela diri dengan berkata kalau Hee Joo datang sendiri. Ibu Hee Joo memberitahu Suk Hyun kalau Hee Joo melarikan diri dari rumah sakit. Ibu Hee Joo juga bilang kalau Hee Joo tidak mungkin menyanyi. Suk Hyun terkejut. Ibu Hee Joo melanjutkan dengan berkata pita suara Hee Joo bermasalah, dan jika itu sudah serius Hee Joo tidak bisa bicara. Ibu Hee Joo tanya dimana Hee Joo.
Hee Joo masih memantau Kyu Won yang sedang berlatih tari. “Sangat bagus, Lee Kyu Won, kau melakukannya sangat baik” puji Hee Joo, Suk Hyun masuk kedalam. “Kau lihat, aku tahu bagaimana mengajarinya kan?” tanya Hee Joo.
Suk Hyun menghampiri Hee Joo, lalu memegang bahu gadis itu. “Anak nakal ini…” kata Suk Hyun. “Apa kau tersentuh hanya karena ini?” tanya Hee Joo. “Mengapa kau tidak memberitahu kami, anak nakal aku mendengarnya jika hal itu akan jadi lebih serius, kau mungkin akan kehilangan suaramu selamanya” kata Suk Hyun, Kyu Won bingung sekaligus terkejut mendengarnya.

“Apa begitu penting pertunjukan ini? Bagaimana bisa kau tidak melakukan operasi dan datang kesini?” tanya Suk Hyun, Hee Joo berkaca-kaca. “Han Hee Joo, apa ini? Apa yang kau maksud kehilangan suaramu” tanya Kyu Won, Hee Joo mulai tak kuasa membendung air matanya. “Lihat, Lee Kyu Won tidak siap tampil. Jadi, jika aku tidak datang, akankah dia baik-baik saja?” kata Hee Joo, Suk Hyun berkacak pinggang dan sedikit mendesah. “Ohh! Anak ini benar-benar!” ucap Suk Hyun, Kyu Won mulai berkaca-kaca.

Suk Hyun berbicara didepan semua pengisi acara. “Akhirnya besok adalah harinya!” kata Suk Hyun, semua peserta menghela napas dan terlihat berharap tapi gugup. “Apa kalian gugup? Selama sekolah, siswa yang tidak memperhatikan di kelas, pasti akan tetap terjaga sepanjang malam sebelum ujian kemudian dia kesiangan dan melewatkan ujian” kata Suk Hyun, anak-anak tertawa. “Aku tidak berbicara tentang orang lain, tapi kalian. Siapapun yang tetap di belakang untuk latihan ekstra, lebih baik jangan biarkan aku menangkapmu atau kau akan mati! Makan malamlah lebih awal. Beristirahatlah dengan baik, oke?” terang Suk Hyun. “Ya!!!” jawab anak-anak. “Hari ini mari kita berhenti disini, bubar” kata Suk Hyun. “Terima kasih, kami bekerja keras” kata anak-anak, lalu semuanya bertepuk tangan, Hee Joo dan Kyu Won nampak tersenyum.
Semua sudah pergi, tinggalah Lee Shin, Kyu Won, Hee Joo dan Joon Hee saja, Lee Shin mendekat kearah Kyu Won. “Lee Shin, Lee Kyu Won” panggil Hee Joo. “Kau tidak perlu khawatir, beristirahatlah dengan baik!” kata Lee Shin. “Jangan Khawatir tentang aku, aku ingin datang untuk mendoakan semoga semuanya berhasil dalam pertunjukan besok. Jangan terus memikirkan kencan, pulanglah lebih awal” kata Hee Joo, Lee Shin dan Kyu Won tersenyum geli. “Lee Kyu Won, aku takut kau akan merasa tidak nyaman, itu sebabnya aku membantumu sampai sekarang” kata Hee Joo. “Kalau begitu, apa kau mau mengantarku ke rumah?” tanya Kyu Won. “Ah lupakan saja!” jawab Hee Joo tersenyum, Kyu Won juga tersenyum. “Kau harus sampai rumah dengan selamat” kata Hee Joo melihat ke arah Lee Shin, Mereka tertawa kecil.
Kemudian Joon Hee menghampiri Hee Joo dan merangkul bahu gadis itu. “Eonnie, aku akan mengantarmu pulang” kata Joon Hee tersenyum, Hee Joo juga tersenyum malu-malu, Kyu Won tertawa. Lalu Joon Hee dan Hee Joo pergi lebih dulu. “Haruskah kita pergi juga?” tanya Lee Shin. “Baik” jawab Kyu Won.
Kyu Won dan Lee Shin sedang dalam perjalanan pulang, mereka jalan kaki bersama. “Sepertinya berpartisipasi dalam drama musik adalah pilihan yang tepat” kata Kyu Won. “Aku juga” kata Lee Shin. “Tidak bisa membiarkan Hee Joo dan Sutradara kecewa. Aku akan melakukan yang terbaik!” kata Kyu Won.

“Tentu, kau akan melakukan yang terbaik, lagipula pacar siapa dulu kau ini” goda Lee Shin, Kyu Won berhenti berjalan dan menyikut lengan Lee Shin. “Bisakah kau lebih serius pada saat seperti ini?” tanya Kyu Won. “Aku serius. Kau tidak seperti gadis manapun, yang paling spesial dan keren di dunia satu-satunya gadis seperti ini…adalah kau” kata Lee Shin ngegombal, wkwkwkwkw. “Besok juga akan seperti ini kan?” tanya Lee Shin, Kyu Won tersenyum mengangguk.

Kemudian Lee Shin menggandeng tangan Kyu Won dan melanjutkan perjalanan.

Keesokan harinya, di kampus tepatnya di aula pertunjukan, terlihat kru acara tengah menyiapkan ruangan untuk pertunjukan hari ini. Yoon Soo dan Suk Hyun terlihat sedang mengawasi dan memberi arahan kepada para kru.
Kemudian datanglah Kepala Universitas bersama Dosen Im, mereka berdua menghampiri Suk Hyun. “Aku tidak akan memaafkanmu jika kau mengacaukannya!” kata Kepala Universitas. “Ini belum dimulai, bagaimana bisa mengatakan kata-kata yang mengecilkan hati seperti itu?” tanya Suk Hyun. “Ya, itu benar, kau harus membawakan kami makanan untuk menghibur kami” kata Yoon Soo yang berada agak jauh dari mereka. “Atau kau tidak bersedia?” tanya Suk Hyun pada Dosen Im. “Baiklah aku kalah, aku lupa kau orang seperti ini” kata Dosen Im, kemudian Dosen Im mengeluarkan amplop dari saku jasnya dan memberikan itu pada Suk Hyun. “Mari kita semua mengadakan pesta setelah semua ini berakhir” kata Dosen Im sambil menyerahkan amplopnya. “Seperti itulah Sunbae yang aku sukai” kata Suk Hyun tersenyum, semua jadi ikut tersenyum.
Diruang make up, ada Kyu Won yang sedang di rias oleh Sa Rang. “Dari awal audisi, aku pikir aku akan melakukan make-up untuk Han Hee Joo, siapa yang menyangka pada akhirnya ternyata itu kau” kata Sa Rang, lalu ingin memoles wajah Kyu Won namun berhenti. “Gadis menyedihkan, begitu banyak penderitaannya selama ini, betapa sedihnya gadis itu” lanjut Sa Rang, Kyu Won nampak berpikir, kemudian dia terlihat seperti mendapatkan ide. “Eonni, tunggu sebentar” kata Kyu Won. “Apa?” tanya Sa Rang, tapi Kyu Won terlanjur pergi, “Kau mau pergi kemana tiba-tiba begini?” tanya Sa Rang setengah teriak.
Sementara itu, Hee Joo sedang melihat brosur pertunjukan dengan ekspresi sedih, lalu ia mendapat sebuah panggilan di ponselnya.
Suk Hyun berdiri diantara anak-anak yang berdiri menjadi 2 banjar lurus di lorong, kemudian dia berjalan ditengah-tengah mereka. “Bo Woon” panggil Suk Hyun. “Ya” jawab Bo Woon. “Sa Rang” panggil Suk Hyun. “Ya” jawab Sa Rang. “Ki Young” panggil Suk Hyun. “Aku tidak akan lari lagi” jawab Ki Young. “Kyu Won” panggil Suk Hyun. “Ya” jawab Kyu Won sambil memberi hormat. “Lee Shin” panggil Suk Hyun, Lee Shin hanya mengangguk. “Baiklah, apa semua siap?” tanya Suk Hyun. “Yaaaaaa!!!!!” jawab anak-anak.
Kemudian Suk Hyun berdiri dihadapan mereka semua. “Saat ini akhirnya tiba, sementara kita berlatih, janji yang telah kita buat satu sama lain dan janji untuk diri kita sendiri akan terpenuhi pada saat ini” kata Suk Hyun. “Aku…percaya pada kalian semua” kata Suk Hyun lantang. *huwaaa seperti april yang percaya pada oppadeul tvxq* Kemudian semuanya bersorak dan saling memeluk satu sama lain.
Diluar, sudah nampak para penonton yang menunggu untuk menyaksikan pertunjukan musikal ini.
Di ruang make-up terlihat Kyu Won yang sedang mondar-mandir sambil bersenandung, lalu Lee Shin datang. “Apa kau tidak gugup hari ini?” tanya Lee Shin dengan ekspresi gugup. *hahaha* Kyu Won tersenyum mengangguk. “Tadi ada apa dengan ekspresimu?” tanya Kyu Won, Lee Shin tersenyum kaku. “Aku sedikit gugup” jawabnya. “Apa yang terjadi jika lagu penutup tidak mendapat respon yang baik?” tanya Lee Shin, Kyu Won tersenyum. “Jangan khawatir responnya akan bagus” jawab Kyu Won menenangkan. “Tidak akan ada kesalahan selama pertunjukan kan?” tanya Lee Shin yang benar-benar gugup. “Tidak, tidak akan ada!” jawab Kyu Won, Lee Shin menghela napas lega selega-leganya. “Aku menyesal berpartisipasi dalam komposisi lagu penutup” keluh Lee Shin. “Sepertinya kau benar-benar gugup” kata Kyu Won, Lee Shin jadi kesal.
“Kemarilah” kata Kyu Won. “Ada apa?” tanya Lee Shin, Kyu Won menggerakkan tangannya memberi isyarat agar Lee Shin mendekat. Lee Shin sedikit mendekat. “Bukankah kau mengajariku mantra? Jika kau gugup diatas panggung, hadapi penonton dan katakan ini” kata Kyu Won, kemudian gadis itu mendekat ke arah Lee Shin dan memegang kedua belah pipi Lee Shin. “Kau sudah terpesona padaku, katakan seperti itu” kata Kyu Won, Lee Shin sedikit tersenyum.
“Lee Shin Fighting!!” kata Kyu Won mencubit kecil pipi Lee Shin sambil tersenyum, Lee Shin tersenyum. “Kyu Won, Fighting!!” kata Lee Shin sambil mengangkat tangannya yang terkepal. Keduanya tersenyum.
Pertunjukan pun dimulai. Semua penonton juga sudah ada disana, Di atas panggung sudah ada Stupid Band dan WindFlower minus Kyu Won. Mereka memainkan lagu pembuka pertunjukan ini.

Ayah dan Kakek Kyu Won nampak hadir, begitu juga dengan Ibu dan adik Lee Shin yang juga hadir. Suk Hyun dan Yoon Soo juga melihat penampilan mereka semua.
Pertunjukan akhirnya benar-benar dimulai, anak-anak mulai menari, lalu aktris pemeran utama muncul tapi yang muncul bukan Kyu Won melainkan Hee Joo. Ibu Hee Joo terlihat terkejut melihat putrinya ada di atas panggung. Hee Joo menari dengan lincah.
“Apa yang terjadi? Bukankah Lee Kyu Won aktris utama? Kenapa justru orang lain yang keluar?” tanya Kakek. “Ayah, teruslah menonton” kata Ayah Kyu Won. “Aku sudah tahu itu akan berubah seperti ini, bagaimana mungkin Kyu Won eonnie menjadi aktris utama?” kata Jung Hyun. “Apa katamu?” tanya Kakek. “Maafkan aku” kata Ibu Lee Shin pada Kakek. “Diamlah untuk sementara waktu” kata ibu berbisik ke Jung Hyun.
Di lain tempat, Soo Myung melihat hal itu juga, dia berkomentar, “Sampai akhir, Han Hee Joo tidak menyingkirkan keserakahannya. Apa yang dia pikir bisa dia lakukan di atas panggung? Dia bahkan tidak bisa menyanyi”.
Alur cerita pertunjukan dimulai, Hee Joo dan Ki Young memerankan sepasang kekasih yang harus berpisah karena impian. Adegan ini menunjukan adegan perpisahan dimana Hee Joo memberikan ciuman perpisahan pada Ki Young sebelum dia pergi. Yoon Soo yang melihat adegan itu kemudian meoleh ke arah Suk Hyun yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
Adegan berikutnya berpindah, dimana Ki Young dipakaikan topeng oleh para penari, Ki Young terlihat nampak frustasi, lalu ia merobek kemeja yang dipakainya dan menunjukan abs-nya yang lumayan *hahahahha*. Kemudian dia mulai menari bersama para penari, lalu dia membuka topengnya.
Adegan selanjutnya, terlihat beberapa orang dengan pakaian hip hop tengah menari, lalu datang Hee Joo. Orang-orang itu mulai menunjukan break dance mereka didepan Hee Joo, seolah-olah ingin membuat gadis itu tertarik pada mereka. Tapi Hee Joo menolak dan malah menari sendiri diikut tatapan terpesona para lelaki itu.
Lalu tiba-tiba ada suara klakson mobil, tampaknya Hee Joo tertabrak mobil itu. Lalu adegan kembali berpindah, dimana Hee Joo memakai gaun putih, ia nampak frustasi.
“Sepanjang waktu sampai sekarang, belum ada sebuah lagu, setidaknya kita berhasil melaluinya dengan aman. Apa yang akan kita lakukan tentang lagu dalam bagian ke empat? Tarian tidak masalah, tapi suara Han Hee Joo benar-benar mustahil” bisik Dosen Kim. “Hentikan omong kosong itu. Apa yang kau takutkan? Lebih baik berdoa untuk keselamatan” kata Dosen Im. “Aku juga khawatir tentang pertunjukan ini, itu sebabnya aku seperti ini. Ini benar-benar….” kata Dosen Kim.
Kembali ke panggung. Di atas panggung terlihat Lee Shin yang sedang memainkan permainan solo gitarnya *Yo~ng kamu keren*.

Kemudian Alunan musik secara lengkap pun mengalun, munculah Ki Young menyanyikan lagu penutup drama musikal ini,  lalu di susul Hee Joo yang menyanyikan bagiannya, tapi tungguuu itu bukan suara Hee Joo itu suara…..Kyu Won, Lee Kyu Won. Lee Shin menyadari hal itu, ia melirik ke belakang panggung dan disana terlihat Kyu Won yang sedang menyanyi.

Kyu Won dan Lee Shin menyanyi bersama-sama. Kyu Won menyanyi dalam kepiluan hingga tetes air mata mengalir di pipinya. *Huwaaaaaaa poor Kyu Won tapi 4 thumbs for you eonnie*

== To Be Continued ==

Written By. Aida RF, Kai RF, tHa RF, April RF @pelangidrama.net
Picture By. Aida RF, April RF @pelangidrama.net
Edited By. tHa RF @pelangidrama.net
 

Tag:

sinopsis heartstrings


_=Episode 12=_

jangan menangis

Suk Hyun menarik kerah dosen Im dan langsung menuduh bahwa dosen Im lah yang telah melakukan semua ini. Dosen Im berpura pura tidak mengerti. “Disaat kau ada diruanganku, kau menggunakan ponsel ku untuk mengirimi pesan pada Lee Kyu Won bukan?” ujar Suk Hyun emosi. “Apa yang kau katakan? Aku tidak mengerti” kata dosen Im. “Lalu siapa yang melakukan itu? Katakan padaku!! Kau pasti tahu!!” ujar Suk Hyun sambil meninggikan nada suaranya. Kepala Universitas berdiri dan meminta Suk Hyun untuk menghentikan ini semua serta menyuruhnya untuk melepaskan dosen Im. Suk Hyun pun melepaskan dosen Im. Suk Hyun berkata kepada Kepala Universitas kalau dia akan mengundurkan diri, “Tapi tolong jangan ganggu Lee Kyu Won lagi. Sebagai orang yang digosipkan, aku yang akan pergi” ucap Suk Hyun yang sebelum meninggalkan ruangan menatap tajam ke arah dosen Im.
“Sutradara mengundurkan diri. Kita harus segera kembali” ucap Kyu Won sambil bergegas pergi, tapi ditahan oleh Lee Shin. Lee Shin meminta Kyu Won untuk tidak pergi. Kyu Won menatap Lee Shin dengan tatapan tidak percaya, lalu Lee Shin kembali berkata agar dia tidak pergi, “Jika kau pergi…. hubungan kita akan berakhir” ucapnya. Kyu Won kaget mendengar ucapan Lee Shin dan berfikir sesaat lalu memutuskan untuk tetap pergi. Lee Shin dengan cepat menarik lengan Kyu Won dan memeluknya erat. Kyu Won terkejut. “Lee Kyu Won…. kumohon jangan pergi” ucap Lee Shin. Keduanya berpelukan dalam diam.
“Aku tidak akan pergi…. aku sudah bilang aku tidak akan pergi….”, Lee Shin lalu melepaskan pelukannya dan menatap Kyu Won. “Aku tidak akan pergi” ucap Kyu Won sambil menatap Lee Shin.
Suk Hyun berjalan dengan cepat menyusuri taman kampus. Soo Myung dan Ki Young yang berdiri tak jauh darinya memanggil manggil Suk Hyun tapi Suk Hyun terus berjalan tanpa menoleh kearah mereka. “Dia kelihatannya marah” ujar Ki Young. “Ini kedua kalinya aku melihat ekspresinya seperti itu. Pertama saat kau melarikan diri dulu dan kedua sekarang. Aku punya pikiran buruk tentang ini” jawab Soo Myung.
Sa Rang CS tak kalah heboh. Sa Rang berteriak teriak menghampiri teman temannya dan mengatakan kalau sutradara mengundurkan diri. Temannya yang diberitahu berkata kalau hari ini Kyu Won juga tidak masuk, “Apa ini berarti bahwa rumor itu benar?” tanyanya. Sa Rang berpendapat kalau rumor itu tidak benar karena ada seseorang yang melihat Lee Shin pergi bersama Kyu Won tak jauh dari kampus. Salah satu teman Sa Rang bertanya apakah sutradara mengundurkan diri karena dia merasa bersalah, karena mereka berdua berada di hotel, restoran dan cafe.
Anggota pertunjukkan yang lain setuju dan Sa Rang mengatakan kalau sutradara bahkan sudah mempunyai dosen Jung disisinya, “Ah.. seharusnya kita tidak langsung mengambil kesimpulan begitu saja… Kita terlalu gegabah” ujarnya sambil memukul mukul kepalanya. Lalu Sa Rang bertanya bagaimana dengan pertunjukkan mereka jika sutradara berhenti, teman teman yang lainnya shock mendengarnya.
Suk Hyun memasuki cafe owner Goo, duduk dihadapan owner Goo dan meminta Soju. owner Goo bertanya apa yang terjadi pada Suk Hyun, “Apakah kau tidak sibuk dengan pertunjukkan?”. Suk Hyun tetap meminta Soju, tapi owner Goo berkata ini masih pagi kenapa Suk Hyun sudah ingin minum. Suk Hyun agak kesal dan bertanya apakah owner Goo akan memberikan dia Soju atau tidak, kalau tidak Suk Hyun akan mencarinya ditempat lain. Akhirnya owner Goo pergi mengambilkan Soju untuk Suk Hyun. Suk Hyun menghela nafas.
Kyu Won berjalan bersama Lee Shin. Kyu Won bertanya apakah sutradara akan kembali. Lee Shin menjawab siapa yang tahu akan hal itu. “Apa maksudmu siapa yang tahu? Ini pertunjukkan untuk perayaan 100 tahun. Apa ini tidak penting bagimu?” tanya Kyu Won. Lee Shin menjawab kalau ini penting bahkan dia sudah mengaransemen lagu penutup pertunjukkan dan belajar tentang musik tradisional pada Kyu Won tetapi ada hal yang lebih penting lagi. Kyu Won bertanya apa itu. Lee Shin menjawab, “Kau. Bagiku, kau tidak terluka ataupun sedih, itu lebih penting untukku, yang lain tidak masalah”. Kyu Won menatap Lee Shin dalam. “Melihatmu senang itu sangat penting untukku” tambah Lee Shin. Kyu Won tersenyum. Lee Shin bertanya kenapa kemarin Kyu Won tidak bilang padanya kalau dia bertemu dengan sutradara. Kyu Won menjawab kalau sutradara melarangnya untuk memberitahu orang lain. “Apa aku orang lain?” tanya Lee Shin. Kyu Won beralasan ini mungkin kelihatan aneh antara dia dan sutradara, tapi Kyu Won takut Lee Shin salah paham. Lee Shin tersenyum simpul dan berkata kalau dia tidak akan salah paham mengenai hal seperti itu dan meminta Kyu Won untuk tidak melakukannya lagi, “Bahkan jika kau tidak bisa mengatakannya pada orang lain, kau harus memberitahu aku kemana kau pergi”. Kyu Won mengangguk.
Windflower dan Stupid Band sedang berkumpul, salah satu member Windflower bertanya pada Bo Woon apakah Kyu Won benar mengatakan bahwa dia akan datang, Bo Woon mengiyakan, “Ketika aku meneleponnya dia terdengar seperti akan buru buru kesini”. Sang gitaris berkata kalau Kyu Won saat ini bersama Lee Shin dan meminta teman teman Kyu Won untuk tidak perlu khawatir. Lalu salah satu teman Kyu Won bertanya, “Sutradara Kim tidak benar benar mengundurkan diri kan?”. Bo Woon menjawab kalau sutradara tidak bisa pergi begitu saja karena ini sangat tidak adil untuk mereka berdua (Kyu Won dan Suk Hyun).
Member Stupid Band yang lain membenarkan kecuali Joon Hee. Joon Hee yang mendengarkan bingung dan merasa bersalah lalu pergi meninggalkan teman temannya dan kesal pada dirinya sendiri.
Bo Woon berkata kalau belakangan ini Joon Hee bersikap aneh, “Dia juga tidak selalu kelaparan seperti biasanya”. Lalu Bo Woon bertanya pada member Stupid Band apakah ada masalah. Sang basist menjawab tidak. “Lalu kenapa dia seperti itu?” ujar Bo Woon sedih sambil meratapi kepergian Joon Hee.
Hee Joo berada dikamarnya sedang meminum obat ditemani ibunya. Ibunya bertanya kenapa Hee Joo bisa sampai kena flu sebelum pertunjukkan yang sangat penting ini, “Bagaimana caramu menjaga kesehatan dirimu sendiri?” ujar ibu Hee Joo marah. “Aku memang sakit sekarang, tapi aku tidak akan sakit selama pertunjukkan. Lalu kita harus bersikap bagaimana pada Lee Kyu Won?” tanya Hee Joo. Ibunya berkata kalau dosen Im yang akan mengurusnya, ibu Hee Joo juga memberitahu kalau Suk Hyun telah mengundurkan diri. Hee Joo marah dan bertanya kenapa ibunya juga menendang sutradara keluar padahal Hee Joo hanya ingin Kyu Won yang disingkirkan, “Jika aku mendapat pengakuan dari sutradara yang sukses di luar negeri aku akan mendapat banyak kesempatan lain”.
 
Ibunya menjelaskan kalau pada saat membahas tentang pen-skors-an Kyu Won, Suk Hyun memberi tatapan sengit pada dosen Im, “Apakah benar tidak ada sesuatu diantara mereka berdua? Aku tidak tahu alasannya kenapa dia selalu melindungi Kyu Won”. Ibunya lalu meminta untuk tidak membicarakan masalah ini lagi dan meminta Hee Joo mempersiapkan diri untuk pertunjukkan.
Selepas berargumen dengan ibunya, Hee Joo menerima sms dari Joon Hee yang mengabarkan kalau sutradara mengundurkan diri dan Joon Hee merasa semua ini karena dirinya. Hee Joo membalasnya dengan mengatakan agar Joon Hee tetap bertahan sampai akhir pertunjukkan dan berjanji akan membelikan Joon Hee makanan yang enak.
Joon Hee membaca sms dari Hee Joo sambil berjalan masuk ke cafe. Di cafe Suk Hyun sedang mabuk berat, owner Goo dengan setia menemainya disana. Joon Hee kaget melihat Suk Hyun yang sedang mabuk. Owner Goo yang agak kesal dengan Suk Hyun menoleh melihat Joon Hee yang berdiri tak jauh dari mereka dan bertanya apakah Joon Hee tahu kenapa Suk Hyun menjadi seperti itu, “Apakah sesuatu terjadi di kampus?”. Joon Hee panik mendengar pertanyaan onwer Goo dan langsung melarikan diri darisana.
Joon Hee terus berlari sampai dia merasa kalau dirinya sudah aman, lalu dia menghela nafas dan mengacak acak rambutnya sendiri dengan kesal, “Ah… apa yang harus aku lakukan?? Ini semua karena salahku” ujar Joon Hee meratapi nasibnya.
Kyu Won dan Lee Shin masih berjalan jalan sambil bergandengan tangan. Lee Shin bertanya apakah Kyu Won ingin makan sesuatu. Lalu ada sepasang muda mudi yang tengah berpacaran memakai baju pasangan berjalan melewati mereka berdua, Kyu Won berbisik pada Lee Shin kalau mereka terlihat serasi, tapi Lee Shin malah berkata kalau mereka terlihat bodoh. “Kenapa? Aku pikir itu terlihat bagus” ujar Kyu Won.
 
Lee Shin menghentikan langkahnya lalu menatap Kyu Won, “Aku hanya memberitahumu sekali hal yang sangat penting kalau aku tidak menyukainya. Baju yang kau berikan pada kakekmu tempo hari, itu benar bukan baju pasangan kan?” tanya Lee Shin. Kyu Won ngambek sambil memonyongkan mulutnya dan melepaskan gandengan tangannya dengan hentakan, “Aku sudah bilang bukan!”, lalu Kyu Won melihat sesuatu dan berjalan meninggalkan Lee Shin.
Ternyata yang dilihat Kyu Won adalah gantungan hp berbentuk boneka yang memegang gayageum, dan ada juga yang memegang gitar (couple nih gantungannya,,, lucuuuu^^). Kyu Won berkata kalau boneka itu sangat mirip dengan boneka teddy bear yang ada di kamarnya. Lee Shin menawarkan untuk membelikannya. Pegawai toko berkata kalau itu adalah gantungan pasangan dan menyarankan agar Lee Shin membeli keduanya.
Kyu Won yang mengerti kalau Lee Shin tidak suka barang barang yang berbau pasangan langsung berkata pada pegawai toko itu kalau dia hanya akan membeli satu gantungan saja. Kyu Won berkata pada Lee Shin kalau dia akan membelinya sendiri dan masih ingin melihat lihat, lalu Kyu Won beranjak dari tempatnya. Lee Shin masih terdiam disana sambil memandangi gantungan hp berbentuk boneka yang sedang memegang gitar.
 
Kyu Won masih sibuk memilih milih aksesoris lalu Lee Shin datang menghampiri Kyu Won dan berkata kalau dia akan menggunakan ponselnya untuk menemukan tempat yang bagus didekat situ lalu taarrraaaa…. gantungan boneka memegang gitar sudah menggantung di ponsel Lee Shin. Kyu Won yang melihatnya tersenyum mengejek dan berkata bukannya Lee Shin tidak menyukai barang barang pasangan. Lee Shin ngeles dengan berkata kalau boneka ini tidak sama karena instrumen yang dibawa berbeda, “Punyamu memegang gayageum dan punyaku memegang gitar. Ini bukan gantungan hp pasangan”. “Oh ya??” kata Kyu Won menyindir Lee Shin.
Lee Shin kemudian berkata kalau Kyu Won sangat menyukai barang barang yang mirip dengannya. “Apa?? Yakk, maksudmu aku terlihat sama dengan boneka teddy bear?” ucap Kyu Won kesal. Lee Shin malah bertanya apakah ini kali pertama Kyu Won mendengarnya, lalu menyamakan boneka beruang itu dengan Kyu Won, “Ahh.. ini benar benar sangat mirip”. Kyu Won melotot.
Akhirnya mereka sampai didepan rumah Kyu Won (masih jalan sambil gandengan tentunya^^). Lee Shin menyuruh Kyu Won untuk masuk duluan karena dia masih harus mengembalikan mobil sutradara ke kampus dan pergi ke cafe untuk bekerja. Lalu Kyu Won tanya apa Lee Shin tidak lelah. “Aku baik baik saja. Kau lah yang perlu bekerja keras. Lalu Kyu Won berpesan pada Lee Shin agar gantungan hp teddy bearnya jangan sampai diambil oleh Jung Hyun, Lee Shin mengiyakan. Kyu Won pamit masuk dan berkata agar Lee Shin menyetir dengan hati hati.
Suk Hyun mabuk berat di cafe, Yoon Soo datang dengan tergesa gesa. Owner Goo yang masih menemani berkata pada Suk Hyun bahwa Yoon Soo sudah datang dan meminta Suk Hyun untuk sadar (jungshin chaeryo… jungshin chaeryooo kwkwkwkwk^^). Yoon Soo pun mencoba untuk menyadarkan Suk Hyun. Lee Shin baru datang ke cafe dan melihat Suk Hyun yang mabuk berat lalu menghampirinya. Yoon Soo bertanya pada owner Goo sebearapa banyak dia minum. Lee Shin bertanya apakah Suk Hyun baik baik saja, tapi owner Goo berkata, “Apa kau tidak bisa lihat seberapa buruknya dia?”. Lee Shin berkata dia akan membantu. Lee Shin berpendapat sepertinya Suk Hyun minum banyak. Yoon Soo menjawab kalau belakangan ini sudah banyak hal yang terjadi lalu bertanya apakah Kyu Won baik baik saja. “Aku tidak tahu apa dia berpura pura baik baik saja atau dia memang baik baik saja tapi aku datang kesini setelah melihat senyumnya” ucap Lee Shin sambil tersenyum. Lalu Lee Shin memapah Suk Hyun keluar cafe.
Kyu Won masuk ke kamarnya tepat saat ponselnya berbunyi. Lee Shin menghubunginya dan berkata kalau dia bertemu dengan Suk Hyun di cafe. Kyu Won menanyakan keadaannya.
Lee Shin meminta Kyu Won untuk tidak khawatir karena dia diantar pulang oleh Yoon Soo. Selesai menutup teleponnya Lee Shin memandangi gantungan hpnya lalu menciumnya dan berkata “Selamat malam Kyu Won”.
Esok paginya Suk Hyun yang berada di kediaman Yoon Soo bertanya apakah semalam dia tidur disana. “Lihatlah dirimu, kau bahkan tidak mengingat apapun” jawab Yoon Soo. Yoon Soo juga berkata kalau kemarin sangat melelahkan membawa Suk Hyun kerumahnya. Suk Hyun meminta maaf pada Yoon Soo dan beralasan kemarin dia terlalu marah dan semakin dia mabuk semakin dia ingin minum. Yoon Soo juga berkata kalau kemarin Lee Shin membantu memapahnya keluar cafe. Suk Hyun bertanya apakah Lee Shin datang sendiri, Yoon Soo mengiyakan, dia juga berkata kalau Lee Shin datang setelah melihat senyuman Kyu Won. Suk Hyun mencibir dan mengatakan kalau ada pepatah yang mengatakan bahwa bahkan orang orang yang tidak kompeten pun memiliki keterampilan, “Ternyata dia berguna juga”. Yoon Soo berkata agar Suk Hyun tidak selalu mengkhawatirkan anak anak didiknya tapi juga memintanya untuk mengkhawatirkan dirinya sendiri. “Pergi dan bersihkan dirimu, kau masih harus pergi kesekolah” ujar Yoon Soo. Suk Hyun menolak untuk pergi ke sekolah. Lalu Yoon Soo bertanya tentang pertunjukkan perayaan 100 tahun. Suk Hyun tidak menjawab dan bersikeras untuk tidak pergi ke sekolah.
Lee Shin berdiri didepan rumah Kyu Won menunggu Kyu Won keluar, tapi yang ditunggu tunggu tak kunjung datang. Setelah agak lama menunggu terdengar pintu rumah Kyu Won terbuka, Lee Shin langsung berkata kenapa Kyu Won begitu terlambat, tapi ternyata yang keluar rumah bukan Kyu Won melainkan kakeknya. Lee Shin terkejut dan langsung memberi salam. Kakek heran kenapa Lee Shin pagi pagi sudah ada didepan rumahnya, “Apa kau datang untuk mendengar kisah hidup musik tradisionalku?” tanya kakek.
Lee Shin buru buru menepisnya dan berkata kalau ada sesuatu yang perlu dikatakan pada Kyu Won. Kakek memberitahu kalau Kyu Won sudah berangkat dari tadi. Lee Shin terlihat berfikir sejenak lalu bertanya pada kakek apakah kakek akan pergi kesuatu tempat, kakek malah balik bertanya apakah Lee Shin ingin menyelesaikan mendengarkan ceritanya. Sebelum kakek mulai bercerita Lee Shin buru buru kabur dari sana. Selepas kepergian Lee Shin kakek bergumam kalau semakin dia melihat Lee Shin semakin mengingatkannya pada masa mudanya.
Kyu Won berlari ke sekolah menuju ruangan Suk Hyun, namun Suk Hyun tidak ada di dalam. Di luar Kyu Won bertemu dengan Yoon Soo. “Kau datang lebih awal?“ tanya Yoon Soo. “Rumor bahwa aku bertemu dengan sutradara di hotel ini kesalahpahaman“ ujar Kyu Won menjelaskan. “Aku tahu, aku sudah mendengar tentang hal itu“ jawab Yoon Soo singkat. “Sepertinya dia belum datang” ucap Kyu Won. Yoon Soo bilang sepertinya Suk Hyun tidak akan datang hari ini. “Apakah dia benar sudah mengundurkan diri? Lalu apa yang akan terjadi dengan pertunjukan? Bagaimana bisa dia melarikan diri seperti ini“ tanya Kyu Won.
“Kau pikir dia mencoba untuk lari? Ini adalah…..“ Yoon Soo tidak menyelesaikan perkataannya. Kyu Won merasa bersalah, “Apa ini karena aku?“. “Tidak. Aku Seharusnya tidak mengatakan ini padamu. Dia selalu memiliki harga diri tinggi dan temperamen yang buruk, rumor itu pasti membuatmu cukup merasa tidak nyaman kan?“ terang Yoon Soo. “Apa kau masih akan pergi latihan? Jangan berhenti. Jika kau berhenti, maka tidak akan ada gunanya Suk Hyun berpihak padamu“ ucap Yoon Soo.

 

Suk Hyun mendatangi tempat pemancingan, “Kau akan dalam kesulitan besar, yang paling penting sekarang adalah bukan pertunjukan HUT ke 100. Tampaknya ikan di kolam ini akan berkurang cukup banyak hari ini“.
Kyu Won berjalan dengan sedih. Dia berpapasan dengan Lee Shin. “Kenapa kau datang ke sini lebih awal sendirian? Aku menunggumu di depan rumahmu“ tanya Lee Shin khawatir. “Maaf, aku akan mengirimkanmu pesan lain kali“ jawab Kyu Won. “Apa kau akan pergi latihan?“ tanya Lee Shin sambil tersenyum. “Tentu saja aku pergi. Karena seharusnya aku tidak memutuskan apakah melakukannya (latihan) atau tidak berdasarkan perasaan ku” jawab Kyu Won. “Benar. Kau memiliki aku jadi jangan terlalu khawatir, ayo kita pergi “ ajak Lee Shin. *Aiiiiiihh so swit*
Kyu Won dan Lee Shin bertemu dengan Sa Rang dan kawan kawan kawan di depan pintu ruang latihan (pegangan tangan boo). “Halo“ Kyu Won memberi salam. Sa Rang membalas salam Kyu Won dengan hati hati. Dia takut karena Kyu Won datang bersama Lee Shin. “Apa kau memiliki sesuatu untuk di katakan?“ tanya Lee Shin galak. Sa Rang dan teman temannya ketakutan, “Kalau begitu kami akan masuk“ Sa Rang dan kawan kawan pun berlari masuk.
Dosen Im memanggil Kyu Won, “Aku baru saja mencarimu, sungguh kebetulan. Lee Kyu Won mulai sekarang kau tidak perlu untuk datang berlatih lagi, kami memutuskan untuk tampil tanpa pemain pengganti“. Lee Shin tidak terima mendengarnya, namun baru saja Lee Shin akan berbicara Kyu Won menahan tangannya. “Aku ingin tahu alasan kenapa aku tidak bisa berpartisipasi“ tanya Kyu Won. “Jangan membuat keputusan tergesa gesa, sutradara juga sudah diganti, juga ada beberapa perubahan dalam isinya, kami hanya ingin lebih fokus pada para aktor utama. Hee Joo dalam kondisi sangat baik aku tidak ingin membuang buang waktu berfokus padamu seorang pemain pengganti. Apa aku perlu menjelaskan lebih banyak?” ujar Dosen Im (ngeselin banget mukanya dosen Im). “Tidak perlu“ jawab Kyu Won singkat. “Bagus kau bisa pergi sekarang. Kau akan latihan kan Lee Shin, masuklah“ ujar Dosen Im tapi Lee Shin bilang dia tidak akan latihan hari ini. Dosen Im marah, “Apa pertunjukan perayaan HUT ke 100 adalah lelucon bagimu? Jika itu yang terjadi maka kau juga tidak perlu berpartisipasi“.
Lee Shin mengajak Kyu Won pergi tapi Kyu Won tidak mau dia meminta agar Lee Shin ikut latihan. “Aku mengerti bagaimana perasaanmu, tetapi Dosen Im benar. Jika kau tidak berpartisipasi, aku bahkan akan lebih dimarahi. Aku baik baik saja, kau masuklah ke dalam. Lagipula semuanya telah dipersiapkan. Kau lebih baik masuk” jawab Kyu Won.
Kyu Won berusaha untuk tersenyum tapi dia tetap terlihat sedih. Lee Shin kasihan melihatnya. Kyu Won pun pergi dengan hati terluka dan berlinang air mata.
“Kalian semua tahu, karena sutradara Kim Suk Hyun mengundurkan diri mulai hari ini aku akan menjadi sutradara Pertunjukan Perayaan HUT ke 100. Aku tidak perlu memperkenalkan diri. Aku juga telah memodifikasi baris naskah yang menurutku bermasalah” kata Dosen Im. Para siswa tidak senang dengan apa yang di katakan Dosen Im, apalagi tentang perubahan naskah. “Apa anda mengubah banyak?” tanya Sa Rang. “Akan ada beberapa perubahan. Tidak akan ada perubahan pada pemeran utama. Mulai hari ini agar kita fokus untuk berlatih dalam pertunjukan, pemain pengganti Lee Kyu Won harus berhenti“ jawab Dosen Im. Joon Hee merasa bersalah dengan di keluarkannya Kyu Won.
“Dalam babak kedua jika aktor pria dan wanita masuk dan keluar pada saat yang sama akan terlihat sangat kacau” ujar Ki Young. “Aku memainkan 2 peran dalam babak pertama ini bagus, tapi aku tidak seperti Hong Gil Dong dan berada di dua tempat pada waktu yang sama” Sa Rang pun protes. “Aahh…. Mungkin ini salahku. (salah sendiri main ganti naskah aja. Rempong kan) Ini akan baik baik saja setelah penyetelan selama latihan” kata Dosen Im.
Hee Joo bertanya apa yang dimaksud Dosen Im dengan setelah penyetelan, ”Seperti anda bilang tidak ada banyak hari yang tersisa sampai pertunjukan. Tidak bisakah kita hanya melakukan sesuai dengan aransemen sutradara Kim. Anda mengawasi kami berlatih harusnya cukup”. Dosen Im menjawab kalau tidak bisa seperti itu, “Aku akan selesai mengeditnya besok. Apa sudah jelas? Pertama tama kita akan mengadakan pertemuan untuk membahas naskah baru”. Lee Shin bertanya, “Lalu bisakah tim musik tidak ikut?” Dosen Im menyetujuinya. Member Stupid Band keluar, Joon Hee berhenti untuk melihat Hee Joo tapi Hee Joo malah memalingkan wajahnya.
Dengan kesal Hee Joo masuk keruangan dance dia mencoba mengambil beberapa nada. Ternyata tenggorokannya susah untuk mendapatkan nada yang benar dan dia terbatuk batuk sampai suaranya tidak keluar.
Lee Shin mencari Kyu Won dia bertanya ke para siswa hingga ke ruang latihan musik tradisional tapi Kyu Won tidak ada.
Ternyata Kyu Won ada di atap gedung dia sedang menangis, Lee Shin yang ada di bawah tidak melihatnya. Lee Shin bahkan menelopon Kyu Won tapi tidak diangkat. Lee Shin sangat mencemaskan Kyu Won.
Lee Shin mendatangi ruang siaran Kampus dia menyanyikan lagu untuk Kyu Won. Awwwwww. (tersenyumlah jangan terlalu bersedih, tidak apa apa jangan menangis lagi, lagu yang aku nyanyikan sekarang aku berharap ini dapat sedikit menghiburmu, tersenyumlah jangan hanya merasakan sakit, tidak apa apa bahkan jika seluruh dunia mengirimkan kesulitan kejalanmu dengan berjalannya waktu kau akan memahami segalanya, tersenyumlah lihat tidakkah aku berada disisimu, aku mencintaimu bisakah kau mendengar hatiku? Tidak perduli apa yang orang lain katakan. Tersenyumlah lihat tepat di mataku. Aku mencintaimu hati ini yang mencintaimu, tidak akan pernah berubah bersandarlah di bahuku, beristirahatlah, aku yang percaya kepadamu akan selalu di sini di sisimu) *Siapa coba yang gak meleleh kalo di nyanyiin kaya gini*
Teman teman Kyu Won dan professor Yoon Soo mendengar nyanyian Lee Shin mereka ikut senang dan Kyu Won tersenyum, mencoba untuk tidak menangis lagi.

Lee Shin menuju ke atap ternyata Kyu Won juga akan turun mereka bertemu di pertengahan tangga, “Kau pergi kemana? Aku sudah mencarimu kemana mana”. “Terimakasih untuk lagumu“ ucap Kyu Won. “Aku bilang jangan berkeliaran tanpa memberitahuku”. *Lee Shin sayang banget deh sama Kyu Won* Kyu Won meminta maaf pada Lee Shin, Lee Shin tersenyum dan memeluk Kyu Won “Apa sudah cukup kau menangis?” Kyu Won mengangguk. “Jangan menangis saat aku tidak ada” ujar Lee Shin. Lalu Lee Shin berkata kalau dia sudah menyelesaikan aransemennya, dia mengajak Kyu Won untuk mendengarkan hasilnya.

Ayah Kyu Won pulang dengan membawa koper kopernya. Kakek heran kenapa bisa ayah Kyu Won hanya membawa sedikit koper. Ayah Kyu Won bilang kalau dia hanya membawa hal yang dia butuhkan sisanya akan di bawa oleh pengantar barang. “Mari kita melakukan kesepakatan dulu sebelum kau masuk“ kata kakek. “Kau tidak boleh mengajarkan Kyu Won musik barat dalam bentuk apapun“ ujar Kakek, ayah Kyu Won diam saja, kakeh marah. “Aku adalah penyanyi Lee Dong Jin, bagaimana bisa aku tidak memiliki penerus untuk warisanku dalam musik tradisional?“ kata Kakek. Akhirnya ayah Kyu Won pun berkata “Aku merasa bahwa ini adalah Kyu Won yang memutuskan aku tidak bisa membiarkan Kyu Won menjadi korban reputasi anda terlepas dari dia memilih musik tradisional atau musikal aku akan selalu berada di sisi Kyu Won“. “Jika kau ingin kembali dengan sikap seperti ini aku tidak akan mengampunimu, segera pergi“ usir kakek.
Ayah Kyu Won bertemu dengan Ibu Lee Shin di cafe dengan membawa koper kopernya.Ibu Shin berkata bahwa ayah Kyu Won benar benar tidak memiliki strategi, “Kau harus tahu dengan siapa kau bicara, bagaimana bisa kau mendiskusikan masalah tentang Kyu Won dihari kau kembali”. Ayah Kyu Won berkata kalau bukan dia yang mengatakan lebih dulu, tapi ayahnya yang memulai. “Untuk mengijinkan dia untuk tampil saat ini, untuk seorang tetua itu adalah tekad yang besar. Ingat saja terakhir kali kau ingin membentuk sebuah band, jika Kyu won ingin berpartisipasi dalam sebuah musikal aku juga akan membantu. Aku yakin aku akan menjadi guru yang baik” ujar Ibu Lee Shin. Ayah Kyu Won berterimakasih, “Karena kadang kadang aku merasa bahwa itu cukup menyedihkan baginya tumbuh tanpa seorang ibu”. ”Kemudian aku akan memintamu menjadi guru Lee Shin, meskipun kami bisa berbicara kadang kadang aku merasa dia membutuhkan pria untuk diajak bicara” Ibu Lee Shin menjelaskan. Mereka berdua setuju dan saling tersenyum. Disini terlihat kalau mereka hanya berteman saja tidak seperti dulu saling mencintai. *I like it*

Kakek sedang membaca koran di rumah, tak lama Jung Hyun datang dan memberitahu kakek kalau Kyu Won selain berkencan dengan kakaknya dia juga memiliki hubungan dengan sutradara di waktu yang bersamaan. Kakek kaget mendengarnya.

 

Diruang latihan, Stupid Band dan Windflower berlatih bersama. Mereka membawakan lagu penutup ciptaan Lee Shin yang akan dibawakan pada acara perayaan 100 tahun. Mereka berkolaborasi antara musik modern dan tradisional. Selesai membawakannya Bo Woon mengatakan kalau lagu itu sangat bagus. Lee Shin senang mendengarnya, Kyu Won pun memberi acungan jempol untuk Lee Shin.

Salah satu anggota Windflower bertanya apakah Dosen Im juga akan mengubah lagu penutupnya juga karena komposer aslinya adalah Suk Hyun. Bo Woon berkomentar kalau hal itu tidak boleh terjadi karena jika itu terjadi semua usaha mereka akan sia sia, “Lee Shin dan Kyu Won sudah banyak mempersiapkan”. Joon Hee yang mendengar menarik nafas panjang  dan terlihat bimbang. Kyu Won berpendapat kalau Dosen Im tidak mungkin merubah lagu penutup karena itu adalah bagian yang paling penting lagipula tidak ada alternatif lainnya. Bassist Stupid Band membenarkan pendapat Kyu Won dan menenangkan Lee Shin.

Handphone Kyu Won berbunyi telepon dari kakeknya. Kyu Won mengangkat teleponnya dan terdengar suara kakek yang langsung marah marah. Kyu Won kaget mendengar apa yang dibilang kakek dan terlihat panik. Lee Shin yang melihat ada yang tidak beres terlihat khawatir. Kakek langsung menutup teleponnya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Kyu Won. Kyu Won lemas. Lee Shin bertanya ada masalah apa. Kyu Won menjawab kalau kakek sudah tahu rumor antara sutradara dan Kyu Won, Lee Shin yang mendengarnya juga langsung lemas. Bo Woon khawatir kalau Kyu Won tidak diijinkan untuk ke sekolah lagi dan Joon Hee tambah terlihat merasa bersalah.

Tiba tiba Joon Hee bangkit dari duduknya dan berkata kalau dia meminta maaf. Joon Hee beranjak dan berlutut di depan Kyu Won. Joon Hee mengakui semuanya. “Ini semua karena aku tidak mengatakan yang sebenarnya” ujar Joon Hee sambil memohon agar Kyu Won memaafkannya. Kyu Won tidak mengerti maksud Joon Hee. Lee Shin terlihat emosi dan meminta Joon Hee menjelaskan apa maksud dari ucapannya.

“Ketika sponsor datang, di hari ketika Kyu Won Eonni tampil… Sebenarnya…. Aku bersama Hee Joo Eonni” ucap Joon Hee sambil menangis. Kyu Won dan yang lainnya kaget. Bo Woon bertanya bukankah Joon Hee bilang tidak waktu ditanya. Joon Hee mengakui kalau dia berbohong. Lee Shin bertanya kenapa Joon Hee melakukan itu. Joon Hee mengatakan kalau ibunya Hee Joo tidak suka melihat putrinya dan Joon Hee bersama sama jadi Hee Joo meminta Joon Hee untuk merahasiakannya, “Aku tidak pernah berfikir hal ini akan menjadi seserius ini.. Aku benar benar menyesal” ucap Joon Hee berlinang air mata. Lee Shin marah dan membentak Joon Hee kenapa dia harus mendengarkan kata kata Hee Joo, “Jika kau jujur dari awal, semua rumor aneh ini tidak akan ada!”. Kyu Won mencoba menenangkan Lee Shin dan meminta Lee Shin untuk tidak marah pada Joon Hee. Bo Woon juga membela Joon Hee bahwa belakangan ini Joon Hee juga menderita. Lee Shin menghampiri Kyu Won dan mengulurkan tangannya. “Ayo kita pergi dan memberitahu kakek bersama sama” ajaknya. Kyu Won pun menyambut uluran tangan Lee Shin dan berterimakasih karena Lee Shin selalu ada untuknya, “Sejujurnya, aku sedikit takut sekarang ini”.
Lee Shin dan Kyu Won akhirnya menghadap kakek. Kakek mengira kalau Lee shin datang untuk mendengar cerita kakek tetapi Lee Shin sebanarnya datang untuk menjelaskan kesalahfahaman yang telah terjadi mengenai Kyu Won. Kakek mengatakan untuk mengabaikan apakah itu kesalahafahaman karena ada sesuatu yang tidak harus dilakukan. Dan berpartisipasi untuk sesuatu hal seperti itu akan membuat reputasi menjadi buruk. Kakek pun menegaskan kalau Kyu Won adalah cucu dari pemusik tradisional terkenal Lee Dong Jin (kakek ga pernah ada abisnya narsis hehehe..aidarf). Kyu Won meminta maaf kepada kakeknya dan tidak bermaksud menghancurkan reputasi kakeknya.

Kakek masih terus marah dan Lee Shin menyerahkan komposisi yang telah dibuatnya atas bantuan Kyu Won. Lee Shin menjelaskan bahwa musik yang dibuatnya merupakan gabungan dari musik modern dan musik tradisional dan semua karena Kyu Won yang telah membantu Lee Shin. Kakek pun bertanya apa maksud Lee Shin memberikan kakek musik tersebut supaya kakek memuji Lee Shin. Kakek pun mengatakan apa yang bisa dipelajari dari anak kecil sementara apakah Lee Shin tidak mendapat inspirasi dari cerita kehidupan kakek (wkwkwkw kakek cemburu tuh seharusnya Lee Shin bilang kalau karena kakek makanya Lee Shin berhasil membuat musik yang bagus..aida rf). Akhirnya kakek memerinta Lee Shin untuk datang setiap hari selama satu jam untuk mendengarkan kisah hidup kakek karena Lee Shin sudah mulai mempelajari musik tradisiona. Lee Shin dan Kyu Won pun hanya bisa saling pandang.

Sampai diluar kyu Won mengatakan kalau bukannya Lee Shin tidak suka mendengar cerita kakek. Lee Shin malah mengatakan kalau Kyu Won sudah ketakutan kalau Bo Woon datang. Kyu won mengatakan kalau Bo Woon sudah kena tipu sekali dan Lee Shin mengatakan tinggal satu orang lagi. “Siapa” tanya Kyu Won. “Joon Hee” jawab Lee Shin. Karena Joon Hee berani tidak mengatakan masalah Hee Joo maka Joon Hee perlu mendapatkan pelajaran. Tapi Kyu Won takut kalau nanti akan membuat kakek pingsan karena Joon Hee tapi Lee Shin meyakinkan Kyu Won bahwa Joon Hee tidak akan melakukan sesuatu yang aneh.
Lee Shin pun mengatakan karena sedang berada di rumah Kyu Won, Lee Shin meminta Kyu Won untuk melihat-lihat kamar Kyu Won (eh Yo~ong udah mulai berani ya . .ngapain mau liat kamar Kyu Won . . sini liat kamar aku aja . .wkwkwk _aida rf *andwaee!! Kwkwkw-tHa*). Tiba-tiba kakek keluar dan bertanya kepada Lee Shin apakah Lee Shin mau mendengarkan cerita kakek mulai sekarang tetapi Kyu Won cepat-cepat mengatakan kalau Lee Shin akan melakukan sesuatu hal yang mendadak dan Lee Shin pun pergi dengan buru-buru.
Yoon Soo menemui Suk Hyu ditempat pemancingan karena Yoon Soo sudah tahu kalau sejak masih kuliah Suk Hyun pasti akan datang ketempat pemancingan kalau sedang menghadapi masalah. Yoon Soo bertanya apakah Suk Hyu sudah berhasil menangkap ikannya, tetapi Suk Hyun mengatakan kalau Suk Hyun tidak datang untuk menangkap ikan melainkan menangkap inspirasi. Suk Hyun dengan bercanda bertanya apaka Yoon Soo datang untuk menangkap Suk Hyun. Suk Hyun juga bertanya apakah Yoon Soo datang atas permintaan Kepala Universitas. Yoon Soo pun mengatakan apabila Suk Hyun tidak mau melakukannya maka sebaiknya jangan dilakukan karena Yoon Soo akan selalu berada disisi Suk Hyun. Suk Hyun tersenyum mendengar kata-kata Yoon Soo.
Ternyata semua sponsor tidak jadi memberikan dana setelah mendengar Suk Hyun mengundurkan diri. Dosen Im akan pergi untuk meyakinkan sponsor tetapi Kepala Universitas mengatakan bukan sponsor yang harus diyakinkan melainkan Suk Hyun supaya mau kembali menjadi sutradara tetapi Dosen Im tetap bertekad akan memecahkan masalah.
Ibu Hee Joo memberitahu Hee Joo tentang semua sponsor yang akan menarik dana setelah mendengar Suk Hyun mengundurkan diri. Hee Joo pun mengatakan kepada ibunya kalau Suk Hyun menjadi sutradara pertunjukkan adalah suatu keharusan dan meminta ibunya agar membawa Suk Hyun kembali apapun metode yang dipakai. Tapi ibu Hee Joo sudah ketakutan apabila Suk Hyun kembali maka Suk Hyun akan membawa Kyu Won juga. Hee Joo pun meyakinkan ibunya bahwa Kyu Won tidak akan menjadi pemeran utama selama tidak terjadi sesuatu kepada Hee Joo.
Suk Hyun meminta maaf kepada Yoon Soo tetapi Yoon Soo mengatakan kalau permintaan maaf Suk Hyun banyak sekali dan meminta Suk Hyun mengatakan salah satunya. Suk Hyun meminta maaf atas lamaran Yoon Soo dan seharusnya laki-laki lah yang melakukannya duluan tetapi malah Yoon Soo yang melakukannya. Suk Hyun dan Yoon Soo pun tertawa bahagia bersama. Lalu Suk Hyun memegang pundak dan menatap Yoon Soo dengan mengatakan “Yoon Soo, kita….”, tapi kata-kata Suk Hyun terpotong karena HP Yoon Soo berbunyi. Ternyata orang yang menghubungi Yoon Soo adalah Kepala Universitas. Kepala Universitas meminta Yoon Soo untuk membujuk Suk Hyun kembali ke kampus untuk menjadi sutradara.
Setelah menutup teleponnya, Yoon Soo pun langsung membujuk Suk Hyun untuk kembali. Tetapi tentu saja Suk Hyun tidak mau kembali. Yoon Soo pun menjelaskan kalau semua sponsor telah menarik dana mereka dan telah megubah dialog dan adegan membuat para pemain dalam keadaan terpuruk. Suk Hyun masih tidak perduli dan mengatakan kalau semua itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan Suk Hyun. Yoon Soo sedikit marah karena melihat Suk Hyun yang tidak bertanggung jawab karena dulu Suk Hyun pernah mengatakan kalau ulang Tahun universitas yang ke-100 bukanlah hal yang main-main. Yoon Soo terus membujuk akhirnya Suk Hyun mau juga kembali.
Suk Hyun pun mulai masuk kekampus dan berjalan sendirian di kampus. Soo Myung melihat kedatangan Suk Hyun dan karena sangat gembira melihat Suk Hyun kembali, Soo Myung langsung berlari memeluk Suk Hyun.

Suk Hyun mengahadap Kepala Universitas dan ibu Hee Joo. Kepala Universitas mengatakan bukankah Suk Hyun yang merencanakan mengaudisi tetapi malah mengundurkan diri. Ibu Hee Joo juga meminta maaf kepada Suk Hyun. Tetapi Suk Hyun mempunyai syarat bahwa Kyu Won harus kembali menjadi pemeran pengganti. Ibu Hee Joo pun setuju karena yang penting Hee Joo lah pemeran utamanya.

Semua pemain berkumpul. Sa Rang mengatakan kalau kemungkinan mereka tidak bisa melakukan pertunjukkan. Ki Young terkejut mendengar apa yang dikatakan Sa Rang. Ternya Ki Young tidak tahu kalau Suk Hyun mengundurkan diri dan karena Suk Hyun mengundurkan diri maka semua sponsorpun ikut menarik dana mereka. Sa Rang pun mengatakan sepertinya ada seseorang yang harusnya keluar sambil menatap Hee Joo.
Hee Joo yang tahu yang dimaksud adalah dirinya malah menyuruh Sa Rang untuk diam karena tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sa Rang marah mendengarnya tetapi datang Dosen Im dan Soo Myung.
Dosen Im menyuruh semua pemain untuk latihan tetapi sebelum latihan dimulai Sa Rang mengajukan pertanyaan kalau kemungkinan pertunjukkan akan gagal. Dosen Im mengatakan bahwa hal seperti itu tidak akan terjadi kemudian menyuruh mereka untuk bersiap-siap. Ketika yang lain berdiri, Hee Joo tetap duduk dan tidak mau latihan karena tidak ada Suk Hyun.
Suk Hyun tiba-tiba muncul dan semua sangat gembira melihat Suk Hyun kemudian semua berlari dan memeluk Suk Hyun. Lee Shin tersenyum melihat kedatangan Suk Hyun. Dosen Im mengatakan apa yang membawa orang yang memutuskan untuk menyerah datang kembali. Suk Hyun mengatakan sudah merencanakannya dan akhirnya orang orang datang mencarinya. Dosen Im pun terkejut mendengarnya. Hee Joo pun langsung berdiri dan meminta untuk segera melakukan latihan. Latihan pun dimulai.
Dosen Im menghadap ibu Hee Joo dan menanyakan kenapa semua bisa menjadi seperti sekarang. Ibu Hee Joo meminta untuk mengubah rencana karena semua sponsor mengundurkan diri dan murid-murid juga kecewa. Dosen Im bertanya bagaimana kalau Dosen Im tidak mau. Ibu Hee Joo pun mengancam Dosen Im dengan mengatakan apakah Dosen Im sudah tidak mau jadi dosen lagi. Dosen Im tidak mau mati sendiri karena semua konspirasi tentang Suk Hyun dan Kyu Won adalah atas keinginan ibu Hee Joo. Ibu Hee Joo yang merasa diancam mengatakan seharusnya dia menghindari Dosen Im karena sudah tahu orang macam apa Dosen Im. Dosen Im sangat kesal mendengar kata-kata Ibu Hee Joo.
Keadaan sudah mulai normal dan latihan pun dilanjutkan. Suk Hyun tidak puas dengan hasil latihan. Suk Hyun pun memerintahkan semua pemain untuk mengemasi barang-barangnya untuk berakhir pekan di kampus dan mengadakan pelatihan selama tiga hari dua malam.

Mendengar itu Sa Rang gembira dan menunjuk Soo Myung dengan mengatakan kalau kejadian di MT akan berlanjut.

Joon Hee sudah menunggu Hee Joo diluar. Joon Hee memberitahu Hee Joo kalau Joon Hee telah mengatakan semuanya kepada Kyu Won. Hee Joo mengatakan tidak apa-apa dan menyuruh Joon Hee untuk makan dan akan mentraktir Joon Hee setelah training selesai. Setelah Joon Hee pergi, Hee Joo mencoba suaranya yang ternyata masih sakit. Dosen Im melihat Hee Joo yang sedang memegang tenggorokannya. Dosen Im pun mencurigai Hee Joo.
Hee Joo pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan tenggorokannya. Dokter mengatakan kalau Hee Joo harus istirahat total dan harus segera dioperasi. Dokter juga melarang Hee Joo untuk menggunakan vokalnya. Hee Joo terkejut mendengarnya karena minggu depan adalah hari pertunjukkan dan meminta dokter untuk mengundurnya sampai acara selesai tetapi dokter mengatakan akan sangat sulit dan akan semakin parah.

Hee Joo keluar dengan lemah dan ternyata Dosen Im mengikuti Hee Joo sampai kerumah sakit dan menambah kecurigaan Dosen Im.

Jung Hyun masuk kekamar Lee Shin untuk meminjam stapler. Begitu melihat gantungan HP Lee Shin, Jung Hyun langsung minta kepada Lee Shin. Tetapi tentu saja Lee Shin tidak mau memberikannya sehingga membuat Jung Hyun sangat jengkel dan membuat Jung Hyun kecewa. Jung Hyun pun meminta Lee Shin untuk menjadi Lee Shin yang cool seperti dulu lagi (mata pencaharian Jung Hyun sudah ga ada…wkwkwk). Lee Shin hanya tersenyum melaihat adiknya.
Ketika akan menutup laci, Lee Shin menemukan foto-foto yang diambil dulu ketika di Pulau Jeju. Lee Shin memperhatikan satu persatu foto tersebut. Lee Shin terkejut ketika melihat Kyu Won didalam foto tersebut. Lee Shin pun mengingat ketika memotret seorang gadis dari kejauhan dan akhirnya sadar kalau gadis itu adalah Kyu Won.
Kyu Won berangkat kekampus dengan membawa koper pinknya (yang sudah rusak rodanya) dulu ketika pergi ke Pulau Jeju. Bis pun berhenti dan ketika akan menaiki bis, Lee Shin datang dan membantu Kyu Won mengangkat koper kedalam bis. Kyu Won pun tersenyum. Lee Shin dan Kyu Won berdiri didalam bis.

Dan tiba-tiba Kyu Won merasa pernah melakukan seperti sekarang (dejavu) dan langsung menatap Lee Shin. Lee Shin pun tersenyum dan mengatakan kalau Lee Shin sudah mengingat Kyu Won. Kyu won dan Lee Shin tersenyum dan bahagia mengingat kejadian itu.

Lee Shin dan Kyu Won duduk dibangku taman biasa. Kyu Won melihat-lihat foto-foto di Pulau Jeju hasil jepretan Lee Shin. Setelah melihat foto tersebut, Kyu Won mengatakan kepada Lee Shin kalau Lee Shin lah yang pertama kali tertarik kepada Kyu Won dengan menunjukkan salah satu foto.

Lee Shin tersenyum dan perlahan-lahan Lee Shin mendekat dan menyuruh Kyu Won berhenti gemetar, “Sekarang dia perlahan lahan akan datang”. Kyu Won tidak mengerti maksud Lee Shin dan Lee Shin pun menjentikan jarinya dan datanglah Bo Woon. Lee Shin dan Kyu Won pun tersenyum.

Bo Woon dengan lugunya memanggil Kyu Won. Lee Shin mengatakan seperti yang sudah diduga, Bo Woon akan muncul diwaktu yang tepat. Mendengar kata-kata Lee Shin, Bo Woon merasa bersalah tetapi Kyu Won mengatakan tidak. Tetapi Bo Woon tidak percaya dan hanya ingin jawaban Lee Shin yang juga dijawab tidak apa-apa.
Para pemain berkumpul dan Suk Hyun memberitahukan bahwa latihan akan dilakukan dua kali sehari. Latihan pun dimulai tetapi muncul Dosen Im. Suk Hyun menyuruh memulai dari adegan pertama tetapi Dosen Im ingin melihat adegan empat dengan alasan tidak bisa melihat semua adegan. Dosen Im menyuruh Ki Young dan Hee Joo bersiap-siap. Hee Joo terkejut mendengarnya karena tenggorokannya sakit dan tidak memungkinkan untuk menyanyi.
Suk Hyun menyetujui keinginan Dosen Im dan memerintahkan untuk latihan adegan empat. Ki Young pun siap tetapi Hee Joo mengatakan belum hafal semua lirik lagunya. Suk Hyun heran dan Hee Joo memberikan alasan bahwa Hee Joo kurang puas dengan liriknya dan sedang menulis yang baru. Dosen Im tertawa karena sudah tahu alasan sebenarnya tetapi mengatakan mungkin Hee Joo hanya gugup dan tidak nyaman dengan Dosen Im. Dosen Im tertawa karena tahu kebohongan Hee Joo.
Dosen Im menelpon ibu Hee Joo dan meminta bertemu, jika ibu Hee Joo tidak mau maka ibu Hee Joo akan menyesal. Ibu Hee Joo bertemu dengan Dosen Im disebuah café. Ibu Hee Joo langsung menyuruh Dosen Im untuk segera mengatakan apa yang ingin Dosen Im katakan. Dosen Im pun mengatakan kalau Hee Joo sedang sakit dan kemungkinan besar tidak akan bisa bernyanyi lagi dan menyuruh ibu Hee Joo untuk menanyakan langsung kepada Hee Joo.
Ibu Hee Joo sangat terkejut karena Hee Joo telah menyembunyikannya. Dosen Im menjelaskan jika Hee Joo tidak bisa maka Kyu Won akan mengantikannya. Maka pertunjukkan satu abad, ibu Hee Joo hanya berpartisipasi menyediakan fasilitas tetapi orang lain yang menikmatinya.
Ibu Hee Joo menginterogasi Hee Joo. Hee Joo menyangkal tetapi tiba-tiba tenggorokannya sakit. Ibu Hee Joo sangat marah dan Hee Joo hanya bisa menangis. Akhirnya Ibu Hee Joo mengerti apa yang dikatakan Dosen Im.
Para pemain yang menginap dikampus selama akhir pekan untuk latihan yang intensif berkumpul di satu ruangan. Sa Rang menjelaskan kalau Hee Joo tidak ikut menginap karena dipanggil ibunya dan tidak boleh menginap dikampus. Bo Woon bertanya kepada Sa Rang apakah Sa Rang punya cerita. Sa Rang akhirnya menceritakan tentang hantu kampus. Jika seseorang bertemu dengan hantu kampus maka orang itu akan sukses. Semuanya pun akhirnya memutuskan untuk mencari hantu tersebut. Kyu Won yang sebenarnya tidak mau ikutan akhirnya memutuskan untuk ikut.
Soo Myung memberitahukan rencana para gadis yang akan mencari hantu dan mengusulkan untuk menyamar menjadi hantu. “Apakah semuanya gadis akan ikut?” tanya Lee Shin. “Kemungkinan semua karena Sa Rang dan gangnya yang mempengaruhi” jawab Soo Myung. Soo Myung pun mengumpulkan semua HP anak-anak cowok tak terkecuali.

Soo Myung mendekati Lee Shin dan mengatakan kalau telah melihat mainan HP teddy bear Lee Shin dan tahu kalau Lee Shin tidak akan bisa meninggalkan teddy bearnya tetapi Soo Myung tetap memaksa untuk menyita HP Lee Shin juga. Lee Shin tak bisa berkata apa-apa dan menyerahkan HPnya.

Para cewek itupun mulai mencari hantu. Hantu dimana kamu, muncullah, cepatlah keluar kata Sa Rang mulai memberikan komando. Kyu Won yang menerima sms dari kakeknya berjalan sendirian dan tak sadar yang lain sudah meninggalkan Kyu Won. Kyu Won terkejut menyadari dirinya ternyata sendirian dan memanggil Bo Woon.
Para cowok mulai menjalankan aksinya yaitu menyamar menjadi hantu untuk menakuti para cewek dan hanya Lee Shin yang tidak ikutan menjadi hantu. Lee Shin hanya menghawatirkan Kyu Won karena Kyu Won penakut. Kyu Won berjalan sendirian di lorong kampus dan terus memanggil teman-temannya. Tiba-tiba ada tangan yang membekap mulut Kyu Won yang ternyata Lee Shin.

“Kyu Won kau harus melaporkan kegiatanmu kepadaku dan karena kau telah membuat aku gila maka kau harus mendapatkan hukuman” kata Lee Shin. “Hukuman apa” kata Kyu Won. Dan Lee Shin pun mendekati Kyu Won kemudian langsung mencium pipi Kyu Won. Kyu Won pun terkejut dan diam mematung. Lee Shin tersenyum melihat reaksi Kyu Won. Untuk mengurangi kegugupannya, Kyu Won pun mengatakan bahwa mereka sedang mencari hantu dan dengan malu pergi meninggalkan Lee Shin.

Para cewek pun bertemu dengan para hantu gadungan dan sama-sama berteriak histeris dan semua lari kalang kabut. Sa Rang dan ganknya berhasil menangkap satu hantu gadungan dan memukulnya karena mengira itu hantu betulan dan menyenter muka hantu tersebut. Setelah melihat wajah hantu itu, Sa Rang terkejut karena hantu itu adalah Soo Myung dan meminta maaf.
Lee Shin dan Kyu Won berada di balkon kampus. Lee Shin mengeluarkan kalung yang dulu diberikan kepada Yoon Soo. Kyu Won terkejut melihat kalung itu karena ternyata Lee Shin masih menyimpan kalung tersebut. Lee Shin mengatakan kalau akan membuang kalung itu didepan Kyu won dan Lee Shin pun akhirnya membuang kalung itu. Kyu Won pun tertawa senang mendengar kata-kata Lee Shin. Kyu Won berharap dapat melihat bintang jatuh agar bisa membuat permohonan agar pertunjukkan berjalan lancar.

Lee Shin pun mengaharapkan semuanya berjalan sukses dan kemudian memeluk Kyu Won dengan erat dari belakang (yo~ong ah aku juga mau dipeluk dari belakang kayak dipelem-pelem…..wkwkwk_aida rf *kalo kata Suju mah “sorry…sorry..sorry…”kwkwkwkw-tHa*). Kyu Won tersenyum dan akhirnya Kyu Won dan Lee Shin menikmati malam berdua.

 
Pagi-pagi semua berkumpul dihalaman untuk berolahraga bersama. Semua melompat tetapi Lee Shin hanya menggerakkan tangannya.

Ibu Hee Joo menemui Kepala Universitas dan meminta Kepala Universitas untuk membatalkan pertunjukkan. Kepala Universitas meminta alasan kenapa pertunjukkan dibatalkan karena semua pemain telah berlatih dengan keras. Ibu Hee Joo mengatakan karena terlalu banyak skandal dan mengahawatirkan akan banyak rumor yang muncul selama pertunjukkan (alasan aja ni si ibu . . sebel banget).

Soo Myung berlari mendekati Suk Hyun yang sedang memberikan instruksi. Soo Myung memberitahu Suk Hyun bahwa pertunjukkan telah dibatalkan.

 

Suk Hyun, Yoon Soo dan semua murid terkejut mendengarnya tak terkecuali Lee Shin dan Kyu Won.

== To Be Continued ==
Written By. tHa RF, Kai RF, Aida RF @pelangidrama.net
Picture By. Asri RF @pelangidrama.net
Edited By. tHa RF @pelangidrama.net
 

Tag:

sinopsis heartstrings


-== Episode 11 ==-
“Ditempat Itu, Pada Waktu Itu”

Lee Shin menyanyikan lagu “Because I Miss You” untuk Kyu Won. Gadis itu begitu menikmati nyanyian Lee Shin. Kemudian Kyu Won mengingat saat Lee Shin mengatakan harapannya pada gadis itu. Kyu Won tersenyum mengingatnya.
Usai menyanyikan lagu, Lee Shin memberikan isyarat pada Kyu Won untuk mendekat kearahnya, awalnya Kyu Won ragu, ia menoleh kekanan dan kekiri. Tapi akhirnya ia mantap maju mendekat kearah Lee Shin. Para pengunjung cafe banyak yang berkasak-kusuk sendiri. Kemudian Lee Shin maju mendekat kearah Kyu Won, tepat dihadapan Kyu Won.
Lee Shin mendekatkan wajahnya ke wajah Kyu Won, semakin lama semakin dekat, Kyu Won membelalakan matanya, ia cukup shock dengan keadaan ini. Dan setelah dirasa amat sangat dekat, Lee Shin akhirnya mencium Kyu Won “CUP~”. Kyu Won masih shock. *Horayyyyy..yes..yes…*
Seluruh pengunjung cafe berteriak shock juga, termasuk Sa Rang CS dan juga Bo Woon CS yang baru saja datang kesana.
Lee Shin mengakhiri ciumannya dan menatap Kyu Won. “Sekarang kau berada dalam masalah besar” kata Lee Shin kemudian tersenyum, sementara itu Kyu Won masih shock dan belum kembali ke alam nyata, ia masih sibuk mencerna semua yang baru saja terjadi padanya. Para pengunjung Cafe juga kesal sendiri melihat momen KyuShin tadi.
Lee Shin kembali memainkan gitarnya dan menyanyikan lagu “You’ve Fallen For Me/ See My Eyes” untuk Kyu Won juga. Lee Shin tak henti-hentinya tersenyum saat menyanyikan lagu itu.
Kyu Won yang sudah sadar dari shocknya juga hanya bisa tertawa senang dan bahagia.
Lee Shin dan Kyu Won pulang bersama, mereka saling bergandengan tangan dan sesekali saling melirik. *aahhh bahagianya*.
Akhirnya mereka sampai didepan rumah Kyu Won, mereka berdiri saling berhadapan. “Apa kau khawatir rambutmu akan dijambak?” tanya Lee Shin. “Tampaknya aku perlu membawa topi renang ketika pergi keluar” jawab Kyu Won. “Ini akan baik-baik saja, percaya padaku” kata Lee Shin, Kyu Won diam menatap Lee Shin. “Kau tidak percaya padaku?” tanya Lee Shin, Kyu Won menggelengkan kepalanya. “Aku percaya padamu” jawab Kyu Won tersenyum, Lee Shin juga tersenyum . “Sekarang masuklah, ini sudah malam” kata Lee Shin. “Aku ingin melihatmu pergi sebelum aku masuk” tolak Kyu Won. “Kau masuk duluan, ini sangat berbahaya” kata Lee Shin, Kyu Won tertawa. “Apanya yang berbahaya? Aku hanya perlu membuka pintu dan masuk” kata Kyu Won. “Kau mungkin tersandung didepan pintu, bagaimanapun, cepatlah masuk” kata Lee Shin, Kyu Won mencibir *Yailah Lee Shin khawatir sampe segitunya, hahaha*. “Baiklah, aku masuk” kata Kyu Won.
Saat Kyu Won sudah berbalik dan hendak masuk, Lee Shin memanggilnya “Lee Kyu Won”. Kyu Won menoleh, Lee Shin mendekati Kyu Won dan “Cup~” Lee Shin mencium kening gadis itu, Kyu Won terkejut. “Selamat malam” kata Lee Shin. “Ohh…. aku juga” kata Kyu Won gagap dan buru-buru masuk kedalam *april envy*. Lee Shin tersenyum.
Kyu Won masuk kedalam rumah dengan perasaan berbunga-bunga. Tapi dalam sekejap bunga-bunga itu musnah saat suara kakek tiba-tiba terdengar, Kakek bertanya apa yang Kyu Won lakukan hingga pulang terlambat. Kyu Won beralasan kalau ia latihan Gayageum. Kyu Won juga bilang kalau part duet gayageumnya perlu menyesuaikan harmonisasi, sehingga ia latihan sampai sekarang. “Sampai sekarang, kau masih tidak bisa melakukannya dengan benar? Cepat masuk kedalam dan lanjutkan latihan” kata kakek, Kyu Won mengerti dan masuk kekamarnya.
Didalam kamar, Kyu Won kembali berbunga-bunga, ia berjalan sambil menyentuh bibirnya dan kemudian menjatuhkan diri di ranjang. Gadis itu kembali mengeluarkan ekspresi bahagianya diatas ranjang. *ckckckc eonni…eonni..*.
Lee Shin masuk kedalam rumah dengan perasaan bahagia. “Apa sesuatu yang baik terjadi? Kenapa kau terlihat sangat senang?” tanya Ibu yang menyadari sikap putranya. “Ah..tidak..tidak ada” jawab Lee Shin. “Dimana Jung Hyun?” tanya Lee Shin mengalihkan pembicaraan. “Sepertinya sesuatu telah terjadi, dia ada dikamarnya, berbicara ditelepon dengan temannya” jawab ibu sambil meneruskan membaca majalahnya. “Aku akan pergi kedalam” kata Lee Shin.
“Ah…tunggu Lee Shin” kata ibu, lalu ibu mengambi dua lembar kertas. “ Ada tiket untuk pameran galeri seni, seseorang memberikannya padaku, ini ada dua mungkin kau bisa pergi dengan temanmu?” kata Ibu menawarkan. “Jung Hyun tidak pergi?” tanya Lee Shin. “2 tiket tidak cukup untuknya, jadi aku tidak memberitahunya” jawab Ibu. “Jika kau tidak menginginkannya, aku akan memberikannya pada orang lain” kata Ibu lagi, Lee Shin langsung mengambil kedua tiket itu dan berkata kalau ia akan mencari seseorang yang tertarik dengan ini, Lee Shin pamit kekamarnya
Lee Shin masuk kekamarnya, ia duduk diranjang dan tersenyum, kemudian ia melihat kedua tiketnya dan memutuskan untuk menghubungi seseorang.
Sementara itu Kyu Won masih terbaring dikamarnya dengan perasaan bahagia.
Kemudian dering ponsel membuatnya sedikit kesal, namun saat melihat nama peneleponnya ia langsung bangun dan merapikan diri lalu mengangkat teleponnya. “Halo” sapa Kyu Won. “Ya, apa kau ada kelas dipagi hari?” tanya Lee Shin. “Tidak, aku tidak punya” jawab Kyu Won, Lee Shin tersenyum. “Ibuku memberi ku beberapa tiket dan aku tidak bisa membuangnya, jadi aku ingin mengajakmu jika kau bebas” kata Lee Shin, Kyu Won mesem. “Ini bukan seperti aku sungguh ingin pergi, tapi itu akan menjadi sampah kalau dibuang, mari kita bertemu di pintu depan besok” kata Kyu Won menerima ajakan Lee Shin dengan sedikit gengsi. Mereka mengakhiri pembicaraan mereka dan sama-sama tersenyum.
Kyu Won begitu senang, tapi kemudian ia sadar. “Apa yang harus aku pakai besok?” tanya Kyu Won sendiri. Kyu Won bergegas menuju lemarinya dan mulai memilih pakaian, tapi kemudian ia berbalik dan mendesah, “Aku tidak punya sesuatu yang cocok untuk besok” keluhnya. Lalu Kyu Won mendapatkan ide, ia mengambil ponselnya dan mengetik pesan berisi “Apa yang harus aku lakukan? Kakek tiba-tiba memintaku untuk mengerjakan beberapa tugas, jadi kita bertemu di pintu masuk galeri sebagai gantinya”. Lee Shin tersenyum membaca pesan itu.
Tiba-tiba Jung Hyun masuk kekamar Lee Shin. “Oppa, aku mendengar dari temanku, kau dan Kyu Won eonni sudah berciuman” kata Jung Hyun. “Aku tahu. Uang saku yag kau peroleh dari menjual tanda tanganku, Oppa akan memberikannya” kata Lee Shin, lalu ia mengeluarkan beberapa lembar uang.
“Ini cukup?” tanya Lee Shin, Jung Hyun mengambil uang itu. “Jangan bilang ibu, apa kau mengerti?” kata Lee Shin. “Aku mengerti” jawab Jung Hyun, kemudian Lee Shin berdiri. “Kemana kau pergi?” tanya Jung Hyun. “Mandi” jawab Lee Shin lalu pergi, Jung Hyun tersenyum. “Tunggu, ini tetap tidak cukup” kata Jung Hyun sambil tersenyum evil.
Keesokan paginya, Jung Hyun terlihat menyender ditembok dekat pintu rumah Kyu Won, beberapa saat kemudian Kyu Won keluar dan ia terkejut melihat Jung Hyun. “Ah, kau menakutiku!! Apa yang kau lakukan disini?” tanya Kyu Won. “Apa kakek didalam? Aku ingin bicara secara pribadi dengannya” kata Jung Hyun. “Apa yang ingin kau katakan padanya?” tanya Kyu Won curiga. “Oppaku dan eonni berkencan” jawab Jung Hyun lalu ia memperagakan adegan cium “Cup~Cup~” Kyu Won terkejut. “Apa dia tahu, kau melakukan ini (ciuman) dengan Oppa?” tanya Jung Hyun.
Kyu Won langsung membekap mulut Jung Hyun. “Jung Hyun, mengapa kau menjadi seperti ini pagi ini?” tanya Kyu Won, Jung Hyun melepaskan tangan Kyu Won. “Sungguh, bagaimana mungkin kau seperti ini?” tanya Jung Hyun.
“Karena Eonni, aku tidak bisa menjual tanda tangan Oppaku pada teman-temanku lagi, tanpa uang jajanku, apa yang bisa aku lakukan?” keluh Jung Hyun. “Hei, itulah bagusnya memiliki saudara di lingkungan. Ketika kita bertemu satu sama lain mereka memberimu uang saku” kata Kyu Won lalu memberikan 5000 won, Jung Hyun mencibir. “Apa kakek didalam?” tanya Jung Hyun ingin masuk, Kyu Won menghalanginya dan memberikan 10000 won untuk Jung Hyun, Jung Hyun berterima kasih dan mengambil uangnya, lalu pergi. Kyu Won tersenyum melambaikan tangannya dan mengeluh “Aku menahannya karena Shin”. Kyu Won kesal sekali.
Yoon Soo datang keruangan Suk Hyun, ia datang untuk bertanya mengenai skandal Suk Hyun dengan seorang wanita saat dia masih di Broadway. Suk Hyun mengira Yoon Soo ingin mencari tahu latar belakangnya, lalu Yoon Soo cerita kalau ia mendengar itu dari Dosen Im. Yoon Soo khawatir tetang gosip buruk itu. Suk Hyun meminta Yoon Soo untuk tidak terlalu takut akan hal itu.
Dosen Kim menemui dosen Im di ruangannya. Dosen Kim berkata kalau para sponsor menyukai Kyu Won. Tapi Dosen Im malah menuduh Suk Hyun tidak menghubungi Hee Joo, karena Suk Hyun menginginkan Kyu Won *Ini orang bener..bener..*. Dosen Kim jadi bingung. Lalu Dosen Im berkata kalau tahun depan seseorang akan di transfer. Dosen Kim yang mendengarnya langsung setuju bahwa Suk Hyun tidak menghubungi Hee Joo.
Sementara itu Kyu Won tengah berada di toko pakaian, ia memilih 3 macam pakaian dan mencobanya didepan cermin. Akhirnya Kyu Won mendapatkan pakaian yang cocok.
Lee Shin sedang menunggu Kyu Won didepan pintu masuk Galleri *april jadi inget masa-masa Yo~ong nunggu Hyun buat kencan dulu* (YongSeo YongSeo YongSeo^^).
Tidak berapa lama kemudian, Kyu Won datang dengan memakai baju yang ia beli tadi. “Kau sampai disini lebih awal” kata Kyu Won. “TIdak, aku baru sampai disini” kata Lee Shin. Kyu Won mengajak Lee Shin untuk masuk.
Kyu Won jalan duluan, lalu Lee Shin melihat sesuatu dipunggung Kyu Won. “Apa kau melakukan sesuatu untuk kakek?” tanya Lee Shin. (Kyaaa ternyata Kyu Won lupa melepas label merek bajunya). “Ya” jawab Kyu Won. “Apa itu?” tanya Lee Shin. “Hah? Oh untuk rekaman, aku harus mendapatkan lembaran musik. Kau tahu bagaimana sibuknya dia karena dia cukup terkenal” jawab Kyu Won ngarang, Lee Shin hanya mengangguk saja. “Aku tahu. Tapi ini adalah pertama kalinya aku melihat baju ini, apa kau baru membelinya?” tanya Lee Shin. “Apa yang kau maksud? Aku memakai ini sangat sering” jawab Kyu Won. “Lalu, kau harus selalu memakai label harga juga” kata Lee Shin,
Kyu Won langsung memegang bagian belakang bajunya, dan ia terkejut menemukan label bajunya masih terpasang. “Ini pasti trend baru” celetuk Lee Shin.
Kyu Won malu sangat malu, ia langsung berbalik dan jalan duluan kepintu masuk. “Kau memerlukan tiket, tunggu” panggil Lee Shin, tapi Kyu Won tetap jalan duluan sambil menutupi wajahnya. Kyu Won berkata pada penjaga tiket kalau Lee Shin yang akan memberikan tiketnya. Lee Shin tersenyum melihat tingkah Kyu Won, ia memberikan tiketnya pada penjaga loket.
Mereka berdua melewati lukisan loket tiket, Kyu Won memberi isyarat kebelakang yang berarti Lee Shin. Lee Shin seolah-olah memberikan tiket itu pada lukisan penjaga loket, hahahaha.

Kemudian mereka berpose di sebuah frame foto…
Lee Shin berpose romantis dengan sebuah patung, Lee Shin berciuman dengan patung itu, Kyu Won yang melihatnya pura-pura marah dan pura-pura menampar Lee Shin, *lucu….*.
Kyu Won melihat sesatu dihadapannya, kemudian ia berkata “Lee Shin, tali sepatumu longgar”. Lee Shin yang mendengarnya langsung ambil posisi mengikat tali sepatunya. Kyu Won berlari kedepan dan mengambil gambar Lee Shin yang sedang mengikat tali sepatu dengan sebuah patung malaikat kecil menunjuk kearah bagian belakang tubuh Lee Shin, wkwkwkwkwkwk.
Lee Shin yang melihat Kyu Won cekikikan pun bertanya kenapa. Kyu Won memberi isyarat agar Lee Shin melihat kesampingnya, Lee Shin meminta Kyu Won memperlihatkan gambarnya. Mereka melihat gambarnya sambil tertawa.
Mereka melihat gambarnya dengan background patung yang menurut april cukup vulgar.
Lalu Lee Shin masuk kedalam sebuah karya seni berbentuk sofa, dengan posisi badan dan kaki terpisah. Kyu Won yang memperhatikannya langsung mendekat kearah Lee Shin. Kyu Won memukul paha yang seolah-olah paha Lee Shin sambil berkata “Lee Shin pabo!!”. Lee Shin pura-pura kesakitan.
Kemudian Kyu Won berpose didepan sebuah lukisan sayap malaikat. Kyu Won jadi terlihat seperti malaikat.
Lee Shin juga melakukan hal yang sama, hanya saja ia berpose didepan lukisan sayap setan. Lee Shin jadi terlihat seperti devil. Devil yang menjerat hati malaikat Kyu Won.
Mereka berdua duduk disebuah miniatur perahu, Kyu Won meminta Lee Shin untuk mendayung perahunya, Mereka berdua akhirnya pura-pura mendayung. Kepala Kyu Won membentur tembok, gadis itu meringis. “Apa kau baik?” tanya Lee Shin. “Sakit” jawab Kyu Won. “Apa kau baik?” tanya Lee Shin pada tembok dibelakangnya. Kyu Won tertawa.
Kembali kekampus. Suk Hyun sedang bertemu dengan Kepala Universitas. Suk Hyun terkejut karena ia baru tahu kalo Hee Joo tidak mendapat pemberitahuan. Kepala Universitas bilang kata istrinya Hee Joo tidak mendapat pemberitahuan kalau para sponsor akan datang. Suk Hyun terlihat tidak percaya. Suk Hyun berkata kalau Soo Myung menghubungi Hee Joo hingga beberapa kali. Suk Hyun beranjak bangun dari duduknya, Kepala Universitas berkata kalau ia belum selesai bicara dan bertanya kemana Suk Hyun akan pergi. Suk Hyun menjawab kalau ia akan menemui Hee Joo dan menyelesaikannya. Kepala Universitas memberitahu Suk Hyun bahwa Hee Joo sakit dan tidak datang ke sekolah. Suk Hyun kembali duduk dan bertanya “Apa kau sungguh berpikir aku dengan sengaja tidak menghubunginya?”. “Apa penting aku percaya padamu?” tanya Kepala Universitas. Kepala Universitas juga memberitahu kalau sekarang gosip Lee Kyu Won yang akan bermain sudah menyebar. Suk Hyun pusing dibuatnya.
Suk Hyun menghubungi Hee Joo. Tapi ternyata ibu Hee Joo yang mengangkatnya. Suk Hyun memperkenalkan dirinya sebagai Sutradara Kim Suk Hyun. Ibu Hee Joo memberitahu kalau Hee Joo baru saja minum obat dan sedang tidur. Suk Hyun menjelaskan kalau sepertinya ada sebuah kesalah pahaman. Tapi Ibu Hee Joo malah berkata kalau mereka bisa membicarakan hal itu nanti. Ibu Hee Joo mengakhiri teleponnya. Suk Hyun menggerutu sendiri.
Kemudian Suk Hyun menemui Soo Myung dan Ki Young. “Ini menggelikan, kami bekerja keras untuk menemukannya. Tunggu…” kata Soo Myung, lalu ia mengeluarkan ponselnya dan menunjukan panggilan keluar di ponselnya. “Lihat ini, semua panggilan terekam disini” kata Soo Myung. “Ya, ini sungguh tidak wajar” kata Ki Young ikut bersuara. “Aku akan pergi kerumah Hee Joo dan menyelesaikan ini pada mereka” kata Soo Myung. “Cukup, tampaknya ia dihukum oleh ibunya, aku rasa dia ketakutan dan bersembunyi” kata Suk Hyun. Suk Hyun tanya apa Kyu Won datang, Ki Young menjawab kalau ia tidak tahu dan akan meneleponnya. Suk Hyun meminta Ki Young melupakannya. Suk Hyun berkata kalau mereka tidak perlu memberitahu Kyu Won masalah ini, mereka akan membicarakannya nanti diruang latihan.
Suk Hyun sudah pergi, tinggal Soo Myung dan Ki Young saja. Ki Young memberitahu Soo Myung bahwa setelah Hee Joo latihan dengannya, Hee Joo pergi kesuatu tempat dengan Joon Hee. Soo Myung merasa mereka harus bertanya pada Joon Hee apa yang terjadi dan apa mereka menghubungi Hee Joo atau tidak.
Sementara itu dirumah Hee Joo. Nampak gadis itu sedang main piano ditemani ibunya. Ibu meminta Hee Joo tidak kesekolah dan tetap dirumah sampai semuanya selesai. Hee Joo tanya berapa lama. Ibu bilang tidak lama, dan ibu tidak ingin menyeretnya. Ibu tanya apa Hee Joo mengingat apa yang ia katakan. Hee Joo mengangguk. Ibu pergi meninggalkannya, Hee Joo memikirkan sesuatu.
Joon Hee sedang berjalan sendirian lalu ponselnya berbunyi. “Halo” sapa Joon Hee. “Yeo Joon Hee” kata Hee Joo. “Eonni, apa semuanya baik?” tanya Joon Hee. “Karena aku bersamamu, ibu mendampratku dan aku tidak bisa pergi kesekolah” jawab Hee Joo. “Lalu apa yang bisa kita lakukan?” tanya Joon Hee. “Aku berkata pada ibuku, aku tidak bersamamu. Kau bahkan tidak melihatku hari itu, apa kau mengerti apa yang aku katakan?” tanya Hee Joo *andweeee Joon Hee yang polos dimanfaatin”. Joon Hee mengerti. “Jadi masalah ponselku mati dan tentang semua orang yang mencoba menghubungiku, kau tidak tahu apa-apa tentang itu. Jika seseorang bertanya padamu, katakan saja kau tidak tahu” kata Hee Joo. “Oke” kata Joon Hee mengerti *Joon Hee jangan begitu…*. “Oke, ini adalah satu-satunya cara untukku kembali kesekolah, lakukan saja apa yang aku katakan padamu” kata Hee Joo. “Baiklah” kata Joon Hee. *Haaaaahhhhh…. Joon Hee….*. Hee Joo mengakhiri teleponnya dan berkata “Bodoh, tunggu dan lihat Lee Kyu Won”.
Lee Shin dan Kyu Won baru saja keluar dari ruang pameran. Lee Shin tanya apa mereka perlu makan sesuatu. Kyu Won mengangguk.
Akhirnya mereka berada disebuah restoran, mereka memesan beberapa macam makanan (Ada ddukbokki makanan kesukaannya Yo~ng Seobang^^). Lee Shin mengambilkan sumpit untuk Kyu Won, gadis itu tersenyum.
“Ketika aku ke restoran sebelumnya, ayahku selalu menyiapkan untukku duluan” kata Kyu Won. “Bisakah aku…bertanya sesuatu?” tanya Lee Shin. “Apa itu?” tanya Kyu Won. “Kenapa kau dan ayahmu hidup terpisah?” tanya Lee Shin, Kyu Won terdiam sebentar. “Aku tidak tahu, jika aku dapat mengatakannya, tapi hubungan antara kakek dan ayah buruk, ketika mereka hidup bersama, mereka banyak bertengkar, ini melelahkan” jawab Kyu Won. “Jung Hyun dan aku berbeda ayah” kata Lee Shin. “Aku tahu” kata Kyu Won.
“Setelah adikku mengetahui kau dan aku berkencan, ia sungguh terkejut, ia berkata ia tidak bisa mendapatkan uang saku lagi dan mengeluh terus menerus, aku memberinya 20000 won” kata Lee Shin. “Apa? Pagi ini aku juga memberinya 10000 won” kata Kyu Won. “Dia musuh yang sulit, dia memperdayai kita” kata Kyu Won lagi. “Aish.. Jung Hyun” keluh Lee Shin. “Ada apa denganmu Lee Shin? Aku pikir kau sungguh kuat tapi ternyata kau lemah” ejek Kyu Won. “Makan lebih cepat” kata Lee Shin merengut, Kyu Won tertawa.
Member Windflower sedang latihan dan tiba-tiba datang Suk Hyun mencari Kyu Won. Member Windflower mengatakan kepada Suk Hyun kalau Kyu Won tidak masuk karena tidak ada kelas pagi ini.
Akhirnya Lee Shin dan Kyu Won sampai di kampus dengan bergandengan tangan. Kyu Won masih khawatir dengan pandangan teman-teman kampusnya tetapi Lee Shin tetap menenangkan Kyu Won. Kyu Won pun mengatakan akan berusaha dan akan terbiasa dengan kepopuleran Lee Shin.
Ketika akan ke kelas masing-masing, Lee Shin menyuruh Kyu Won untuk duluan jalan tetapi Kyu Won mengatakan bahwa keadaan sudah tidak berbahaya, akhirnya Lee Shin mengatakan akan duluan tetapi Kyu Won langsung ngambek dan Lee Shin ternyata balik lagi dan menyuruh Kyu Won untuk jalan duluan (alah Kyu Won wkwkwk).

Lee Shin pun melihat Kyu Won berjalan dengan tatapan dan senyuman yang memikat (lebay . . hehehe).

Soo Myung menemui Joon Hee untuk menanyakan apakah Joon Hee bersama Hee Joo ketika para sponsor untuk melihat persiapan pertunjukkan. Karena sudah dipesan oleh Hee Joo maka Joon Hee pun berbohong dengan tidak mengatakan apapun kepada Soo Myung. Walaupun Soo Myung mengatakan kalau Ki Young melihat Joon Hee bersama Hee Joo kemarin tetapi Joon Hee tetap menyangkal telah bersama Hee Joo.
Ketika Lee Shin datang, Soo Myung menanyakan keadaan Kyu Won. Lee Shin heran dan bertanya kenapa. Soo Myung pun menjelaskan kalau sudah terjadi kesalahfahaman terhadap Kyu Won yang telah menggantikan Hee Joo dan menyuruh Lee Shin untuk menjaga Kyu Won.
Kyu Won yang belum tahu situasi yang terjadi terus tersenyum sendiri dan senyuman Kyu Won langsung hilang ketika Sa Rang CS datang menghadangnya. Sa Rang CS mengatakan kalau Kyu Won benar-benar sesuatu dan mengibaratkan kalau Kyu Won adalah seekor anjing yang penasaran.
Kyu Won mengatakan kalau itu bukan anjing tapi kucing. Kyu Won heran kenapa Sa Rang CS mengerjainya lagi dan menyuruh Sa Rang CS untuk berhenti. Sa Rang CS yang sudah merasa keki duluan mulai menyerang Kyu Won lagi dengan mengatakan Kyu Won sudah menggoda Lee Shin dan sekarang menggoda Suk Hyun dan membuat Suk Hyun berada di pihak Kyu Won. Kyu Won bingung mendengarnya dan Sa Rang CS mengatakan kalau Kyu Won licik dan ternyata bukan Hee Joo yang seharusnya di caci tetapi Kyu Won.
Windflower mendekati Kyu Won setelah Sa Rang CS pergi dan bertanya kepada Kyu Won apakah Sa Rang CS sudah mengatakan sesuatu. Masih dengan muka yang bingung, Kyu Won mengiyakan dan mengatakan kalau Kyu Won merasa sedang dikerjai karena Hee Joo dan Lee Shin. Tetapi Bo Woon mengatakan bukan karena itu melainkan karena ada gosip yang mengatakan kalau Suk Hyun tidak menghubungi Hee Joo agar Kyu Won bisa menjadi pemeran utama dan membuat Hee Joo shock hingga Hee Joo tidak masuk sekolah sekarang dan semua orang sedang membicarakan Kyu Won.
Bo Woon pun menyarankan untuk tidak latihan karena jika Hee Joo tidak masuk sekarang maka Kyu Won pasti akan menggantikan Hee Joo latihan sebagai pemeran utama dan akan menambah masalah. Tetapi Kyu Won tidak mau karena tidak ada gunanya melarikan diri jika semuanya tidak benar. Dan Kyu Won juga merasa jika tidak datang maka Suk Hyun akan berada di posisi yang tidak baik. Akhirnya Kyu Won memutuskan untuk tetap latihan.
Yoon Soo mengatakan kepada Suk Hyun seharusnya Suk Hyun lebih berhati-hati dan menyuruh Suk Hyun untuk menghadap Dosen Im. Tetapi Suk Hyun menolak dan akan pergi untuk latihan dan tidak perduli dengan apa yang dikatakan orang. Suk Hyun juga mengatakan bahwa banyak orang yang iri kepadanya tetapi menggunakan anak kecil seperti Kyu Won adalah sesuatu yang kekanakan dan sangat kotor dan Suk Hyun tidak akan membiarkan Dosen Im untuk melakukan hal itu. Yoon Soo hanya bisa diam dan menghela nafas mendengar kata-kata Suk Hyun.
Ketika semua orang sudah berkumpul dirunag latihan, semua membicarakan Kyu Won apakah Kyu Won punya harga diri untuk datang latihan dan membuat Lee Shin tidak senang mendengarnya.
Kyu Won pun datang dan semua mengatakan kalau Kyu Won tidak punya harga diri. Lee Shin hanya diam saja melihat Kyu Won datang.
Ki Young pun menyuruh Kyu Won untuk duduk disampingnya. Sa Rang CS mulai melancarkan aksinya dengan mengatakan kalau Ki Young dan Kyu Won sudah dekat sekarang. Ki Young dan Kyu Won hanya diam mendengarnya.
Suk Hyun pun datang dan mengatakan kalau latihan akan segera dimulai dan karena Hee Joo tidak datang maka pemeran pengganti yang akan menggantikannya untuk latihan. Suk Hyun pun menyuruh semua untuk bersiap-siap latihan.

Lee Shin hanya diam dan tidak bisa berbuat apapun.

Ketika latihan selesai, Kyu Won berjalan keluar sendirian dan Sa Rang CS dengan sengaja menyenggol Kyu Won. Kyu Won sangat kesal dan Suk Hyun yang melihatnya menyuruh Kyu Won untuk membalasnya.
Kyu Won tidak menanggapi gurauan Suk Hyun karena merasa perasaannya kurang baik. Suk Hyun mengerti dan meminta maaf karena membuat situasi jadi tidak enak.
Sebelum selesai mengobrol tiba-tiba datang Lee Shin dan menarik Kyu Won pergi serta membawa Kyu Won ketaman. Kyu Won melepaskan genggaman Lee Shin. Lee Shin meminta Kyu Won untuk mundur dari pertunjukkan karena bagaimanapun juga Hee Joo yang akan menjadi pemeran utamanya dan meminta Kyu Won untuk tidak melakukan hal yang lucu ini.
Mendengar Lee Shin mengatakan hal seperti itu membuat Kyu Won marah dan mengatakan kalau Kyu Won suka karena ini adalah hal yang menyenangkan dan apabila meninggalkan pertunjukkan maka Suk Hyun akan berada diposisi yang sulit. Lee Shin terus berusaha membujuk Kyu Won dan akan mengatakan semua kepada Suk Hyun.

Kyu Won marah dan tetap memutuskan untuk tetap ikut pertunjukkan dan meninggalkan Lee shin sendiri.

Setelah Kyu Won pergi, Lee Shin menerima telepoon dari Suk Hyun.
Lee Shin pun menemui Suk Hyun diruangannya. Suk Hyun menanyakan kenapa Lee Shin begitu terburu-buru seperti sedang menculik Kyu Won. Lee Shin tidak menjawab pertanyaan Suk Hyun tetapi menanyakan maksud Suk Hyun memanggilnya. Suk Hyun ingin mendengar musik yang diaransemen Lee Shin karena Dosen Hong mengatakan kalau musik yang dibuat Lee Shin sudah selesai.
Suk Hyun pun mendengarkan musik yang diaransemen Lee Shin. Suk Hyun masih belum merasa puas karena alat musiknya adalah gitar dan gayageum maka terlalu banyak instrument string didalamnya dan Suk Hyun ingin menambahkan suara piano sebelum gitar. Lee Shin menanyakan apakah Suk Hyun bisa bermain piano. Suk Hyun tertawa karena merasa Lee Shin meremehkannya dan mengatakan kalau Suk Hyun tahu piano dan juga menulis lagu. Lee Shin pun mengatakan kalau Lee Shin adalah editornya dan dosen departemen musik menyukainya. Tetapi Suk Hyun mengatakan kalau Suk Hyunlah sutradaranya dan memerintahkan Lee Shin untuk memperbaikinya.
Lee Shin berdiri dan meminta Suk Hyun untuk mengeluarkan Kyu Won dari pertunjukkan karena Lee Shin tidak ingin ikut Kyu Won ikut dalam pertunjukkan itu. Suk Hyun pun mengatakan kalau sebaiknya Lee Shin tau posisinya dan bukan berarti karena sekarang Lee Shin sedang kencan dengan Kyu Won, Lee Shin bisa mengontrol hidup Kyu Won.
Kyu Won pulang dan mendapati ayahnya sudah dirumah. Kyu Won sangat senang melihat ayahnya dirumah. Ayah Kyu Won mengajak Kyu Won untuk makan diluar tetapi Kyu Won tidak mau karena ayah Kyu Won jarang makan dirumah dan Kyu Won akan memasak untuk ayahnya.
Dosen Im menemui Suk Hyun diruangannya. Setelah berbasa-basi sebentar, Dosen Im meminta Suk Hyun untuk membelikannya minuman. Suk Hyun pun keluar membeli minuman. Begitu Suk Hyun keluar, Dosen Im mengambil handphone Suk Hyun dan menuliskan pesan kepada Kyu Won yang isinya meminta Kyu Won untuk bertemu dengan Suk Hyun di hotel. Setelah selesai mengirim sms, Dosen Im duduk dengan manis menunggu Suk Hyun kembali.
Kyu Won menyiapkan makanan buat ayahnya. Ayah Kyu Won sangat menikmati makanan yang dibuat Kyu Won dan memakannya dengan lahap. Kyu Won pun menerima sms yang dikirim Dosen Im. Ayah Kyu Won mengira sms dari Lee Shin tapi Kyu Won mengatakan kepada ayahnya kalau smsnya dari Suk Hyun. Kyu Won memberitahu ayahnya kalau Kyu Won yang memainkan peran utama walaupun bukan dipanggung sesungguhnya tetapi Kyu Won merasa sangat senang dan merasa gugup ketika pertunjukkan belum dimulai tetapi ketika pertunjukkan sudah dimulai kyu Won ingin menjadi pemeran utamanya.
Ayah Kyu Won senang mendengarnya dan menanyakan apakah Kyu Won akan tetap didrama musikal. Kyu Won langsung mengatakan tidak karena hal itu akan membuat kakek sangat marah dan tidak akan membiarkan Kyu Won melakukannya. Tetapi ayah Kyu Won memberikan semangat dan akan menjadi back up Kyu Won karena ayah Kyu Won akan pindah ke Seoul. Kyu Won sangat senang mendengarnya.
Suk Hyun kembali keruangannya, Dosen Im pergi karena beralasan ada yang mencarinya. Suk Hyun sama sekali tidak curiga kepada Dosen Im. Sampai diluar, Dosen Im pun menghubungi ibu Hee Joo dan melapor kalau rencananya sudah selesai. Ibu Hee Joo terlihat sangat puas mendengarnya. Lalu ibu Hee Joo mengirimi Suk Hyun sms dan mengatakan ingin bertemu di sebuah hotel pukul 7 ingin berbicara mengenai Hee Joo, “Aku tidak ingin ada rumor aneh yang menyebar jadi jangan bilang siapa siapa”.
Saat Suk Hyun ingin keluar ruangan Yoon Soo datang dan mengajak Suk Hyun ke pertunjukkan yang sebelumnya pernah batal mereka tonton. Tapi karena Suk Hyun diminta ibu Hee Joo untuk menemuinya Suk Hyun minta maaf pada Yoon Soo karena kali ini dia tidak dapat pergi lagi tanpa bilang keadaan yang sesungguhnya. Yoon Soo tampak kecewa. Suk Hyun berbohong bahwa dia akan bertemu wartawan yang dia kenal dan karena wartawan itu akan pergi keluar negeri besok makanya hanya bisa bertemu sekarang. Yoon Soo mencoba mengerti situasi Suk Hyun dan berkata kalau dia akan menonton bersama temannya. Sebelum pergi Suk Hyun berjanji lain waktu akan mentraktir Yoon Soo.
Kyu Won dan ayahnya keluar dari rumah, mereka berpapasan dengan Lee Shin yang hendak pulang ke rumahnya. Lee Shin memberi hormat pada ayah Kyu Won. Ayah Kyu Won melihat raut wajah putrinya yang tidak cerah begitu melihat Lee Shin langsung mengerti kalau mereka berdua sedang bertengkar dan memutuskan untuk pergi duluan. Tinggallah Lee Shin dan Kyu Won berdua. Lee Shin bertanya Kyu Won hendak pergi kemana, “Bertemu teman” jawab Kyu Won singkat. Lee Shin kembali bertanya apakah Kyu Won ingin bertemu Bo Woon. Kyu Won menjawab memangnya temannya hanya Bo Woon, “Aku juga punya teman yang lain”. Lee Shin mengangguk mendengarnya dan berkata jika Kyu Won ingin tetap berpartisipasi dalam pertunjukkan, Kyu Won bisa tetap melakukannya, “Aku hanya tidak suka mendengar orang orang berbicara tentangmu”. “Aku tahu. Semua akan baik baik saja” jawab Kyu Won. Lee Shin berkata kalau dia khawatir akan itu semua. Tiba tiba Kyu Won bertanya kapan ulang tahun Lee Shin. “17 November” jawab Lee Shin (kyaaa cuma beda sehari sama aku kwkwkwkw^^jodoh jodoh hahahahha^^). Kyu Won langsung tersenyum mengejek, “Saat aku bisa menangis dan bermain, kau baru saja lahir. Kau lebih muda dariku jadi tidak perlu khawatir. Aku bisa menjaga diriku sendiri”. Lee Shin tersenyum, “Oleh karena itu jangan melakukan hal hal yang membuat aku khawatir”. Kyu Won juga tersenyum. Lee Shin mengajak Kyu Won makan tapi Kyu Won menolak karena sudah ada janji jadi dia harus buru buru pergi. Lee Shin menawarkan untuk mengantar Kyu Won. Kyu Won berkata, “Aku sudah bilang aku tiga bulan lebih tua darimu!! Aku bisa pergi sendiri” ucap Kyu Won pura pura marah, Lee Shin tersenyum manis. Lalu Kyu Won berkata kalau dia akan menghubungi Lee Shin nanti. Lee Shin mengangguk Kyu Won pun pergi. Lee Shin melepas kepergian Kyu Won, setelah pergi Lee Shin bergumam, “Bagaimana bisa seseorang sekecil dia menjadi noona?” ujarnya sambil tersenyum.
Suk Hyun sampai terlebih dahulu di cafe hotel. Suk Hyun melihat jam tangannya dan berkata kenapa dia begitu terlambat, lalu mengambil ponselnya dan mencoba meneleponnya. Kyu Won baru saja memasuki lobby hotel lalu bergegas menuju cafe. Sepertinya Suk Hyun tidak dapat menghubungi ibu Hee Joo, dia mendesah, lalu tak sengaja dia melihat sosok Kyu Won menuruni tangga. Suk Hyun kaget melihat Kyu Won ada disana lalu memanggil Kyu Won. Suk Hyun bertanya kenapa Kyu Won ada disana. Kyu Won heran karena Suk Hyun yang menyuruhnya datang. “Aku??” tanya Suk Hyun, Kyu Won mengangguk.
Ibu Hee Joo menerima telepon dari orang suruhannya saat berada di kamar Hee Joo dan menyuruhnya melakukan pekerjaannya dengan benar. Setelah menutup teleponnya ibu Hee Joo berkata pada Hee Joo kalau Suk Hyun sudah bertemu dengan Kyu Won. Hee Joo bertanya pada ibunya lalu apa yang akan mereka lakukan tentang hal ini. Ibu Hee Joo berkata dia akan membuat pihak sekolah paling tidak men-skors Kyu Won 1 semester sehingga dalam waktu 6 bulan tersebut Hee Joo dapat mempersiapkan diri. Lalu Hee Joo bertanya bagaimana dengan sutradaranya. “Jika kita dapat melakukan pertunjukkan bersama, tentu itu lebih baik tapi jika sampai akhir dia tetap bersikeras untuk melindungi Kyu Won dia juga harus diganti” ucap Ibu Hee Joo. Ibunya menegaskan kalau dia yang akan mengurus semuanya dan Hee Joo harus melakukan yang terbaik. Ibunya juga berpesan agar Hee Joo tidak bergaul dengan Joon Hee lagi.
Suk Hyun masih bingung dengan situasi yang ada, dia kembali bertanya pada Kyu Won apa benar dia mengirimkan sms untuk bertemu di hotel, Kyu Won membenarkan lalu menunjukkan isi sms di ponselnya kepada Suk Hyun. Saat Suk Hyun memegang ponsel Kyu Won untuk membaca pesannya ada seseorang yang mengambil foto mereka berdua tak jauh darisana. Suk Hyun beralasan kalau dia salah kirim sms. Suk Hyun mulai menyadari kalau mereka berdua dijebak lalu mengajak Kyu Won buru buru untuk keluar dari hotel. Kyu Won pun merasa heran kenapa mereka harus bertemu ditempat seperti itu, sebelum pergi Kyu Won merengek ingin minum sesuatu dulu karena dia harus berjalan menuju kesana dan sedikit haus tapi Suk Hyun tetap menginginkan mereka berdua cepat pergi dari sana sambil menepuk pundak Kyu Won. Orang suruhan ibu Hee Joo mengambil foto mereka lagi.
Suk Hyun dan Kyu Won keluar dari hotel. Mata Suk Hyun terus mengawasi keadaan sekitar, sedangkan Kyu Won tidak tahu apa apa dan hanya mengikuti Suk Hyun. Orang suruhan ibu Hee Joo terus saja mengambil foto mereka berdua saat keluar dari hotel.
Lee Shin sedang berada di kamarnya sambil memegangi ponselnya, dia menunggu kabar dari Kyu Won yang tak kunjung datang. Lee Shin pun bimbang ingin menelepon Kyu Won tapi akhirnya dia memutuskan untuk menelepon gadis pujaannya. Begitu tersambung Lee Shin bertanya Kyu Won ada dimana. Kyu Won yang sudah ada dimobil Suk Hyun menuju kerumah berkata kalau dia sedang bersama seorang teman (yaahhh Kyu Won kok boong sihh??^^). Lee Shin bertanya apakah Kyu Won akan pulang terlambat, Kyu Won menjawab kalau dia akan segera kembali.
Selesai menelepon Kyu Won, Lee Shin keluar dari kamarnya dan berpapasan dengan ibunya yang baru pulang kerja. Ibunya bertanya apakah Lee Shin akan pergi, Lee Shin menjawab kalau dia hanya ingin berjalan jalan mencari udara segar.
Didalam mobil Suk Hyun bertanya pada Kyu Won apakah ada orang lain yang mengetahui bahwa mereka bertemu hari ini. Kyu Won berkata tidak, “Karena kau memintaku untuk tidak memberitahu siapapun. Hanya ayahku yang tahu. Aku bilang padanya kalau kau ingin bertemu denganku tapi aku tidak bilang dimana tempatnya” jawab Kyu Won. Suk Hyun bertanya bagaimana dengan Lee Shin. Kyu Won menjawab karena hubungan Lee Shin dengan Suk Hyun tidak baik oleh karena itu Kyu Won tidak memberitahu Lee Shin.
Ternyata Lee Shin menunggu Kyu Won disamping rumah Kyu Won. Begitu melihat Suk Hyun dan Kyu Won datang Lee Shin buru buru bersembunyi dibalik tembok.
Begitu Suk Hyun dan Kyu Won sampai didepan rumah Kyu Won, Suk Hyun minta maaf atas kesalahannya dan berkata jika terjadi sesuatu Kyu Won tidak perlu khawatir karena Kyu Won memiliki Suk Hyun yang akan selalu berada disisinya (huaaa hancur hatinya Lee Shin denger itu :(( ). Kyu Won pun masuk kerumahnya. Saat Suk Hyun sudah beranjak pergi Lee Shin keluar dari tempat persembunyiannya menatap kepergian Suk Hyun dengan tatapan yang dingin.
Kyu Won masuk kerumah dan bertemu kakek. Kakek bertanya apakah ayahnya tadi datang. Kyu Won mengiyakan dan berkata kalau ayahnya akan pindah ke Seoul. Kakek menyelidiki apakah ayahnya akan berusaha menghentikan Kyu Won untuk bermain gayageum karena ayahnya mendukung Kyu Won untuk ikut pertunjukkan musikal, “Aku akan membiarkannya kali ini tapi tidak untuk yang kedua kalinya jadi kau harus tahu itu” ucap kakek lalu menyuruh Kyu Won masuk ke kamarnya.
Sampai dikamar Kyu Won langsung memberi kabar pada Lee Shin. Kyu Won mengirimi sms Lee Shin memberitahu kalau dia sudah dirumah. Karena tidak ada jawaban Kyu Won mengirimi sms lagi dan bertanya apakah Lee Shin sudah tidur. Kali ini Lee Shin membalasnya, “Mmm…”. Kyu Won mengiriminya lagi dan mengucapkan selamat malam. Setelah itu Kyu Won merebahkan tubuhnya di ranjang dan menggerutu kenapa Lee Shin tidur cepat padahal dia sudah bukan anak kecil lagi. Ternyata Lee Shin masih berdiri didepan rumah Kyu Won sambil membaca sms dari Kyu Won. Lee Shin terlihat sedih mengetahui dia dibohongi oleh Kyu Won.
Esok paginya Jung Hyun sudah menunggu didepan rumah Kyu Won. Jung Hyun mencoba memalak Kyu Won lagi (halaah bahasanya kwkwkw^^) dengan bertanya apakah kakek ada didalam. Kyu Won yang sudah tahu akal licik Jung Hyun bertanya apakah Jung Hyun tahu apa keinginan kakeknya. Jung Hyun berkata tidak tahu. “Kakek ingin setelah aku lulus aku segera menikah agar beliau segera mempunyai cicit. Itulah kenapa setiap hari kakek selalu menyuruhku mencari seorang suami dan jika aku bertemu dengan seoran pria aku harus segera menikahinya. Kakek juga sangat senang saat dia berfikir kalau oppamu sangat mirip dengannya saat dia masih muda” ucap Kyu Won. Jung Hyun membelalakkan matanya. Kyu Won kembali berkata kalau Jung Hyun ingin memberitahu kakek tentang hubungannya dengan Lee Shin silahkan saja lalu Kyu Won berpura pura ingin memanggilkan kakek tapi dilarang oleh Jung Hyun yang langsung meninggalkan Kyu Won. Setelah Jung Hyun pergi Kyu Won sempat melihat kearah rumah Lee Shin dan bergumam apakah Lee Shin sudah berangkat duluan ke kampus.
Keadaan dikampus gempar dengan adanya berita serta foto yang beredar antara Suk Hyun dan Kyu Won yang bertemu semalam di sebuah hotel. Lee Shin yang sudah sampai duluan di kampus berjalan melewati Sa Rang CS yang berkata kenapa semua ini sampai terjadi. Lee Shin berkata apakah ada yang salah kalau dia berkencan dengan Kyu Won. Ketiganya mengangguk dan Sa Rang berkata kalau Lee Shin terlihat sangat menyedihkan. Teman Sa Rang juga berkata kalau Lee Shin baru saja mulai berkencan tapi Kyu Won sudah selingkuh. Lee Shin kanget mendengarnya dan bertanya apa maksudnya. “Jika kau melihat fotonya matamu pasti akan terbakar” ujar Sa Rang memanas manasi.
Soo Myung juga sedang melihat foto Kyu Won dan Suk Hyun di cafe hotel melalui ipadnya. Lalu Ki Young masuk dan berkata bahwa ada sesuatu yang besar sedang terjadi. Soo Myung berkata kalau dia sudah melihatnya. Ki Young menghela nafas dan berkata pasti ada yang sengaja menyebarkannya untuk membuat rumor, “Aku yakin sutradara dan Kyu Won tidak akan melakukannya”. Soo Myung berkata itu percuma saja karena berita itu sudah menyebar ke seluruh penjuru kampus. Ki Young berkata siapa yang melakukan ini. Soo Myung menjawab bukankah ini sudah jelas, “Menurutmu siapa lagi yang menciptakan keadaan seperti ini kalau bukan orang itu?”.
Hee Joo datang ke kampus dengan wajah ceria, Joon Hee yang melihatnya memanggil Hee Joo dan menghampirinya. Joon Hee bertanya apakah semua baik baik saja, Hee Joo menjawabnya dengan tersenyum lalu bertanya apakah Joon Hee melakukan apa yang dia minta. Joon Hee berkata dia tidak mengatakan pada siapapun kalau saat itu dia bersama Hee Joo. Hee Joo memujinya, “Kau melakukannya dengan baik. Tapi aku tidak bisa bersamamu terlalu lama. Jika ibuku tahu aku bersamamu lagi dia tidak akan membiarkan aku datang ke sekolah lagi. Jadi berpura puralah tidak bertemu denganku” ujar Hee Joo. Joon Hee bertanya sampai kapan dia harus begitu, Hee Joo menjawab hanya sampai pertunjukkan berakhir. “Aku akan sedih tapi aku akan melakukannya” ucap Joon Hee. Setelah Joon Hee pergi Hee Joo bergumam, “Maaf Joon Hee”.
Lee Shin berjalan dengan cepat di koridor kampus dengan raut muka khawatir. Dia bertanya pada beberapa mahasiswa apakah mereka ada yang melihat sutradara Suk Hyun, tapi mereka semua menggeleng. Lee Shin terus berlari, sampai dia melihat mobil Suk Hyun masuk ke area kampus. Lee Shin buru buru menghampiri Suk Hyun diparkiran mobil.
“Aku tidak punya banyak waktu, jadi aku akan mempersingkatnya. Semalam aku melihatmu mengantar Kyu Won pulang kerumah. Kalian bertemu bukan?” tanya Lee Shin. Suk Hyun berkata agar Lee Shin jangan salah paham. Suk Hyun hendak menjelaskan tapi dipotong oleh Lee Shin. “Aku bilang aku tidak punya banyak waktu. Apa kalian bertemu di hotel? Berita ini sudah tersebar keseluruh kampus!!” ucap Lee Shin meninggikan suaranya. Suk Hyun mendesah dan berkata dia sudah memperkirakan akan terjadi seperti ini. “Kyu Won dan aku telah dijebak” kata Suk Hyun tapi Lee Shin tidak mendengarkan malah marah pada Suk Hyun, “Kau tahu, itu sebabnya aku menyuruhmu untuk mengeluarkan Kyu Won dari pertunjukkan musikal. Sekarang apa yang akan kau lakukan?”. Suk Hyun berkata kalau dia akan mencari jalan keluarnya. “Setelah pertunjukkan selesai kau sebagai sutradarapun sudah selesai, tapi bagaimana dengan Kyu Won?? Dia masih terus akan belajar di sekolah ini” kata Lee Shin. Suk Hyun kembali mengulang ucapannya kalau dia akan mencari jalan keluarnya. Lee Shin masih terlihat kesal, lalu dia meminta kunci mobil Suk Hyun, “Berikan kunci mobilmu. Kyu Won belum sampai kekampus, aku akan memastikan dia tidak akan hadir di kampus hari ini, jadi kau harus segera pikirkan solusi terbaiknya”. Suk Hyun memberikan kunci mobilnya pada Lee Shin. Suk Hyun berpesan agar Lee Shin menjaga Kyu Won dengan baik. “Sutradara, apa kau hanya khawatir tentang Kyu Won? Apa kau pernah memikirkan tentang perasaan dosen Jung?” tanya Lee Shin yang langsung masuk ke mobil Suk Hyun.
Lee Shin mengemudikan mobil Suk Hyun dengan cepat sambil berusaha menghubungi Kyu Won. Kyu Won mengangkat teleponnya. Lee Shin bertanya dimana Kyu Won sekarang. Kyu Won berkata dia sudah mau sampai di kampus, Kyu Won juga bercerita kalau tadi dia memberi pelajaran pada Jung Hyun dan berkata kalau kedepannya dia tidak akan bisa mendapatkan uang saku lagi. Saat Kyu Won masih bercerita Lee Shin melihat Kyu Won berjalan di trotoar menuju kampus. Lee Shin langsung menepikan mobilnya. Kyu Won heran melihat Lee Shin yang mengemudikan mobil Suk Hyun. Lee Shin menyuruh Kyu Won naik. Awalnya Kyu Won menolak dan bilang kalau dia ada kelas dan nanti dia harus latihan untuk pertunjukkan tapi Lee Shin beralasan kalau Suk Hyun memintanya untuk membawa Kyu Won mencari udara segar karena saat pergi MT Kyu Won sedang sakit jadi tidak bisa bersenang senang dan karena Kyu Won adalah pemeran pengganti mereka semua menyumpahinya, mereka bilang kalau Kyu Won menyedihkan. “Akhirnya dia menyadarinya” ucap Kyu Won. Lee Shin tersenyum dan berkata, “Karena kau tidak ada disana, dia akan membujuk Hee Joo jadi kau harus menghindar dulu” kata Lee Shin. Tapi Kyu Won berkata kalau dia tidak bisa melewatkan kelasnya, “Kalau kakek tahu dia bisa marah”. Lee Shin bilang kalau Kyu Won terlalu banyak alasan dan menyuruhnya cepat masuk ke mobil. Lee Shin membukakan pintu mobil untuk Kyu Won.
Saat mereka berdua berada di dalam mobil, ponsel Kyu Won berbunyi. Kyu Won hendak mengangkatnya. Lee Shin bertanya apakah itu Cha Bo Woon. Kyu Won mengiyakan dan bertanya bagaimana Lee Shin bisa tahu. Lee Shin langsung meraih ponsel Kyu Won, “Saat seperti ini siapa lagi yang akan menelepon selain dia. Hari ini kau tidak boleh menggunakan ponselmu”. Kyu Won meminta kembali ponselnya tapi Lee Shin tidak memberikannya dan menyimpan ponsel Kyu Won di tasnya. Kyu Won cemberut tapi terihat senang, sedangkan Lee Shin terlihat khawatir.
Suk Hyun masuk ke ruangan Yoon Soo lalu minta maaf pada Yoon Soo. Yoon Soo bertanya sebenarnya apa yang terjadi. Suk Hyun menjelaskan kalau kemarin dia menerima sms dari ibunya Hee Joo yang berkata ingin bertemu dengannya, Lee Kyu Won juga bilang dia menerima sms dari Suk Hyun. “Dan saat kalian tiba disana kalian berdua dijebak?” tebak Yoon Soo. Yoon Soo berkata seharusnya Kyu Won tidak tampil menggantikan Hee Joo di hadapan para sponsor. Suk Hyun heran kenapa mereka membesar besarkan masalah seperti ini, toh yang akan tampil di pertunjukkan 100 tahun nanti adalah Hee Joo. Yoon Soo berpendapat walaupun Hee Joo yang akan tampil tapi ibu Hee Joo berfikiran lain. Suk Hyun kesal dan berkata kalau dia akan berhenti. “Jika kau menyerah apa itu memecahkan masalah” tanya Yoon Soo. Suk Hyun bertanya lalu apa yang harus dia lakukan. Yoon Soo meminta Suk Hyun untuk menemui dosen Im dan berkata kalau Kyu Won akan dikeluarkan dari pertunjukkan. Suk Hyun menolak usul Yoon Soo. “Kau bilang pertunjukkan 100 tahun bukan lelucon. Hanya karena Kyu Won kau memilih untuk berhenti, lalu bagaimana dengan siswa yang lainnya? Apa Kyu Won satu satunya muridmu?” ucap Yoon Soo kesal. Yoon Soo menurunkan suaranya dan berkata jika Suk Hyun memikirkan Kyu Won cepat pergi temui dosen Im.
Lee Shin memarkir kendaraannya dan mengajak Kyu Won makan. Kyu Won berkata kalau dia tahu hari ini dia akan jalan jalan dia akan membawa kacamata hitam. Lalu Lee Shin menawarkan untuk membelikan Kyu Won kacamata hitam. Kyu Won memakai kacamatanya (luucuuuu… bentuknya kaya tv wkwkwk^^). Kyu Won bertanya apakah dia terlihat aneh. “Cantik” kata Lee Shin, lalu Kyu Won mulai bermain main dengan kacamatanya. Lee Shin menyuapi Kyu Won, Kyu Won pun juga menyuapi Lee Shin (huhuhu inget YongSeo lagi kwkwkwk^^). Kyu Won terus menyuapi Lee Shin sampai mulut Lee Shin penuh. Lalu mereka bermain main. Kyu Won memukul permainan dan menunjukkan angka 10 atas pukulannya (aduh nama permainannya apa ya? di timezone ada tapi mian aku ngga tahu namanya kwkwkwk^^) Kyu Won dan Lee Shin sama sama kaget, ternyata Kyu Won punya tenaga kuda kwkkwkwkw (apalagi Lee Shin, mukanya sampe shock gitu^^). Lalu mereka bermain memburu tikus, tiap muncul mereka harus memukulnya dengan palu. Setelah itu mereka bermain basket. Kyu Won memberikan bolanya Lee Shin yang memasukkannya kedalam ring. Mereka berdua terlihat sangat senang.
Setelah puas bermain main mereka kembali ke mobil. Lee Shin yang melihat Kyu Won belum memakai seatbeltnya meraih seatbelt tersebut dan memasangkannya. Saat itu posisi keduanya sangat dekat dan Kyu Won kembali tegang (dag dig dug duerr^^) tapi sesaat kemudian Kyu Won tersenyum. Lee Shin memandang ke arah Kyu Won dan ikut tersenyum.
Suk Hyun menuruti saran Yoon Soo untuk menemui dosen Im. Dosen Im berkata kalau rumor kali ini beredar tidak ada solusi apapun untuk memperbaikinya. Suk Hyun berkata kalau tidak terjadi apa apa antara dia dan Kyu Won. Dosen Im berkata kalau dia percaya bahwa tidak terjadi apapun diantara mereka, “Tapi jika hanya aku yang percaya itu tidak akan memecahkan masalah”. Dengan terpaksa Suk Hyun berkata pada dosen Im kalau hari ini dia akan mengeluarkan Kyu Won dari grup akting, “Tapi kita masih butuh pemain pengganti dan aku akan menemukan orang yang tepat untuk datang ke pelatihan”. Lalu Suk Hyun meminta dosen Im untuk memberitahu ibu Hee Joo. Dosen Im berkata kalau untuk masalah pertunjukkan itu bisa saja diselesaikan dengan cara seperti ini tapi untuk rumor yang sudah terlanjur beredar tidak akan bisa dihentikan begitu saja, “Nanti akan ada pertemuan dengan para dosen dan Kepala Universitas jadi kau juga harus datang”. Suk Hyun meninggalkan ruangan dosen Im, selepas kepergian Suk Hyun, dosen Im bergumam kalau Suk Hyun sepertinya akan tetap tinggal disini sampai akhir. Diluar ruangan dosen Im, Suk Hyun menghela nafas, raut wajahnya terlihat sangat kesal lalu dia mengambil ponselnya dan berfikir.
Diruang latihan terlihat beberapa anak sedang berlatih. Ki Young dan Hee Joo duduk bersama dengan Sa Rang CS. Sa Rang berkata pada Hee Joo kejadian ini pasti sangat sulit untuk Hee Joo karena wajahnya terlihat lebih kurus. Hee Joo tersenyum mendengar pujian Sa Rang. Lalu Sa Rang melanjutkan berkata kalau dia tidak pernah berfikir Kyu Won mampu melakukan hal seperti itu dan salah satu teman Sa Rang meminta maaf pada Hee Joo. Joon Hee yang melihat kejadian itu hanya bisa tertunduk lemas. Suk Hyun datang keruang latihan bersama Soo Myung. Soo Myung bertanya kenapa Lee Shin belum datang. Suk Hyun berkata kalau Lee Shin sedang ada urusan. Lalu Suk Hyun berkata pada anak didiknya kalau kemungkinan hari ini band tidak latihan dan berkata pada anggota band kalau mereka boleh tinggal atau pergi dari ruang latihan. Para anggota band memilih meninggalkan ruang latihan. Suk Hyun bertanya apakah Hee Joo baik baik saja, Hee Joo mengangguk lalu Suk Hyun menyuruh anak didiknya untuk memulai latihan.
Diluar ruangan, sang basisst bertanya pada sang gitaris apakah Lee Shin tidak datang karena Kyu Won. Sang gitaris berkata mungkin saja karena situasi sekarang sedikit aneh. Joon Hee yang berjalan dibelakang mereka mendengar dan langsung lemas karena dia mengetahui kejadian yang sesungguhnya. Joon Hee pusing sendiri.
Lee Shin dan Kyu Won berjalan jalan menyusuri taman. Kyu Won menceritakan kalau ayahnya akan pindah ke Seoul. Lee Shin bilang kalau Kyu Won pasti sangat senang, lalu Lee Shin berkata kalau Kyu Won tidak mirip ayahnya sama sekali. Kyu Won membenarkan dan bilang kalau dia mirip ibunya lalu menebak kalau Lee Shin pasti mirip ayahnya. “Itu pertama kalinya aku bertemu ayahku sejak lahir, tapi aku langsung mengenalinya. Ayahku dulunya adalah seorang gitaris juga. Aku memiliki rekamannya dirumah, aku akan menunjukkannya padamu” ucap Lee Shin. Kyu Won mengangguk dan berkata lain kali kalau Lee Shin datang ke rumah Kyu Won dia akan menunjukkan foto fotonya dan ibunya. “Beritahu aku saat kakekmu tidak ada dirumah” kata Lee Shin. “Apa? Kalau begitu hanya kita berdua saja dirumah” jawab Kyu Won sambil menunduk malu. Lee Shin memperhatikan perubahan Kyu Won lalu berkata kalau Kyu Won jangan memikirkan hal yang tidak tidak, karena Lee Shin hanya tidak mau mendengarkan kisah hidup kakeknya lagi (hahahah Kyu Won GR dehh^^). Kyu Won berkata dia mengerti tapi raut wajahnya sedikit kesal. Akhirnya Lee Shin meralat ucapannya, “Baiklah, telepon aku saat kakekmu ada dirumah”. Kyu Won bingung dan bertanya, “Katamu kau tidak ingin mendengar kisah hidup kakek lagi?”. Lee Shin menjawab, “Aku takut kalau aku melakukan sesuatu yang tidak seharusnya aku lakukan”. Kyu Won kaget mendengar jawaban Lee Shin dan menunduk malu, Lee Shin tersenyum melihatnya lalu meraih tangan Kyu Won dan menggandengnya sambil melanjutkan jalan jalannya.
Para dosen dan Kepala Universitas mengadakan pertemuan. Kepala Universitas bertanya pada Suk Hyun apakah dia bisa mempercayai kalau antara Suk Hyun dan Kyu Won tidak ada hubungan apapun. “Ya” jawab Suk Hyun datar. Dosen Im berkata untung saja Kepala Universitas dan istrinya tidak berkata apa apa lagi. Dosen Kim menambahkan kalau jalan keluar dari masalah ini adalah mengeluarkan Kyu Won dari pertunjukkan. Tapi belum selesai dosen Kim berbicara dosen Im memutus omongan dosen Kim lalu berkata pada Kepala Universitas kalau rumor hanya bisa hilang apabila orang yang terlibat sudah tidak ada lagi. “Kim Suk Hyun adalah sutradara jadi kita tidak bisa melakukan apapun padanya, tapi Lee Kyu Won… aku harap dia bisa meninggalkan sekolah sementara waktu” ucap dosen Im. Suk Hyun panas dan berkata apa maksud dosen Im berbicara seperti itu. “Bagaimanapun, setelah pertunjukkan, kampus akan libur jadi ada baiknya dia libur lebih awal. Dan juga apabila dia menunda semester setelah liburan akan lebih baik untuk kita” dosen Im menambahkan. Kepala Universitas setuju dengan usul dosen Im untuk meredakan rumor yang beredar. Hanya Suk Hyun yang menentang pendapat dosen Im. “Tidakkah kalian keterlaluan?? Tidakkah cukup dengan menyebarkan rumor palsu?? Bagaimana bisa kau menyuruhnya berhenti datang kesekolah?” ucap Suk Hyun kepada dosen Im. Suk Hyun naik pitam. Dia menggebrak meja dan bangkit menghampiri dosen Im yang duduk didepannya. Menarik kerah dosen Im dan berkata kalau yang melakukan ini semua adalah dosen Im. Dosen Im pura pura tidak mengerti. “Ketika kau berada di ruanganku kau menggunakan ponselku untuk mengirimi pesan kepada Lee Kyu Won kan??” ujar Suk Hyun emosi. Dosen Im tetap menyangkal dan bilang dia tidak mengerti apapun mengenai hal itu. “Lalu siapa itu, katakan padaku!! Aku yakin kau tahu siapa yang melakukannya!!” Suk Hyun meninggikan nada suaranya. Kepala Universitas berdiri dan menyuruh Suk Hyun untuk melepaskan dosen Im. Suk Hyun pun melepaskan dosen Im, lalu dia berkata pada Kepala Universitas, “Aku akan mengundurkan diri, tapi tolong jangan ganggu Lee Kyu Won lagi. Aku yang akan pergi dari sini” ujar Suk Hyun sambil menatap tajam ke dosen Im lalu Suk Hyun meninggalkan ruangan disusul oleh Yoon Soo.
Yoon Soo mengejar Suk Hyun lalu menarik lengannya dan meminta Suk Hyun untuk tidak seperti ini. Suk Hyun  masih marah dan berkata kalau dia adalah seorang pekerja seni dan dia tidak ingin bercampur dengan orang orang yang menjijikan, lalu Suk Hyun meninggalkan Yoon Soo. Yoon Soo tetap mengikuti Suk Hyun. Yoon Soo berkata jika Suk Hyun berhenti begitu saja lalu kemana dia akan pergi sekarang. Suk Hyun berkata kalau dia juga tidak tahu. “Suk Hyun-sshi…. maukah kau menikah denganku? Aku tahu ini bukan waktu yang tepat untuk mengatakan ini, tapi….jika kau mengatakan kau akan menikahiku maka kau dan Kyu Won tidak harus berhenti dari pertunjukkan. Aku rasa ini adalah solusi terbaik” ujar Yoon Soo. Suk Hyun hanya menatap Yoon Soo, sejenak dia berfikir lalu berkata “Maafkan aku”. Suk Hyun meninggalkan Yoon Soo sendirian. Yoon Soo terlihat sangat sedih.
Hee Joo berlatih vokal di ruang latihannya, sepertinya ada masalah dengan vokalnya, berulang kali dia mengambil nada tapi dia tak sanggup menyelesaikan sampai nada tertinggi. Joon Hee masuk keruangan menemui Hee Joo. “Aku sudah bilang berhenti mencariku lagi” ucapnya kesal. “Aku kesini hanya untuk menanyakan satu hal. Bolehkah aku mengatakan yang sebenarnya kalau saat para sponsor datang aku dan eonni sedang bersama, dan mereka mencoba menghubungimu? Karena aku bilang aku tidak tahu, Kyu Won eonni dan sutradara dalam masalah besar” ujar Joon Hee dengan tampang memelas. Hee Joo marah dan kembali mengingatkan Joon Hee bahwa sampai pertunjukkan berakhir Joon Hee tidak boleh mengatakannya pada siapapun.
Hee Joo pergi meninggalkan Joon Hee. Dia masih terus berlatih vokal sambil berjalan, dan dia terlihat kesulitan melakukannya.
Di taman Kyu Won dan Lee Shin masih berjalan jalan sambil bergandengan tangan. Mereka akhirnya beristirahat disebuah bangku. Lee Shin meletakkan tasnya dan pamit hendak pergi ke kamar kecil sebentar. Saat Lee Shin pergi Kyu Won teringat akan ponselnya. “Ah.. bagaimana jika kakek meneleponku dan aku tidak menjawabnya, dia bisa marah padaku” lalu Kyu Won mencari ponselnya di dalam tas Lee Shin. Kyu Won berhasil menemukan ponselnya dan mengecek panggilan masuknya serta membaca beberapa sms yang dikirim kepadanya. Setelah membaca sms, Kyu Won menghubungi Bo Woon dan bertanya ada masalah apa. Bo Woon cemas dan berkata kalau di kampus ada masalah besar, “Sutradara mengundurkan diri” ucap Bo Woon. Kyu Won tersentak kaget dan berkata kalau dia akan segera datang ke kampus.
Setelah menutup ponselnya Kyu Won hendak bergegas pergi kekampus tepat disaat Lee Shin datang. Kyu Won berkata dengan panik kalau sutradara mengundurkan diri dan mereka harus cepat cepat kembali ke kampus. Lee Shin hanya tersenyum simpul dan menyuruh Kyu Won untuk duduk. Kyu Won mengulangi kata katanya. Tapi Lee Shin tidak mendengarkan dan berkata kalau kemarin saat dia menunggu Kyu Won di depan rumahnya, dia melihat Kyu Won datang bersama Suk Hyun. Kyu Won gugup kebohongannya terbongkar, dia berkata dengan terbata bata kalau Kyu Won akan menjelaskan pada Lee Shin nanti. “Kau tidak perlu menjelaskannya. Aku sengaja membawamu keluar agar kau tidak berada di kampus hari ini. Sutradara juga tahu, jadi kau jangan kembali ke kampus. Bahkan jika kau pergi kesana, kau tidak bisa membantu apapun” ucap Lee Shin. “Kalau begitu… apa sutradara yang menjadi tumpuan kesalahan semuanya?? Kalau begitu aku harus secepatnya kembali dan mengatakan kalau itu tidak benar” ujar Kyu Won sambil beranjak pergi. Lee Shin menahan lengan Kyu Won, “Aku bilang jangan pergi” ucapnya. Kyu Won menatap Lee Shin. Lee Shin kembali berkata agar Kyu Won tidak pergi, “Jika kau pergi sekarang…. hubungan kita akan berakhir” ucap Lee Shin. Kyu Won bingung dan berfikir tapi akhirnya dia memutuskan untuk tetap pergi.
Lee Shin kembali menarik lengan Kyu Won dan memeluknya. “Lee Kyu Won… tolong jangan pergi” ucap Lee Shin dengan nada yang sedih. Kyu Won terdiam dan matanya berkaca kaca.

 

== To Be Continued ==
Hallo para reader, mian ya untuk yang nunggu sinopsis Heartstrings, selama bulan puasa postingnya agak molor dari jadwal^^ sebagai permohonan maaf tim Heartstrings ngasih special piku NG drama Heartstrings,, cekidot ^^

 

 

 

“Berat… berat” kata Yo~ng ^-^

-Mau pasa seetbelt eh nyangkut kwkwkwwk-

Written By. April RF, Aida RF, tHa RF @pelangidrama.net
Picture By. April RF, Aida RF @pelangidrama.net
Edited By. tHa RF @pelangidrama.net

 

Tag: